Demon Conqueror

Demon Conqueror
Episode 40


__ADS_3

Dan ketika berhenti melakukan gerakan terbut, ledakan aura yang sangat kuat pun terjadi dengan penuh amarah, iblis itu pun langsung menyerang Mitsuki terlebih dulu.


Beberapa pukulan berhasil di tangkis dengan pedangnya tapi ketika satu pukulan menghantam pedangnya, hal tersebut membuatnya terlempar.


Mitsuki pun terpental dan menghantam tembok yang berada jauh di belakangnya.


Melihat hal tersebut yujin pun langsung turun tangan untuk membantu Mitsuki.


"Teknik aura siluman!! tanah pengurung raga" ujar yujin yang mengunakan tekniknya.


Dan satu pasang tangan muncul dari dalam tanah dan menangkap iblis itu kemudian yujin kembali mengunakan tekniknya yang lain.


"Teknik aura siluman!!! api neraka penyiksa pendosa" lanjutnya kemudian menyemburkan api.


Merasa api yang iya semburkan tidak akan memusnahkan iblis itu dengan mudah, yujin pun memperkuat semburannya.


Membuat warna dari api yang di keluarga yujin bukan lagi berwarna oren melainkan berwarna merah sangat merah.


Ketika selesai, tiba-tiba iblis itu keluar dari dalam cengkraman sepasang tangan itu lalu menyerang yujin dari arah atas.


Tapi untungnya iya berhasil menghindari serangan tersebut, dan terlihat aspal jalan yang hancur karena pukula darinya


"Ini cukup sulit" ucap yujin pada Mitsuki yang berjalan mendekatinya.


"Kau benar sekarang kita benar-benar dalam masalah" jawab Mitsuki yang berdiri di dekatnya.


"Tuan apa kau punya rencana?" tanya yujin.


"Rencana yah?! Hmmm, apa kita bakar saja dia pake api seperti sebelumnya" jawab Mitsuki.


"Aku sudah mencobanya tapi tidak berhasil"


"Kalau begitu kita serang dia dari jarak dekat lalu saat aku beri tanda ganti serangan mu jadi jarak jauh, apa kau mengerti?" tanya Mitsuki.


Kemudian merka pun kembali menyerang iblis itu yang kerasukan kekuatan gelap dari topeng yang di pakaikan Ghoul kepadanya.


Ketika pedang mereka bersentuhan dengan iblis itu tiba-tiba seluruh tubuhnya menjadi keras seperti besi.


Dan hal tersebut membuat Mitsuki dan yujin tidak dapat melukai atau pun menggoresnya.


Beberapa kali serangan jarak dekat mereka lakukan sampai akhirnya Mitsuki pun memberikan yujin tanda bahwa iya harus menyerang dari jarak jauh .


"Teknik sura siluman!! Lingkaran pengurungan" ujar yujin yang menyatukan kedua telapak tangannya


Seketika tanah tempat berdirinya iblis itu, mencari dan menyedotnya dan sampai menyisakan kepalanya saja.


Merasa tidak akan terjadi apa-apa, Mitsuki dan yujin pun berjalan lalu berdiri di depan iblis yang terkubur tersebut.

__ADS_1


"Nah mari kita lepaskan topengnya" ujar Mitsuki kemudian mencoba melepaskan topeng tersebut.


Tapi topeng itu tidak dapat di lepas meski sudah semua tenaga untuk melepaskannya.


"Astaga!! Bantu aku" lanjut Mitsuki yang meminta yujin untuk membantunua.


Dan mereka berdua pun kembali mencoba melepaskan topeng tersebut, sayangnya mereka berdua tidak dapat melepaskannya.


Akhirnya mereka bedua pun menyerah dan memilih untuk mengunakan cara lain.


Saat mereka akan menggunakan cara seperti yang pernah mereka lakukan sebelumnya yaitu dengan cara melepas jiwa iblis itu agar topengnya kehilangan dudukan.


tiba-tiba saja iblis itu keluar dari dalam tanah yang menguburnya.


Terlihat iblis itu kembali melakukan gerakan yang sama seperti tadi kemudian iya berhenti dan melakukan segel tangan.


Dan menghentakkan kedua tangannya ke tanah.


Awalnya tidak ada yang terjadi sampai akhirnya beberapa besi runcing keluar dari bawah tanah tepat di bawah Mitsuki dan yujin.


Tapi untungnya merek berdua berhasil melompat untuk menghindari besi-besi tajam itu.


Tidak cukup di situ beberapa besi yang sama seperti tadi kembali muncul dan hampir saja mereka berdua tertusuk oleh besi-besi tajam itu.


Baru saja menghindar sekali lagi batangan besi itu kembali muncul tapi mereka kembali dapat menghindarinya.


