Demon Conqueror

Demon Conqueror
Episode 47


__ADS_3

"Aku juga" jawab Akira lalu menghilang.


Terlihat kedua mata yang bergerak ketika harus melihat seseorang yang di sayangi harus menghilang untuk ke dua klinya.


.........................................


Kita tinggalkan yujin yang sedang sad boy.


Mitsuki yang sedang berdiri di depan iblis itu, terlihat sangat waspada, padahal iblis tersebut sedang bersantai dengan cara tiduran di jalan.


"Ngomong-ngomong apa motivasi mu menjadi penakluk iblis?" tanya iblis itu lalu melihat ke arah Mitsuki


"Kau tau, kami juga para iblis juga memiliki motivasi sendiri, bukan hanya motivasi bahkan aku ingin sekali saja berjalan di bawah sinar matahari" lanjut iblis itu, membuat Mitsuki terdiam mendengar hal tersebut.


Merasa bahwa iblis itu tak akan menyerang, Mitsuki pun menurunkan kewaspadaannya.


"Terkadang aku iri pada manusia, yang dapat hidup sesuka hati, kami para iblis haya di peralatan untuk satu tujuan" ujar iblis itu dengan pandangan menatap bintang-bintang yang berkedip.


"Karena itulah, aku benci manusia" lanjutnya lalu menyerang dengan cepat.


Melihat itu Mitsuki pun bergegas menghunuskan pedangnya, namu iblis itu berpindah dengan cepat, dan berdiri di debalakng Mitsuki, kemudian melayangkan serangannya.


Tak sempat untuk menghindar, Mitsuki pun terkena serangan tersebut dan iblis itu berhasil menorehkan luka yang cukup dalam.


"Dia terasa begitu marah" ucap Mitsuki setelah kembali berdiri.


Aura kebencian yang sangat mendalam terhadap manusia pun di perlihatkan oleh iblis itu.


tampa banyak bicara lagi, iya langsung kembali menyerang Mitsuki dengan membabi buta, jual beli serangan terjadi.


Banyak sekali luka yang di dapatkan Mitsuki dari iblis itu,


"Kalian manusia, menganggap diri kalian sebagai tuhan, keegoisan dan keserakahan kalian yang akan membuat dunia ini hancur " ucap iblis itu sambil terus menyerang.


saat mereka berdua saling mengambil jarak satu sama lain, terlihat Mitsuki yang sudah berdarah-darah dengan luka yang mulai menutup.


"Manusia-manusia!!! Aku benci manusia, mati saja kau dasar bodoh" teriak iblis itu dengan nafsunya.


Dengan menggunakan sebuah sabit yang  besar iblis itu kembali menyerang, meski senjata yang besar tapi tidak membuat gerakan iblis itu menjadi lambat. 


....................................................


Setelah melihat semua kejadian masa lalunya.


Furuno kembali di berikan kejutan dengan bayangan dirinya sendiri, yang bertingkah laku sangat ganas.

__ADS_1


Melihat hal tersebut membuat hasil Furuno mulia mengerut, tiba-tiba saja bayangan dirinya sendiri menyerang dengan ganas.


Layaknya iblis bayangannya itu menyerang, meski Furuno yang asli berhasil menghindar tapi bayangannya itu masih terus menyerang.


"Apa yang ku lihat ini adalah, diriku yang sebenarnya?" tanya Furuno  setelah melihat bayangan dirinya sendiri.


Tampa butuh waktu lama Furuno berhasil mengalahkan bayangannya, meski terluka lumayan banyak tapi luka-luka itu langsung sembuh dalam sekejap mata


"Aku merasa, hidup ku akan segera berubah" ujar Furuno setelah mengalahkan dirinya sendiri.


Sama halnya dengan Mitsuki, Furuno juga keluar dari labirin itu setelah mengalahkan dirinya sendiri


.................................................


Sekarang giliran yujin yang sepertinya sama harus mengalah akan dirinya sendiri


"Sudah lama aku berjalan di sini" ucap yujin, lalu berhenti berjalan.


Dan tiba-tiba saja, semua cerminnya membentuk sebuah lingkaran, lalu suasana dalam labirin itu berubah menjadi.


Taman tempat di mana yujin pertama kali bertemu denga Akira, melihat hal tersebut yujin menjadi heran dengan apa yang terjadi.


"Pertama, Bagain luarnya di buang, bagian dalamnya di masak, kemudian, bagian luarnya di makan, bagian dalamnya di buang. Apakah itu?".


