
Sesampai di dalam rumah, Mitsuki langsung menyuruh Marika untuk mandi, sementara dirinya akan menyimpan kembali sebuah barang-barang mereka ke tempatnya.
Saat sedang sibuk merapihkan barang-barang dadi arah luar, langit yang asalnya cerah, tiba-tiba berubah menjadi mendung.
Tak lama kemudian hujan pun turun cukup deras, beberapa saat kemudian yujin datang menghampiri.
Melihat yujin, Mitsuki pun kepikiran satu hal yang sudah lama terjadi, dan ia menanyakan hal yang ingin di tanyakan.
"Aku punya pertanyaan, apa pedang tengoku bisa menangis?" tanya Mitsuki.
"Tidak dan aku baru pertama kali mendengar hal semacam itu" jawab yujin.
Mendengar jawaban dari yujin membuat Mitsuki tidak menanyakannys lagi.
Setelah selesai mereka berdua pun turun ke bawah, dari jendela terlihat hujan yang sangat deras.
Dan juga jam menunjukan pukul enam lebih, lalu sebuah notifikasi muncul di hp Mitsuki, ketika di lihat itu adalah memberitahu live streaming dari itazuya.
Dengan di guyur hujan, itazuya masih melakukan sandiwaranya dengan beberapa iblis bulan baru, yang pasti mereka hanyalah ilusi.
Seketika iya kembali di banjiri pujian di kolom komentar.
"Apa dia akan baik-baik saja?" tanya yujin.
"Aku tidak tau, seperti aku tidak kuat menghadapinya" jawa Mitsuki dan seketika ia kembali mengingat kejadian tadi di panta.
Lalu Mitsuki pun berjalan menuju kamarnya, melihat ada gelagat aneh dari Mitsuki membuat yujin penasaran.
Beberapa saat kemudian, Mitsuki terlihat berjalan menuruni tangga, dan tiba-tiba saja aura beberapa iblis tingkat kuartal pertama.
Merasakan hal tersebut, membuat Mitsuki dan yujin bergegas menuju asal aura itu, di bawah guyuran hujan mereka berdua bergegas ke sana.
Saat akan sampai, dari arah belakang seseorang melintas begitu cepat, dan terlihat Ghoul yang berdiri di depan mereka berdua.
"Aku tidak bisa membiarkan kalian maju lebih dari ini" ucapnya.
"Kenapa kau mengunka orang sebagai mainan?!" tanya Mitsuki dengan berteriak.
"obsesi, ketenaran, dan pujian adalah tiga hal yang di inginkan manusia naif, aku hanya mewujudkannya saja dan dengan lugunya dia menerima semua itu" jawab Ghoul lalu sembila topeng yang kemarin malam kembali muncul.
"Biarkan dia bersenang-senang, sampai akhirnya dia mengerti arti kata penderitaan" dan sebuah topeng itu pun mulai bergerak menyerang.
Sebanyak dan sekeras apapun, mereka berdua mencoba untuk menghancurkan semua topeng itu, tapi topeng-topeng yang hancur kembali seperti semula
Tiba-tiba dan semua topeng itu berhenti menyerang dan kembali pada Ghoul, dengan menjentikkan jarinya dua iblis kuartal pertama muncul.
"Aku ada urusan lai" ucap Ghoul kemudian menghilang bersamaan sembilan topengnya.
__ADS_1
"Teknik darah iblis!! Tarian parade iblis" ucap dua iblis kuartal pertama itu.
Dan empat drum taiko muncul dengan empat pasang pemukul kayunya, dan alunan suara dari taiko yang di pukul pun mengiringi tarian yang di lakukan dua iblis tersebut.
Beberapa saat melakukan gerakan tariannya, dalam sekejap mereka berdua menghilang dan muncul di belakang.
Sebuah pukulan berapi di layangkan mereka berdua, untuknya Mitsuki dan yujin berhasil menghindar dan menjauh di detik-detik terakhir.
Setelah serangan pertama tidak kena, dua iblis itu kembali menari dengan di iringi musik taiko, kali ini tarian yang mereka lakukan cukup lama.
Dan terlihat seluruh tubuh mereka terbakar api, lalu kembali menghilang.
Kemudian muncul tepat di depan wajah Mitsuki dan yujin, tidak keburu menghindar mereka memblok serangan yang di arahkan mengunakan pedang.
Membuat, Mitsuki dan yujin terlempar ke belakang, seperti sebelumnya mereka kembali menari dan suara drum taiko sedikit lebih keras.
"Sepertinya mereka akan kembali menyerang" ucap yujin.