Merasa apa yang iya lakukan percuma saja iblis itu pun menyerang, Mitsuki dan yujin secara bertubi-tubi.


Karena serangan iblis itu tidak ada hentinya membuat Mitsuki dan yujin kelelahan dan ketika mereka berdua lengah.


Sebuah pukulan melayang tepat menghantam tepat di bagian perut mereka berdua.


mereka pun terlempar jauh lalu jatuh mencium aspal, dengan sedikit oleng mereka pun kembali bangun.


"Dia terlalu cepat" ujar Mitsuki setelah kembali berdiri.


"Kita bahkan tidak dapat mengimbanginya" sahut yujin yang melihat ke arahnya.


"Awas!!!" sahut Mitsuki yang memperingati yujin kalau iblis itu kembali menyerang.


Setelah berusaha untuk mengimbangi nya akhirnya usaha mereka tidak sia-sia.


Melihat ada kesempatan, Mitsuki pun langsung mengayunkan pedangnya untuk memenggal kepala iblis itu.


Akan tetapi tiba-tiba saja leher iblis itu menjadi keras dan membuat pedang  Onigoro-tai tengoku tidak dapat menebasnya.


Dan mereka pun memilih untuk menjauh setelah Mitsuki tidak dapat menebas lehernya .

__ADS_1


"Lehernya sangat keras!" ujar Mitsuki.


"Bahkan Onigoro-tai tengoku saja tak dapat menembusnya " jawab yujin.


"Kenapa kalian tidak mengunakan cara yang sama" sahut Furno yang berjalan daru arah belakang mendekati mereka berdua.


"Kami juga berniat menggunakan cara itu" jawab yujin.


"Biar aku yang melakukannya kalian hanya perlu mengunci pergerakan iblis itu" lanjut Furuno setelah memberitahu rencannya.


Dengan hati yang sangat ragu, Mitsuki pun memaksakan dirinya untuk mengikuti rencana yang di katakan Furuno.


Sayangnya tidak semudah itu untuk mengunci pergerakan iblis itu, karena ia terus menari dan menyerang begitu cepat.


Beberapa kali percobaan namun gagal sampai akhirnya iblis itu tertahan oleh teknik gabungan dari Mitsuki dan yujin.


Setelah terkunci, Furuno pun pergi menghampiri iblis tersebut dan berdiri di depannya.


Kemudian iya mengangkat tangannya lalu menempelkan telapak tangannya di dada iblis itu.


Dan menarik jiwa iblis itu secara perlahan.


Ketika sedikit lagi jiwa iblis itu akan keluar tiba-tiba saja terjadi aksi tarik menarik antara Furuno dengan topeng yang di pakai sang iblis.


"Asgata!! Apa kalian berdua tidak dapat membantu ku?" tanya Furuno yang mencoba menarik jiwa iblis tersebut.


"Yah kami datang!!" sahut yujin pergi untuk membantu Furuno.


Meski Mitsuki ikut membantu bukan berarti dia dapat langsung mempercayai kalau Furuno benar-benar ingin membantunya.


Karena bangsa iblis serang mengingkari janji nya.


setelah beberapa menit melakukan tarik menarik akhirnya jiwa iblis tersebut pun berhasil di tarik keluar dan topeng dengan ekspresi marah itu pun terlepas.


" Sekarang tebas jiwanya agar tidak kembali masuk ke dalam raganya" ujar Furuno yang meminta Mitsuki untuk menebas jiwa iblis tersebut.


Tampa menjawabnya, Mitsuki pun menghunuskan pedangnya dan membalah jiwa itu menjadi dua, sedangkan dengan raga nya berubah menjadi pasir.


Tampa mereka sadari topeng itu pun menghilang dan kembali ke tangan pemilikinya yaitu Ghoul.


"Kalian haru berhati-hati terhadap Ghoul!!, dia itu memiliki empat topeng yang sering di pakai adalah tiga topeng yang memiliki ekspresi berbeda sedangkan yang keempat masih belum iya tunjukan, kita tidak tau kekuatan sebesar apa yang di miliki topeng yang keempat itu, jadi hati-hatilah" ujar Furuno kemudian pergi meninggalkan mereka berdua.


Setelah kejadian ini, Mitsuki dan yujin pun beralan pulang.


Sesampainya di dalam kamar, yujin pun mulai bertanya kepada Mitsuki.


"Apa tuan masih ragu terhadapnya?" tanya yujin yang duduk di kasur.

__ADS_1


"Dia itu iblis, mana mungkin aku dapat semudah itu untuk percaya kepadanya" jawab Mitsuki yang sudah berbaring di kasur.


"Aku tau tapi setidaknya kita dapat memanfaatkannya untuk mendapatkan sedikit informasi"


__ADS_2