Demon Conqueror

Demon Conqueror
Episode 33


__ADS_3

Dan dua orang polisi pun keluar dan Mitsuki meminta kepada dua polisi itu untuk membantu anak ini menemukan kedua orang tuanya.


Setelah membantu anak tadi, mereka berdua pun kembali berjalan pulang. Beberapa menit kemudian akhirnya mereka sampai di rumah.


Lalu mereka mencuci semua sayuran yang baru di beli kecuali daging ayam yang suah di masukan kedalam kulkas lebih dulu.


"Setelah ini apa kau ingin sarapan bersama?" tanya Mitsuki yang sedang memasukan sayuran yang sudah di bersihkan.


"Kebetulan sekali aku belum sarapan" jawab katsugi yang duduk di meja makan.


"Kalau tidak salah tadi pagi ibu memberitahu kalau ada sup di kulkas, ah!! Ini dia" ujar Mitsuki lalu mengambil sup itu dan menghangatkannya kembali.


Ketika sudah di hangatkan, Mitsuki meletakannya di meja makan lalu mengambil tiga potong sushi Inari dan memberikannya kepada yujin yang sedang ada di lantai atas.


Kemudian kembali dan duduk bersam katsugi di meja makan.


"Cuaca di luar cukup hangat" ujar katsugi setelah menghabiskan supnya.


Ketika sedang berbincang setelah mebersikan bekas makan, tiba-tiba saja sesuatu yang tidak terduga terjadi.


Dalam pengelihatan Mitsuki ia  sedang berada di sebuah dimensi  dengan matahari dan bulan saling berdampingan.


Melihat ke sekelilingnya dengan kebingungan, selama berada di dalam dimensi itu ia merasakan auraa yang sangat besar.


Tidak lama kemudian seseorang berjalan di bagain malam hari.


Semakin mendekat dan orang itu pun berhenti di perbatasan antar pagi dan malam.


"O-orang itu bukankah" ujar Mitsuki saat meliha wajah orang tersebut.


Ternyata itu adalah furuno sang iblis tingkat lima.


"Maaf jika harus, menarik mu masuk kedalam sini" ujar Furuno yang berdiri di bawah rembulan malam.


"Apa maksud mu?" tanya Mitsuki yang berdiri di bawah matahari sang cahaya dunia.


"Aku ingin membuat kesepakatan segala yang aku ketahui akan aku bertahu padamu" ujar Furuno dengan berjalan mendekati Mitsuki dengan di ikuti gelapnya malam.


Dan suasana pun berubah menjadi malam hari ketika Furuno berdiri tepat di depan Mitsuki.


"Jangan harap aku akan percaya semudah itu" jawab Mitsuki yang penuh waspada.


"Biar aku bertahu kau alasan ku ingin membantu mu" lalu mulai bercerita.


.........................Flashback.........................


Waktu itu aku adalah seorang manusia biasa, dan tiba lah di mana  hari-hari ku menjadi manusia telah di rampas olehnya begitu saja.

__ADS_1


Aku di jadikan iblis sama seperti mereka dan di paksa untuk membunuh dan memakan manusia.


Semua itu aku lakukan Karena mereka menjanjikan bahwa aku dapat kembali menjadi manusia jika terus mengikuti semua perintah.


Tapi seiring berjalannya waktu janji itu tidak pernah mereka tepati sampai akhirnya seorang penakluk iblis berhasil mengurung semua iblis termasuk diriku kedalam sebuah peti.


Dan menguburnya di dalam tanah, selama aku di kurung aku mulai memahami kalau setiap kata-kata yang keluar dari mulut mereka hanyalah dusta.


Sekarang aku tidak ada mengeluangi kesalahan yang sama untuk ke dua kalinya dan untuk membalas perbuatan mereka terhadap ku.


Aku ingin mengajak mu untuk berkerja sama membunuh para iblis itu.


...................


"tapi aku tak bisa percaya semudah itu terhadapmu"


Sahut  Mitsuki setelah mendengar penjelasan Furuno.


"Begini saja, jika kau butuh bantuan ku, tancapkan belati ini, dan aku kan segera datang" jawab Furuno kemudian menepuk pundak Mitsuki.


lalu ia pun keluar dari dimensdi itu dan meliha katsugi yang sedang mengisi sebuah ember kecil dengan air.


Kemudian bersiap menyiramkan semua air yang ada di dalamnya kepada Mitsuki.


Melihat itu mitsuki pun langsung bangun dan menghentikan, katsugi yang akan menyiaramnya dengan air se-ember.


Mitsuki yang kebingungan harus menjawab apa pun hanya menjawab.


