Demon Conqueror

Demon Conqueror
Episode 25


__ADS_3

Beberapa kali mereka berdua meminta maaf karena tidak sengaja melihat dada Ayumi


Bergegas kanami mencari tempat aman yaitu di belakang sebuah batu yang lumayan besar, begitu juga dengan Mitsuki dan katsugi.


"Aku lupa kalau ini pemandian campuran" bisik Ayumi pada dirinya sendiri.


.


....


"Bagai mana ini bahaya jika mereka berdua melihat adik kecil kita" bisik katsugi pada Mitsuki.


"Kau benar nanti bisa berabe urusan nya" jawab Mitsuki dengn berbisik.


"Ku pikir aku akan menemukan ketenangan di sini tapi malah sebaliknya" lanjut Mitsuki.


Setelah kejadian yang membuat Mitsuki tidak sengaja melihat aset miliki Ayumi, dan kini Mitsuki jadi tidak terlalu memikirkan hal tersebut tapi kejadian ini akan menjadi sejarah dalam hidupnya.


Semenatar Ayumi sibuk sendiri, Mitsuki dan katsugi hanya terdiam dengan kepala yang tertunduk.


Karena suasana menjadi canggung, katsugi pun memberikan suasana dengan cara mengajak mengobrol.


Meski terhalang sebuah bagu tapi, mereka bertiga masih dapat mengobrol seperti saat bertatap muka.


merasa sudah cukup lama, Mitsuki mengajak katsugi untuk kembali ke penginapan, sementara Ayumi, iya ingin lebih lama di sana.


Selesai kembali memakai baju mereka pun berjalan keluar untuk kembali ke penginapan.


Sesampainya di depan pintu keluar, tampa di duga, Mitsuki dan katsugi   bertemu dengan teman-teman mereka yang lain.


Tampa melirik ke arah mereka semua, Mitsuki dan katsugi berjalan dengan santainya.


Dan tiba-tiba saja kaki Mitsuki tersandung oleh kaki salah satu dari mereka semua alhasil ia pun jatuh tersungkur.


"Oi!! Kalian" bentak katsugi lalu membantu Mitsuki untuk bangun.


"Hmmm! Apa? Itu bukan salah kami dianya saja yang tidak meliha jalan" jawab salah satu dari mereka kemudian masuk ke dalam.


"Apa kau tidak apa-apa?"tanya katsugi.


"Yah aku baik-baik saja" jawab Mitsuki.


Tidak lama, ayumi datang dan bertanya kenapa mereka berdua jongkok di lantai.

__ADS_1


Dan ketika katsugi akan memberitahu mereka berdua, tapi sayangnya Mitsuki langsung mengalihkan pembicaraannya.


"Aku harap aku juga memiliki kesabaran sebesar diri mu" bisik katsugi yang berjalan di belakang Mitsuki dengan melihat ke arahnya.


Setibanya di penginapan mereka bertiga berjalan menuju teras tempat mereka tadi pagi berkumpul.


Tidak di sangka di sana sudah ada pak minamoto yang sedang mengelus-ngelus yujin yang berbaring di dekatnya.


Dengan tersenyum pak minamoto melihat ke arah mereka dan meminta mereka untuk duduk karena iya akan menceritakan semua kisah yang cukup menarik.


"Oh, Kalian rupanya! Ayo duduk kali ini bapak akan menceritakan satu kisah yang cukup menarik, semua ini bermula di"


.................................


Istana Matsuyama yang dibangun oleh Kato Yoshiaki, tuan feodal pada saat zaman momoyama (1573 – 1600) dan awal zaman Edo (1603 – 1867), sebagai bagian dari kekuasaan kerajaan Tokugawa. Konstruksi istana ini dimulai pada tahun 1602 dan diselesaikan dalam 25 tahun. Kato menamakan istana ini “Matsuyama” ketika beliau pindah ke daerah ini untuk mengawasi pembangunan istana beliau.


Setelah kematian Kato, istana ini diduduki oleh beberapa tuan feodal. Pada akhirnya, istana ini diduduki oleh Matsudaira Sadayuki, tuan feodal Edo.


Istana ini telah melalui berbagai bencana alam dan perang, dan telah dibangun kembali beberapa kali. Tenshu (Menara utama) yang  dibangun pada tahun 1850an ini.


