Demon Conqueror

Demon Conqueror
Episode 60


__ADS_3

Satu jam kemudian, mereka pun berhenti di sebuah restoran untuk mengisi perut karena perjalanan ke kota nagano masih harus memakan waktu tiga jam perjalanan dari tokyo.


"Nah anak-anak pesanlah apa yang mau kalian makan, karena ayah kalian ini akan pergi mengisi bensin" ujar pak arikawa lalu pergi untuk mengisi bensin mobilnya.


Kemudian, Mitsuki, katsugi, ayimi pun berjalan masuk ke dalam, beberapa saat kemudian pelayan datang dan memberikan mereka daftar menu yang ada di restoran tersebut.


"Kau mau apa?" tanya katsugi.


"Aku ingin teh hangat tapi jangan terlalu manis, itu saja soalnya aku sudah sarapan tadi"jawab Mitsuki lalu bertanya kepada pelayan yang berdiri di dekatnya.


"Aku ingin yang ini dan ini itu saja" timbal katsuki.


"Aku... Hmmm, ingin ini saja" ucap Ayumi.


Setelah memilih-milih, mereka bertiga di minta untuk menunggu, selama menunggu tidak banyak hal yang mereka bicarakan.


Sampai akhirnya sebuah acara dengan bintang tamu yang sedang panas belakang ini siapa lagi kalau bukan itazuya yang mengaku sebagai penakluk iblis asli.


Terdengar beberapa orang yang duduk tidak jauh dari Mitsuki mengatakan kalau itazuya itu adalah pahlawan mereka dan ada juga yang terus memuji-mujinya.


Dengan pede tingkat dewa, itzuya menceritakan sebuah kebohongan tentang kejadian di sekolah kemarin.


Dan dengan bodohnya semua orang percaya dengannya, semua yang iya bicarakan sama sekali tidak ada yang sesuai dengan kejadian aslinya.


Mendengar semua bualan itu, Mitsuki hanya bisa melihatnya dengan wajah datar.


"Dia benar-benar pemberani" bisik Mitsuki.


Beberapa menit kemudian pak arikawa pun kembali setelah sekian lama pergi mengisi bensin.


Karena katsugi dan ayumi selesai menghabiskan makanannya, mereka pun kembali melanjutkan perjalanan.


Selama berada di dalam mobil, terlihat katsugi yang sedang tertidur pulas sementara Mitsuki hanya melihat suasana di luat dari jendela mobil, dan Ayumi yang menggabut di dekatnya.


Beberapa jam kemudian akhirnya mereka sampai di tempat tujuan, karena pertandingan akan di mulai besok pagi, jadi untuk sekarang mereka akan pergi istirahat di hotel terdekat.


Sesampainya di hotel dan selesai melakukan ini itu dengan resepsionisnya, mereka di antar oleh beberapa pelayan yang membawakan tas mereka  ke kamar.

__ADS_1


Tidak lupa memberikan uang tip untuk masing-masing pelayan yang membawakan tas ke kamar.


"Nah!! Anak-anak istirahatlah, agar energi kalian kembali" ujar apak arikawa kemudian membawa tasnya ke dalam kamarnya.


"Jadi... Kita tidur satu ranjang?" ujar katsugi setelah melihat kasur yang hanya ada satu.


"Jika kau tidak suka aku bisa tidur di sofa" sahut Mitsuki yang berdiri di dekatnya.


"Bu-bukan itu maksud ku, agak aneh saja tapi di tambah Ayumi satu-satunya perempuan di sini" jawab katsugi.


"Itu benar, jadi kalian para laki-laki tidur di sofa depan tv" sahut ayumi kemudian pergi masuk ke kamar untuk istirahat.


Sementara Mitsuki pergi untuk mandi, dan katsugi memilih untuk tidur di sofa.


Beberapa menit kemudian, setelah mandi dan memakai baju, Mitsuki berjalan ke ruang utama dan melihat katsugi yang tertidur.


ia pun berbaring di atas sofa dan tidur tapi baru saja Mitsuki menutup matanya tiba-tiba saja kaki katsugi menimpah wajahnya.


Dan membuat Mitsuki terbangun, setelah di singkirkan ia kembali menutup ke dua matanya.