"Aku tidak tau, tiba-tiba saja aku merasa pusing" jawab Mitsuki.


Dengan mudahnya katsugi mempercayai jawaban dari sahabatnya itu.


Tidak lama kemudian, ibu dan Marika pun kembali dengan membawa beberapa barang.


"Di mana bibi?" tanya Mitsuki.


"mereka harus pulang mendadak dan katsugi apa ayah mu sudah membeli kembali apinya?" jawab ibu lalu menutup pintu kemudian bertanya kepada katsugi.


"Tidak tau!! Tadi pagi-pagi sekali ayah langsung pergi ke kantornya" jawab katsugi.


"Di luat cukup hangat apa kalian tidak ada rencana ke luar?" ujar ibu yang berjalan menuju kamarnya bersama Marika.


Mendengar ada di luar cuacnya hangat, Mitsuki dan katsgi pun mengintip keluar dari jendela, ternyata benar di luar langit sangat cerah.


"Lebih baik kita pergi ke luar saja" ucap Mitsuki kemudian berjalan keluar rumah.


berjalan di bawah sinar matahari yang terasa hangat, membuat mereka berdua merasa nyaman berada di luar .

__ADS_1


Tampa di sengaja mereka berpapsan dengan Ayumi, yang sedang bersama kedua orang tuanya.


Melihat itu Mitsuki dan katsugi pun menyapa kedua orang tua Ayumi, dan mengajaknya untuk jalan-jalan keliling sekitaran rumah.


Beberapa menit kemudian, mereka di hadang oleh itazuya geng, Seperti biasa mereka mengincar Mitsuki sengaja sasarannya.


tidak terima sahabatnya di perlakukan seperti itu, katsugi pun membentak mereka semua dengan kata-kata yang tidak pantas.


Mendnegat itu itazuya pun tersulut emosi, tapi dirinya di tahan oleh teman-temannya yang lain.


Dengan mengandungkan jadi tengahnya, iya pergi bersama yang lain.


Terlepas tadi kejadian tadi, Ayumi mulia memberitahu kalau dirinya pernah di selamatkan oleh pahlawan bertopeng yaitu Mitsuki.


"Ha? Apa maksudmu, pahlawan bertopeng?" tanya Mitsuki setelah mendengar itu.


"Apa kau belum tau? Lihat ini, banyak yang membicarakannya dan menyangkut pautkan, banyaknya kasusu pembunuhan dengannya" jawab Ayumi lalu memperlihatkan media sosialnya.


"Yah, akhir-akhir ini dia cukup terkenal" sahut katsugi.


Selama Ayumi menceritakan kejadian pada malam itu, Mitsuki hanya diam dengan pandangan terus melihat ke jalan.


"Aku khawatir dengannya, saat itu dirinya terluka parah karena menyelamatkan ku" ucap Ayumi.


"Mitsuki, menurut mu siapa dia sebenarnya?" tanya Ayumi yang tiba-tiba menyodorkan wajahnya pada Mitsuki.


"A..aku, ti-tidak tau" jawab Mitsuki dengan canggung dan memalingkan tatapannya dari Ayumi.


Tidak lama kemudian, telpon katsugi berbunyi dan yang menelpon adalah ayahnya, untuk segera pulang dan mereka bertiga pun berjalan pulang.


Setelah katsugi pulang ke rumahnya, Mitsuki bersama yujin bergegas naik ke kamarnya.


Di dalam, Mitsuki memberitahu kalau dirinya tadi di datangi oleh seorang iblis, dan dia mengajak untuk berkerja sama.


Mendengar penjelasan dari Mitsuki, yujin pun teringat bahwa memang ada iblis yang sifatnya berbeda dengan iblis lain.


Tapi ia tidak tahu kalau iblis itu dulunya berasal dari manusia, karena kebanyakan iblis berasal dari tetesan darah akuma,


Yang terjadi pada saat akuma di adili di pengadilan takamagahara(surga), tapi bukannya mendapatkan hukuman, dia malah memporak-porakan takamahara.


Lalu para dewa pun, berhasil membuangnya ke alam yomi(neraka) meski banyak dewa yang menjadi korban.


Meski begitu yujin meminta Mitsuki untuk tetap waspada karena mereka tidak tahu apa yang akan terjadi jika mereka mempercayai iblis itu.


Ketika jam menunjukan sudah pukul 11:33 seharusnya Mitsuki pergi malam ini, tapi ia tidak bisa karena sang ibu yang sedang mengerjakan pekerjaan kantornya di bawah sambil menonton tv.


Jadi malam ini yujin akan pergi membantu Akira karena dari tadi iya telah merasakan kalau Akira sedang dalam masala.

__ADS_1


__ADS_2