Demon Conqueror

Demon Conqueror
Episode 39


__ADS_3

Sebelum bertindak mereka berdua memantau keadaan setikar dari belakang pohon sambil menyusun rencana.


Dirasa sudah aman merekapun langsung menghampiri iblis, melihat kedatang Mitsuki orang yang di tangkap iblis itu pun langsung berteriak meminta tolong setelah sadar dari pingsannya.


Melihat itu Mitsuki dan yujin pun bertinka untuk menyelamatkan kannya.


"Teknik gabungan kobaran pembakar jiwa" ujar merka berdua lalu Mitsuki menyemburkan api biru dari telapak tangannua sedangkan yujin menyemburkan minyak hitam.


Dan serangan gabungan yang mereka gunakan pun berhasil membakar iblis  itu, ketika ada kesempatan mitsuki pun langsung bergegas menyelamatkan.


Orang itu dan memintanya untuk segera menjauh .


"Astaga!! Aku tidak suka dengan rasa minyak ini" ujar yujin setelah menyemburkan minyak dari mulutnya.


"Yah-yah tidak ada salahnya mencoba hal baru" jawab Mitsuki.


Tidak lama kemudian api yang membakar iblis itu pun menghilang dan terlihat luka bakarnya yang mulai sembuh.


"Ingat sesuai rencana" lanjut Mitsuki yang menyerah iblis itu terlebih dulu dari jarak dekat.


Sementara yujin akan membantu dari jarak jauh.


"Teknik aura siluman!! air mata langit" ujar yujin lalu menyemburkan air sebesar jari kelingking.


Sayangnya iblis itu berhasil menghindarinya karena jika terkena teknik tersebut maka tubuhnya akan berlubang sama seperti pohon itu yang terkena teknik yujin.


Melihat situasi yang tidak menggunakan membuat iblis itu pun memilih untuk melarikan diri dari pada melanjutkannya.


Melihat iblis itu kabur, mereka berdua pu mengejarnya sesekali mereka berdua melancarkan serangan sayangnya tidak kena.


Ketika pengejaran itu berlangsung tiba-tiba saja sebuah belati melesat dari arah belakang melewati celah antara Mitsuki dan yujin.


Dan tepat mengenai kepala iblis itu, sesaat setelah terkena belati tersebut, kepala iblis itu meledak seperti balon yang di tusuk jarum.


Kemudian Mitsuki dan yujin pun berbalik ke belakang setelah melihat kepala iblis itu hancur.


Ternyata yang tadi melempar belati adalah Furuno.


"Apa lagi yang kau inginkan?" tanya Mitsuki.

__ADS_1


"Sudah ku katakan aku ingin membantu mu"jawab Furuno


Mendengar itu semua ide terlintas di pikiran yujin, iya pun menepuk pundak Mitsuki dan membisikkan sesuatu.


Setelah selesai yujin pun berjalan mendekati Furuno sambil berkata.


"Baik kami terima bantuan mu tapi untuk jaga-jaga kau akan ku pasangi ini" ujar yujin lalu menempelkan sebuah kertas dengan tulisan aneh di tubuh Furuno.


Dan kertas itu pun masuk ke dalam tubuhnya lalu yujin pun kembali berdiri di dekat Mitsuki.


"Ingat jika kau berani macam-maca aku akan membuak segelas kertas itu, dan kertas itu akan menyerap energi kehidupan mu sampai terkuras habis, apa kau mengerti?" ujar yujin kemudian mereka berdua pun berjalan meninggalkan Furuno.


.....................................


Di tempat bekas pertarungan terakhir Akira melawan nagumo, terlihat agraris yang sedang mundar-mandir kesana-kesini.


Setiap semak-semak di priksa olehnya bahkan, agraris naik ke atas pohon untuk mencari sesuatu ketika berada di atas pohon tampa di sengaja kakinya terpeleset dan ia pun jatuh dengan posisi duduk.


"Astaga!! Bokong ku sakit seharunya aku tidak memakai sepatu saat naik pohon tapi tunggu apa yang menganjal di bawah ku" ujarnya kemudian mengambil sesuatu yang ada di bawah bokongnya.