Dengan wajah datar dan mata menyipit, Mitsuki pun bangun lalu mengambil bantal dan tidur di sofa lain.


Dalam tidurnya, Mitsuki mendapatkan sebuah mimpi di dalam mimpinya ia melihat keadaan duni yang suah berantakan, anggap saja sebagai gambaran masa depan.


Yang bisa saja terjadi, kita tidak akan pernah tau, apa kemungkinan apa saja yang akan terjadi di masa yang akan datang


..........................................


"Astaga!! Di mana ini? Apa aku sedang bermimpi?" tanya Mitsuki yang terbangun di dalam mimpinya.


Terlihat keadaan di sekelilingnya sudah hancur, semua yang ia lihat mirip seperti apa yang pernah di perlihatkan yujin.


Tidak lama kemudian, Mitsuki merasakan aura dari iblis yang tidak jauh dari tempatnya berdiri saat ini.


Bergegas ia pergi untuk memeriksanya, dari balik sebuah gedung, Mitsuki melihat pak minamoto yang sudah tak bernyawa di tangan seorang iblis.


Dan terlihat, beberapa teman sekolahnya yang ada di sana, ternyata pak minamoto tewas karena berusaha untuk melindungi anak didiknya.

__ADS_1


"Meski ini dalam mimpi, aku harus membantu mereka" ucap Mitsuki yang bersiap pergi menyelamatkan mereka.


Tapi tiba-tiba saja, Mitsuki berpindah tempat yaitu di depan menara tokyo, di puncak menara terlihat cahaya merah yang mengeluarkan sinar merah terang.


Tak lama kemudian dari arah belakang, agraris berjalan dan melewati Mitsuki yang berdiri di depannya.


Iya lalu berdiri dengan melihat ke arah puncak menara, sekali lagi, tiba-tiba saja Mitsuki berpindah tempat dan kali ini suasana sedang malam.


Terlihat di sekelilingnya banyak sekali pohon yang tumbang dan terbakar, dari kejauhan terdengar suara seseorang yang sedang bertarung.


Pada saat di hampir, dari arah belakang dirinya di tusuk seseorang dan hal tersebut membuat Mitsuki langsung bangun dari tidurnya dengan wajah yang berkeringat.


Untuk ke dua kalinya Mitsuki kembali berpindah tempat, kali ini ia berada di sekolah bersama teman-temannya yang sedang belajar.


Kemudian tampa di sengaja tangannya menyenggol sebuah pulpen, saat pulpen tersebut jatuh, tiba-tiba saja pulpen itu berhenti sebelum menyentuh lantai.


Melihat hal tersebut membuatnya binggung, lalu saat melihat ke sekelilingnya, semua orang sudah tidak bergerak.


Di lura burung yang sedang terbang pun diam di tempat, ketika melihat ke arah jam, jarum jamnya juga tidak bergerak itu artinya.


"Waktunya berhenti!? Mengapa?" tanya Mitsuki lalu berdiri dari kursinya.


Tak berselang lama, terdengar suara lonceng yang menggema di seluruh sekolah, padahal di sekolah tidak adaa lonceng kecuali bell.


Beberapa kali bell tersebut berbunyi sampai akhirnya, sebuah boleh hitam muncul di dalam kelas dan menghisap semua orang termasuk Mitsuki ke dalamnya.


Ketika ia terjatuh di dalam boleh hitam itu, aura yang samar-samar pun mulai terasa dari segala penjuru.


Dan mimpinya berhenti, karena katsugi mendengkur sangat keras.


...................................................


"Astaga!! Syukurlah itu hanya mimpi" ujar Mitsuki lalu melihat ke arah jam dan ternyata dirinya sudah tertidur selama sepuluh menit.


Bangunnya Mitsuki membuat katsugi juga ikut terbangun, melihat wajah Mitsuki yang masih terkejut, membuat katsugi bertanya kepadanya.


Tapi Mitsuki tidak memberi tau katsugi kalau dirinya baru saja mendapatkan mimpi yang aneh, dengan beralasan Mitsuki pun pergi keluar untuk mencari udara segar.

__ADS_1


__ADS_2