Menyimpan banyak sekali kisah horor salah satunya yang paling terkenal adalah adanya sebuah kotak misterius yang di simpan di sana.


Orang-orang percaya kalau kotak itu ada dan kini berada di sebuah labirin yang strukturnya selalu berubah-rubah setiap satu jam sekali.


Tapi itu hanya sebuah legenda, Keberadaannya antara ada dan tiada.


..............................


"Bagai mana?" tanya pak minamoto setelah bercerita.


"Tapi apa benar benda seperti itu ada di dunia ini?" tanya kanami.


"jika adaa biarkanlah menjadi misteri, kita tidak tau apa saja yang dapat di lakukan kotak itu" jawab pak minamoto.


Sementara itu Mitsuki masih memikirkan perkataan pak minamoto karena apa yang di katakannya tadi sedikit mengingatkannga tentang tiga halaman yang tidak dapat di terjemahkan.


Dan ketika berpikir tiba-tiba saja, yujin menggigit baju Mitsuki lalu menariknya seolah-olah ingin di ikuti.


Merasa bahwa yujin memikirkan hal yang sama dengannya Mitsuki pun pergi bersama yujin untuk mencari tempat yang sepi.


Setibanya di tempat yang sepi yujin pun mulai berbicara.


"Apa tuan memikirkan hal yang sam dengan ku?" tanga yujin.

__ADS_1


"Kau benar aku jadi teringat dengan tiga halaman itu, coba kau ingat-ingat lagi perkataan pak minakoto dengan gambar yang ada di halaman-halaman itu hampir samakan"  Jawab Mitsuki dengan wajah berpikir.


"Kalai di ingat-ingat memang benar ada gambar istana dan kotak hitam" sahut yujin.


Beberapa menit berdiskusi tapi mereka masih belum mendapatkan kesimpulan yang benar.


Tapi semuanya sudah cukup jelas bahwa ke tiga halaman aneh itu menyimpan petunjuk menuju ke hal yang tidak terduga.


Lalu mereka berdua pun kembali setelah membicarakan hal tersebut, katsugi pun bertanya kenapa Mitsuki pergi saat pak minamoto sedang berbicara.


Dan tidak terasa waktu berjalan begitu cepat dan jam menunjukkan pukul 18:30.


Sialnya malam ini mereka harus merasakan hidup di zaman pada saat lampu belum di temukan.


Dalam kata lain mati lampu, karena ada sebuah tiang listrik yang rubuh akibat angin.


Untuk menjaga keamanan, para guru pun membagikan lilin satu kamar akan di beri dua lilin.


Setelah membagikannya semua orang pun masuk ke dalam kamar masing-masing karena mati lampu.


Bedahalnya dengan Ayumi yang masuk ke dalam  kamar Mitsuki dan katsugi dengan membawa beberapa sushi Inari yang iya buat tadi.


"Kenapa malah masuk ke mari??" tanya katsugi saat melihat Ayumi berada di dalam.


"Berhubung mati lampu enaknya kita saling berbagi kisah horor" jawab kanami lalu duduk di delan lilin.


"Boleh juga, lagi pula ini baru jam 19" sahut Mitsuki.


Dan mereka pun duduk mengelilingi lilin sayangnya yujin tidak dapat ikut karena ia sedang asik tidur.


dan kanami pun memulai ceritanya.


..................................


"Sepertinya iblis yang kau suruh berhasil di kalahkan dengan mudah, tapi apa agraris mengetahui rencanamu ini?" ujar polaris lalu bertanya, sambil berjalan di tengah ramainya perkotaan


"dia itu tipe iblis yang tidak suka ikut campur urusan iblis lain, kecuali dia memang terpaksa ikut campur" jawab paradoks yang berjalan di sebelah polaris.


"Dan sepertinya kau sangat tertarik dengan anak itu?" ujar polaris yang kembali bertanya.


"Benar dia sangat menarik bagi ku, dan malak ini akan ada kejutan baginya" jawab paradoks lalu berjalan ke arah yang berbeda dengan polaris.


"Yah, terserah kau saja, giliran ku untuk bermain masih lama" timbal polaris lalu mengambil jalan yang berbeda dengan paradoks.

__ADS_1


__ADS_2