CINTA UNTUK FIONA

CINTA UNTUK FIONA
episode 76


__ADS_3

" hahahahahaahhaa , kalian ingin di lepaskan, boleh " kata Al yang masih memberi kan harapan kosong kepada semua yang ada di sana.


semua nya tampak bahagia dari wajah mereka, tapi tidak semudah itu lepas dari genggaman nya Al jika sudah terperangkap .


" hahahahahahaaha, bodoh. "


" teo kau tau kan bagaimana cara nya membasmi hama, aku ingin semua hama hama ini lenyap dari bumi hari ini juga. " bentak Al dengan tegas ke arah teo.


Al pun tidak memperdulikan semua nya, Al berjalan dengan gontai dan dengan hati yang hancur menuju ke arah kamar nya fiona. Al tidak sadar jika air mata nya sudah turun membasahi pipi nya.


suster yang sombong tadi, jatuh terduduk di lantai karna setelah mendengar kata kata Al barusan. semua nya merasakan hal yang sama. hidup mereka sudah berakhir. begitu lah yang terjadi jika berhadapan dengan Al.


" siapa dia, dia tidak ada hak untuk membunuh siapa saja, nyawa ku bukan milik nya. " teriak suster sombong itu dengan histeris karna tidak terima dengan semua nya,


suster itu sudah berkata dengan jujur tanpa bertele tele, tapi kenapa dia harus juga kena. suster itu merasa tidak adil dengan semua yang dia terima hari ini, harus kehilangan nyawa hanya karna seorang wanita yang sudah tidak bernyawa.


suster itu pun berteriak. " aaakh , aku tidak terima. aku akan lapor kan kalian. " bentak suster itu ke arah nya teo.


" he, lapor kan saja, sebelum kau bertindak nyawa mu sudah di ambang kematian. " sinis teo menatap ke arah suster itu dengan pandangan yang tidak suka.


teo pun mengikuti langkah kaki nya Al, tapi sebelum itu teo menghubungi rian untuk mengurus masalah yang ada di rumah sakit.


nada dering tersambung.


" yan, kau kerumah sakit sekarang. urus masalah di sini, wanita itu. haaaaaa. sudah meninggal yan. tuan sangat histeris sekarang, dan memberi kita tugas untuk menyelesaikan nya, aku membantu tuan, kau urus msalah di rumah sakit. terserah kau mau bagaimana menyelesaikan nya. " jelas teo kepada rian.

__ADS_1


" ha, kau serius yo. jangan bohong, akh. bisa gila aku yo. mati aku yo gara gara tuaan, baiklah aku kesana. " kata rian merasa takut.


teo pun mematikan benda pipih milik nya dan kembali menyusul tuan nya,


" ahk. bisa habis aku gara tuan, kenapa bisa sampai separah ini sih. aku akan urus dengan jelas dan tuntas masalah ini, maaf fiona. aku sungguh tidak tau tentang mu sebelum nya, maaf tuaaan. " kata rian bergumam sendiri dengan perasaan yang tidak menentu.


tap tap tap.


Al sebentar lagi sampai ke kamar nya ayana, dan


ceklek.


Al terkejut, sungguh sangat panik sekali. " teeeeeeeeeeeo " teriak Al dengan kuat, teo pun yang tinggal beberapa meter lagi sangat terkejut karna mendengar suara teriakkan dari tuan nya.


teo pun berlari dengan kencang, mendekat ke arah tuan nya.


" fiona, . fiona di mana teo. ? " teriak Al histeris, sebab tidak melihat fiona ada di dalam kamar nya. kamar nya kosong. teo pun melihat ke arah tempat tidur nya fiona, " kosong " gumam teo pelan.


wajah Al dan teo berubah menjadi pucat dan panik, terlihat jelas di wajah mereka kemarahan yang tinggi, menahan gejolak di dalam dada.


" cari teo, carrriiiiii. " teriak Al.


" baik tuan. " jawab teo dengan bergerak cepat dan berlalu dari sana.


" dimana kamu sayang, hiks hiks " gumam Al hingga menangis dengan menahan sesak di dalam dada nya.

__ADS_1


" aku akan menemukan mu, di mana pun kamu berada. " kata Al dengan raut wajah yang di penuhi amarah yang kuat.


Al berjalan keluar, untuk menemui para pegawai rumah sakit tersebut untuk meminta penjelasan, sedangkan teo berlari ke ruangan CCTV untuk melihat kejadian dengan jelas.


tap tap tap.


Al berjalan dengan cepat dan tatapan yang menusuk, " di mana dia " teriak Al kepada mereka yang ada di sana.


semua nya terkejut, menatap panik ke arah Al, " a. .pa nya yang di mana tuan? " tanya dokter alexa dengan terbata bata.


" fiona, di mana fiona, dia tidak ada di kamar nya. " teriak Al dengan histeris.


semua nya semakin terkejut, dan melonggo tidak percaya. " bagaimana bi. .saa tuan. dia ada di kamar. ka. .mi belum memindahkan nya tuan. " kata dokter alexa dengan gugup dan terbata bata.


" cari dia, dia tidak ada di kamar nya. " teriak Al kembali dan tanpa di sadari oleh Al, tangan Al terangkat dan menampar pipi dokter alexa dengan kuat.


plak.


"auuh ish. " gumam dokter alexa menahan sakit, dan terhuyung ke samping.


semua nya terdiam tidak bergutik. " aku bilang cari, jika tidak dapat. kalian semua habis ditangan ku tanpa sisa. " gertak Al tanpa ampun.


semua nya pun bergerak bubar untuk mencari keberadaan nya fiona. teo yang masih sibuk menatap ke arah monitor yang ada di hadapan nya, menghela nafas kasar.


" siapa mereka? " gumam teo pulan.

__ADS_1


" tolong kirim kan ke email ku pak, ini dia. " kata teo sambil mengulurkan benda pipih milik nya ke penjaga tersebut.


" baik tuan " jawab penjaga tersebut dan mengambil benda pipih milik nya teo.


__ADS_2