Dan ketika melihat benda itu betapa bahagianya agraris ketika mendapatkan kembali jam pasirnya


Yang sebenarnha terjadi adalah, pada awalnya jam pasir itu memberikan nagumo kekuatan yang sangat besar namun.


Lama-kelamaan jam pasir itu menyerap seluruh kekuatan dari tubuh nagumo, hal tersebut membuat batu Hoshi no tama milik nagumo ikut terhisap.


"sekarang mari kita pulang" lanjut agraris kemudian berjalan meninggalkan tempat itu.


Ketika berjalan di trotoar sambil mengusap-ngusap jam pasirnya tiba-tiba enam orang bodoh datang dan menghentikan langkah kaki agraris.


Kemudian mereka pun menodongkan senjata api dan meminta jam pasir  yang di pegang oleh agraris.


"Apa kalian mau ini?" tanya agraris.


"tentu saja cepat berikan itu kepada kami" jawab salah satu dari mereka.


"Ini pembegalan namanya, baik ini ambil saja tapi ingat jangan memandangnya terlalu lama" timbal agraris kemudian memberikan jamnya kepada mereka dengan senyum yang terlihat ramah.


Sesaat enam orang itu tidak dapat berpaling dari keindahan jam pasir yang memiliki tiga warna yang berbeda, karena telah bercampur dengan tiga batu Hoshi no tama.

__ADS_1


Sampai akhirnya salah satu dari mereka mengambil jam itu dan berkata bahwa jam ini milikinya seorang.


Tapi yang lain juga menginginkan jam pasir tersebut dan terjadilah baku tembak antara mereka berenam.


Sampai akhirnya enam orang itu tewas karena saling memperebutkan jam pasir itu.


"Manusia memang mahkluk yang serakah" ujar agraris yang kembali berjalan setelah mengambil jam pasir miliki nya itu.


........................................


"Apa kau yakin dengannya?" tanya Mitsuki yang masih berjalan berkeliling.


"tenang saja dia tidak akan berani berbuat macam-macam" jawab yujin.


Dan mereka pun berhenti berjalan ketika melihat Ghoul yang muncul secara tiba-tiba di depan mereka.


tidak lama kemudian iblis tingkat bulan purnama datang lalu berdiri di dekat Ghoul.


"Malam ini aku ingin melakukan sesuatu yang menarik" ujar Ghoul dan sebuah topeng berwarna merah pun muncul dengan ekspresi marah.


Kemudian iya pun memakaikan topeng tersebut kepada iblis itu.


Setelah di pakaikan topeng, tidak ada yang terjadi, iblis itu hanya terdiam tak bergerak sama seeklia.


Melihat apa yang terjadi membuat Mitsuki dan yujin merasa kebingungan terhadap apa yang di lakukan Ghoul kepada iblis itu.


"Astaga!! Apa ini rusak yah? Tapi tidak mungkin rusak, tunggu yah tunggu, akan ku perbaiki dulu" ujar Ghoul yang terus memperhatikan topeng itu.


Sesekali ia juga mengetuk-ngetuk topeng itu, berharap topengnya dapat berfungsi dengan baik.


Ketika Ghoul akan mengambil kembali topengnya tiba-tiba saja iblis itu langsung menangkap tangan Ghoul kemudian melemparkannya Sekuat tenaga.


"Ini namanya senjata makan tuan!!!" teriak Ghoul yang di lemparkan entah kemana.


"Sebenarnya apa-apaan dia?" bisik yujin pada Mitsuki.


"Bukan itu yang harus kita pikiran coba lihat itu" jawab Mitsuki yang meminta yujin untuk melihat keadaan dari iblis yang di pakaikan topeng tersebut.


Terlihat iblis itu melakukan gerakan seperti orang marah tapi jika lebih di perhatikan lagi gerakan itu terlihat seperti tarian.

__ADS_1


Dan ketika berhenti melakukan gerakan terbut, ledakan aura yang sangat kuat pun terjadi dengan penuh amarah, iblis itu pun langsung menyerang Mitsuki terlebih dulu.


__ADS_2