"Kau punya 3 kesempatan untuk menjawabnya" lanjut paradoks setelag memberikan pertanyaannya .


Lalu seseorang melemparkan sebuah kertas kuning dan kertas itu pun menempel di bahunya.


Seketika bahu sebelah kanan yang tertempel kertas kuning tersebu, tak dapat di gerakan, lebih tepatnya lumpuh.


Tak lama kemudian dari arah atas, seseorang bertopeng muncul dengan mengarahkan pedangnya ke arah yujin.


Beruntungnya, ia berhasil menghindar dari serangan itu, betapa terkejutnya yujin pada saat melihat siapa orang yang menyerangnya tad


"A-Akira, apa yang sedang terjadi di sini?" ucap yujin sangat terkejut.


Perlahan, Akira membuak topeng yang di pakainya, itu artinya yujin haru mengalahkan Akira untuk dapat keluar dari labirin cermin ini


Dengan cepat akira berlari menyerang, sebelum Akira sampai padanya, yujin langsung mengambil kertas kuning yang ada di bahunya.


Dan memanggil tiga senjata mihasira no uzu no mikoto, dengan mengunakan pedang susanoo, yujin menahan serangan Akira.


Benturan antara pedang Akira dengan pedang susanoo, membuat pedang milik Akira mulai retak sampai akhirnya patah.


Tapi pedang itu kembali menyatu setelah patah, dan hal yang sama terus terjadi beberapa kali.

__ADS_1


yujin yang tak dapat melukai atau pun membalas serangan dari Akira, meski dirinya terus terluka dan memilih untuk menghindari serangannya.


Sampai akhirnya yujin terpojok diujung pembatas labirin cermin, tak ada jalan keluar, membuatnya pasrah dan dengan kedua tangan yang luruh ke depan dan senyuman di wajahnya.


"Uhuk... Uhuk... Uhuk..." pedang Akira pun menembus dada yujin membuatnya muntah darah, dengan  tatapan datar Akira melihat yujin.


Lalu yujin pun memeluk akira, cukup erat, mekis kiara yang ia peluk terus menduruk pedangnya lebih masuk menembus yujin.


"Teknik aura siluman!! Pengunci jiwa pengembara" ucap yujin dengan suara kecil.


Dan Akia yang ia peluk pun berubah menjadi asap putih, lalu pedang susanoo pun menghisap asap tersebut, lalu yujin mencabut pedang yang menancap pada dadanya.


"Aaaaaaa, uhuk.. Uhuk.." setelah berhasil di cabut, tiga senjatanya menghilang dan yujin pun berhasil keluar dari labirin cermin.


Dengan tubuh yang masih menyembuhkan luka, yujin melihat, Mitsuki dan Furuno berhasil mengalahkan iblis tingkat cembung akhir itu


"Yujin! Apa kau baik-baik saja?" Tanya Mitsuki yang berlari menghampiri yujin.


"Yah, aku baik-baik saja" jawab yujin.


................................................


Di depan peti akuma, agraris telihat dengan melpor kepadanya, dengan kepala yang tertunduk.


"Lapor tuan! Saya mendapatkan informasi bahwa, pancaran kekuatan itu berada di istana Matsuyama, tapi tak ada tanda-tandanya di sana" ucap agraris.


"Dia ada di sana, hanya saja akan sulit untuk mencapainya" jawab akuma.


"Sekarang kau boleh pergi" lanjut akuma yang menyuruh agraris untuk pergi.


Seperti anjin9 jinak yang mematuhi setiap perkataan majikannya, agraris pun pergi dari sana.


"Ibu, akan sampai kapan kita terpisahkan seperti ini?" ucap akuma, setelah perginya agraris.


...............................................


Ketika Mitsuki dan yujin akan pulang, mereka berdua di cegat oleh Furuno yang sekali lagi mencoba untuk mendapatkan kepercayaan dari Mitsuki.


Mendengar perkataan dari Furuno membuat Mitsuki hanya dapat terdiam tak menjawabnya sama sekali.


"Mau bagai mana pun kau adalah iblis, akan ada waktu di mana kau ku taklukkan" ucap Mitsuki pada Furuno.


Mendengar itu Furuno hanya menghela napasnya dan menjawab perkataan dari Mitsuki.


"Jika benar aku harap waktu yang kau katakan segera datang, hidup seperti ini membuat ku tersiksa" jawab Furuno.

__ADS_1


"Dan ku harap, kalian dapat percaya pada ku di saat itu tiba" lanjut Furuno lalu pergi.


__ADS_2