CINTA UNTUK FIONA

CINTA UNTUK FIONA
episode 80


__ADS_3

di tempat lain.


rian dan teo pun masih bingung dimana tuan nya saat ini. di hubungi juga tidak bisa. di rumah sakit juga sudah tidak ada.


" di mana tuan yo. apa tuan jadi nekat yo. kita harus temukan tuan yo, apa gak ada yang bisa kita lakukan " tanya rian kepada teo yang masih terdiam sesaat.


teo bergerak mengambil laptop nya dan mulai melacak GPS yang ada di benda pipih milik tuan nya. karna teo sudah memasang alat pelacak di benda pipih milik nya Al tanpa sepengetahuan nya Al.


tak tik tak tik tik . suara keyboard leptop teo berbunyi karna pergerakkan dari tangan nya teo begitu cepat.


" sabar ,aku sedang berusaha. " kata teo yang masih fokus kepada laptop nya.


lima menit bekerja dengan laptop nya teo akhir nya bisa tau di mana posisi tuan nya berada,


" rian, ayo kita bergerak. tuan ada di sini. titik kordinat nya sangat jauh dari kota. untuk apa tuan ke sana? " tanya teo dengan bingung.


" hm, entah lah. tapi yang pasti kita harus kesana. aku akan menghubungi anak buah ku dan menyuruh mereka untuk menyusul kita kesana. . aku akan kirim kan lokasi ini kepada anak buah ku. ayo cepat yo. jika kita telat, tuan akan kenapa kenapa. " ajak rian dan bergerak dengan cepat.


begitu pun dengan teo yang tanpa berbicara lagi langsung keluar dari ruangan nya menuju ke parkiran mobil mereka. setelah rian menghubungi anak buah nya untuk memberi kabar, rian dan teo pun bergerak malaju menuju titik kordinat nya Al berada. dengan kecepatan tinggi sebab jarak nya yang sangat jauh .

__ADS_1


teo saat ini lupa akan status nya dengan silvia, sama sekali tidak ada memberi kabar kepada sang kekasih. hingga sang kekasih pun merasa khawatir dan cemas kepada diri nya. begitu pun oma dan opa yang entah kenapa tiba tiba hari ini merasakan suasana hati yang sangat tidak enak.


" ada apa ni sayang, perasaan ku sangat tidak karuan. " kata oma kepada suami nya.


" sama sayang aku pun begitu. " sambung sang suami.


mereka bertiga tengah asik menonton siaran di TV, begitupun dengan silvia yang tiba tiba merasakan sesak di dalam dada nya. karna tidak kunjung juga mendapatka kabar dari sang kekasih beberapa hari ini.


" semoga saja semua nya baik baik saja oma, kita do'akan kakak dan semua nya baik baik saja. nantik aku akan menghubungi kakak teo. untuk menanyakan perkembangan kak fiona serta kak Al. " jelas silvia untuk menenangkan oma nya.


" iya sayang, terima kasih. semoga semua nya baik baik saja. " sambung opa kembali.


mereka pun kembali terdiam dengan pikiran masing masing dan sudah tidak bisa fokus lagi untuk menonton siaran TV yang ada di depan mata mereka masing masing.


semua nya babak belur di buat oleh Al, tanpa ampun Al menghabisi anak buah nya surya satu persatu. hingga tersisa 3 orang lagi yang masih bertahan. surya pun mengertakkan gigi nya karna marah dan menatap tajam ke arah Al. surya melirik ke arah nya ayana.


surya memiliki ide yang jahat, lalu berdiri berjalan mendekat ke arah nya fiona yang terkapar. Al yang sedang fokus berkelahi melawan serangan demi serangan dari anak buah nya surya tidak , Al tidak melihat surya yang sedang mendekat ke arah nya fiona.


Hingga suara yang keras itu menghentikkan perkelahian mereka.

__ADS_1


"BERHENTI ATAU DIA AKU NIKMATI DI DEPAN MATA MU. " teriak surya dengan kuat serta sebuah pisau kecil sudah berada di pipi kiri nya fiona.


Al mendadak berhenti karna suara nya surya dan langsung menatap tajam ke arah nya surya. " LEPASKAN DIA BANG*SAT , LAWAN AKU JIKA KAU LAKI LAKI SEJATI " teriak Al dengan emosi memuncak.


" hahahahaaha, aku tidak sebodoh itu anak ingusan. aku tau jika aku bukan lawan mu saat bertanding dengan tangan kosong. maka nya para mafia selalu menggunakan cara kotor untuk menggapai semua tujuan nya. termasuk dengan apa yang aku lakukan saat ini. jadi nikmati lah. habisi dia bodoh. " teriak surya kepada anak buah nya.


bruk. Al mendapat bogeman mentah dari anak buah nya surya. melihat Al yang ingin melawan surya kembali berteria. " JIKA KAU MELAWAN, AKU NIKMATI DIA. HAHAHAHAHA LAKUKAN LAH. JIKA KAU MAU, AKU TIDAK KEBERATAN UNTUK MENCICIPI SEORANG MAYAT " surya berbicara dengan tatapan mengejek dan meremehkan kepada Al . melihat itu pun Al hanya mengertakkan gigi nya kuat karna menahan amarah. tanpa pikir panjang lagi pun anak buah nya surya mulai bergerak memukuli Al dengan lebih brutal.


bruk.


brak.


bruk.


setiap pukulan demi pukulan di terima oleh Al tanpa melawan, hingga Al sudah lemah tidak berdaya dan tersungkur ke lantai. dengan wajah dan tubuh yang penuh dengan darah serta babak belur .


ha. ha. ha. deru nafas Al yang terengah engah karna menahan sakit juga menahan lelah ditubuh nya.


" ke. . napa kau lakukan ini, apa salah. . ku? " tanya Al dengan nada terbata bata.

__ADS_1


" hahahaha, kau tidak ada salah apa apa. tetapi orang tua mu yang jahat itu yang bermasalah. aku hanya ingin membalas dendam kepada mereka. tetapi sayang nya mereka telah mati duluan tanpa aku sentuh. hahahahahaah. apa kau ingin tau cerita nya, apa kau ingin tau kebenaran nya HAA. " jelas surya dengan berteriak kepada Al.


teo dan rian yang saat ini masih di perjalanan, masih dengan kecepatan yang tinggi membelah jalanan. dan tidak lama lagi mereka akan tiba tinggal 1 jam perjalanan lagi mereka akan sampai di lokasi. dan tidak jauh dari posisi nya rian dan teo saat ini. di belakang mereka anak buah nya rian telah mengikuti mereka.


__ADS_2