
"Teknik penakluk iblis! Api penyucian!" lalu seluruh pedangnya di selimuti api biru yang berkobar besar.
Sekejap mereka saling bertatapan dan kemudian mulai bergerak cepat untuk saling melancarkan serangan.
Dan Bom!!, ledakan yang cukup besar pun tercipta dari hantaman dua kekuatan yang berbeda.
Beberapa saat asap mengepul pekat, sampai akhirnya terlihat siapa yang tumbang terlebih dulu.
Terlihat, Mitsuki yang tergeletak tidak sadarkan diri dengan bersimbah darah di tanah.
"Ternyata kau tidak sehebat yang ku dengar" ujar heizo yang bersiap menususk kepala Mitsuki dengan ekornya.
Tapi ketika sedikit lagi ekor heizo akan melubangi kepalan, Mitsuki, tiba-tiba sebuah belati melesat cepat ke arahnya.
Dan hal tersebut berhasil membelokkan serangan heizo yang akan melubangi kepala Mitsuki.
"Kuartal ketiga!! Sepertinya ini akan mempersulit pekerjaan ku" ujar heizo kemudian memilih untuk mundur.
Setelah heizo pergi tidak lama kemudian Furuno pun datang menghampiri Mitsuki.
Dan membawaanya kembali ke rumahnya, tidak butuh waktu lama Furuno pun sampai di depan rumah Mitsuki.
Kemudian iya pun mengetuk pintu beberapa kali dan yujin pun membukakan pintunya.
Setelah membuka pintu, yujin di buat terkejut dengan keadaan Mitsuki saat itu, dengan baju yang sudah sobek di beberapa bagian dan darah yang terus menetes.
"Cepat bawa dia masuk, aku tidak bisa berlama-lama di sini" ujar Furuno lalu menyerahkan Mitsuki kepada yujin, kemudian menghilang dengan cepat.
Dengan wajah panik, yujin pun membawa Mitsuki ke dalam kamarnya.
Beberapa cara di lakukan yujin untuk menghentikan pendarahnya dan hal yang iya lakukan berhasil, seperti luka yang di buat oleh iblis tingkat atas.
Luka kali ini juga membutuhkan waktu yang cukup lama untuk kembali sembuh.
Sedikit demi sekidit luka Mitsuki kembali sembuh, walau belum sempurna.
.................................................
Sementara ketika agraris sedang duduk-duduk di apartemennya, tiba-tian pintu balkon terbuka dan terlihat Heizo yang berdiri.
Kemudian berjalan masuk ke dalam, lalu berdiri dengan bersandar di dinding dan berkata.
"Aku ingin mengadu pada mu" Ucap heizo dengan menatap agraris tapi sebaiknya agraris tidak melihat ke arahnya.
"Aku akan mengurusnya, maaf sudah mencampur urusanmu" jawab agraris.
"ku harap kau dapat, mengurusnya dengan baik" ujar agraris.
Dalam hitungan detik agraris pun menghilang perginya keizo dan kembali muncul di depan peti akuma.
__ADS_1
"Tuan memanggil saya?" tanya agraris.
"Aku ingin kau membawa Furuno ke mari apapun caranya bawa di kemari, pergilah" jawab akuma.
Dalam sekejap mata agraris pun pergi, dan sampai di tempat Furuno berada.
Awalnya agraris mencoba untuk membujuk Furuno dengan kepala dingin.
Akan tetapi Furuno membuat agraris harus mengunakan cara kasar untuk membawanya menemui akuma.
"Di mulai Dengan ciusss!! Dan berakhir denga bomm!! Apa kau akan ikut atau akan terus melawan?" ujar agraris yang menjewer jari Furuno dengan jari keliling terangkatnya.
Dan apa yang di lakukan, agraris pun berhasil membuat Furuno menyerah dan memilih ikut menemui akuma.
Tidak butuh waktu lama mereka pun sampai di tempat akuma.
"Taun!! Saya sudah membawanya!!" ujar agraris, setelah tiba di depan akuma.
"Aku ingin bicara dengannya saja kau pergilah" jawab akuma yang menyuruh agraris pergi.
"Baik" jawab agraris kemudian pergi meninggalkan mereka berdua.
"Sebagai iblis tingkat atas seharunya kau tidak ikut campur dalam urusan iblis-iblis lain apa lagi mengganggu tujuan ku~~" ujar akuma tapi pembicaraannya terpotong karena Furuno mencoba melarikan diri.