Baru saja mengatakan hal seperti itu, dua iblis itu kembali menghilang dan muncul di atas.
Bergegas, Mitsuki dan yujin menjauh dari tempat mereka berdiri, dan Bommm!!
Terlihat jalan yang terkena pukulan mereka berdua hancur sehancur-hancurnya.
"Kita tidak bisa terus menghindar sepertini" ucap yujin pada Mitsuki.
"Mencoba apa?" tanya yujin.
"Tadi aku menemukan satu teknik yang cukup menarik" jawab Mitsuki lalu memejamkan kedua matanya.
Sementara Mitsuki sedang memfokuskan konsentrasinya, dua iblis itu kembali menari cukup cepat.
Ketika masih memusatkan konsentrasinya, terlihat sedikit aliran petir mulai muncul di bawah Mitsuki.
"Tuan, cepat mereka kan kembali menyerang!!" ucap yujin yang mulai panik.
Tak lama kemudian kedua ib
"Teknik penakluk iblis! Gerakan laju dewa" baru saja yujin berkedip, Mitsuki sudah tidak ada di tempat.
Saat melihat ke tas sesuatu ada yang jatuh, bergegas yujin berpindah tempat, dan ternyata itu adalah salah satu dari iblis kuartal pertama dengan tangan kiri yang terpotong.
Tak lama kemudian satu lagi iblis kuartal pertama kembali jatuh dengan kondisi yang lebih mengenaskan.
Beberapa detik kemudian, Mitsuki muncul di dekat yujin.
"Bagai mana? Kerena kan?" tanya Mitsuki setelah menjatuhkan dua iblis tersebut.
__ADS_1
"Wooohohoho!! Hebat-hebat" jawab yujin sambil bertepuk tangan.
Di saat mereka berdua lengah, kedua iblis itu mengambil kesempatan untuk menyerang,
Dan rencana mereka berdua berhasil menghempas Mitsuki dan yujin ke belakang, membuat mereka menghantam dinding.
Baru saja berdiri, dua iblis itu kembali menyerang, untunganya Mitsuki dan yujin berhasil menghindar serangan dari mereka.
Serangan yang mereka lakukan membuat tangan mereka menembus dinding dan tersangkut di sana.
Saat ada kesempatan Mitsuki langsung mengarahkan pedangnya ke arah iblis yang ada di dekatnya.
Tapi iblis itu berhasil menundukan kepalanya, sayangnya itu tidak ada gunanya juga.
Dengan cepat Mitsuki langsung membelokkan serangannya dan berhasil memenggal kepalanya.
Sementara iblis yang satu lagi berhasil, menjauh dan pergi melarikan diri.
Melihat itu mereka berdua pun pergi mengejar iblis yang melarikan diri itu, meski kehilangan jejaknya tapi aura iblis itu masih dapat di rasakan.
Sampai akhirnya iya terpojok, saat akan mengakhirinya, tiba-tiba dari arah belakang, itazuya dan beberapa temannya datang.
Itazuya yang memakai topeng pemberian Ghoul dan teman-temannya yang membawa kamera.
Seketika Mitsuki, yujin, dan iblis itu terdiam saat kedatangan itazuya,
"Aku yang akan mengalahkannya, kau yang palsu pergilah" ucap itazuya yang menunjuk Mitsuki mengunakan pedang barunya.
Secepat mungkin iya berlari untuk menghunuskan pedangnya kepada ibsli itu, tapi dengan mudah pedangnya di tangkap.
"Biarkan aku pergi dan anak ini akan selamat" ucap iblis yang mencekik itazuya.
Tapi tiba-tiba saja, mata dari topeng yang di gunakan itzuya berubah warna menjadi merah, dan aura hitam pun mulai menyelimuti itzuya.
Melihat hal itu membuat iblis tersebut langsung melepaskan itazuya dari genggamannya.
Hal yang sangat mengejutkan kembali terjadi hanya dengan mengunakan pedang biasa itazuya berhasil memenggal leher iblis itu.
"Ba-bagi mana bisa! seharusnya cuman pedang tengoku yang dapat memenggal kepalanya" ucap yujin yang terkejut.
.......................
Di atas semua gedung terlihat Ghoul dan paradoks yang sedang menyaksikan kejadian itu.
"Apa kau yakin manusia itu dapat menampung kekuatan sebesar itu?" tanya paradoks.
" jika dia mati itu akan lebih bagus, dari yang aku rasakan pemilik tubuh ini punya kebencian kepada manusia itu"
__ADS_1
"Dia pasti akan dapat menekan kekuatan itu, ini akan menjadi sangat menarik" lanjut Ghoul