Tapi dirinya di tendang kembali kehadapan akuma oleh agraris yang tiba-tiba muncul di depannya.
Dengan cepat semua aura itu merasuki tubuh Furuno, mencoba untuk menolak kekuatan tersebut tapi iya tak dapat melakukannya.
sampai akhirnya, Furuno bertingkah seperti kerasukan.
Karena Tidak dapat mengendalikan diri bahkan iya hampir akan menyerang peti yang mengurung akuma tapi agraris berhasil menjatuhkannya.
Semakin lama tingkah laku Furuno semakin tidak dapat di kendalikan dan akuma pun meminta agraris untuk melepaskannya.
Dengan cepat Furuno pun pergi entah kemana, setelah apa yang di lakukannya dari dalam peti mengalir darah.
"Tuan, apa anda tak apa-apa?" tanya agraris yang terkejut melihatnya.
"Kali ini dia tidak dapat menghalangi kegelapan yang ada dalam hatinya" sahut akuma dengan darah yang terus keluar.
...........................................
Terlihat Furuno yang berjalan sempoyongan, banyak orang yang melihatnya dengan pandangan aneh.
Dan ketika dirinya tidak sengaja bertemu dengan seorang petugas polisi dengan tangan yang sedikit terluka.
Seketika Furuno menggila ketika mencium bau darah dari petugas polisi tersebut.
Ia pun menyerang polisi itu dan mencabik-cabiknya, sontak semua orang berteriak dengan wajah ketakutan melihat kejadian itu.
__ADS_1
Tidak ada yang berani mendekati sampai polisi itu tewas, dengan satu laki gigitan leher polisi itu putus dan kepalanya mengelinding ke arah kerumunan.
Dan dengan mudah, Furuno merobek perut polisi itu yang membuat organ dalamnya keluar.
Kemudian semua orang pun berhamburan karena takut akan terjadi hal yang sama seperti polisi tersebut.
Dengan mulut yang penuh dengan darah Furuno pun pergi setelah memakan organ dalam dari polisi yang sangat malang itu.
Dalam beberapa menit kejadian yang di lakukan Furuno, akhirnya di beritakan.
"Sekarang dia tidak akan mengganggu lagi"ujar paradoks yang melihat berita Furuno di tv.
Agraris hanya dapat terdiam dengan menatap ke arah tv yang sedang Memberitakan tentang Furuno.
"Dia menakutkan juga kalau seperti itu" sahur ayaris.
"Biarkan saja, ini akan menjadi lebih menarik " timbal polaris
....................................................
Ketika sadar dari pingsannya, Mitsuki pun bertanya bagai mana dirinya bisa berada di rumah.
Dengan sesingkat mungkin yujin pun menceritakannya.
"Aku masih belum dapat mempercayai iblis itu" ujar Mitsuki.
"Sudah jangan terlalu memikirkannya aku sudah melakukan antisipasi jika dia memang tidak berpihak kepada kita" jawab yujin.
"Mau bagai mana pun dia itu tetaplah iblis ada kalanya dia akan kembali ke sifat aslinya".
Ketika sedang membicarakan Furuno dari bawah terdengar suara ketukan pintu.
Karena suara itu semakin kuat, yujin pun pergi ke bawah untuk melihatnya dan ketika iya mengintip dari jendela terlihat katsugi dan ayumi, bersama beberapa polisi berdiri di depan rumah.
Melihat itu, yujin pun bergegas memberitahu Mitsuki kalau ada masalah lagi.
"Astaga!! Begini saja kau buta mereka melupakan kejadian tadi".
"Baik aku mengerti" jawab yujin kemudian pergi untuk melakukannya.
"Mari kita lakukan!! Teknik aura siluman!! Aroma penghilang ingatkan!" ujar yujin kemudian meniupkan sebuah asap pink ke sela-sela pintu.
Ketika mereka yang ada diluar menghirup asap tersebut dalam hitungan detik mereka semuab pingsan tak sadarkan diri.
Dan saat terbangun, mereka pun tidak mengingat apapun.
Setelah melakukan apa yang harus dirinya lakukan, yujin pun kembali ke kamar untuk memberitahu Mitsuki.
"Aku sudah membuat mereka..~~, tuan!!" ujar yujin yang terkejut ketika melihat.
__ADS_1