
Dan dari suara pecahan gelas itu membuat semua orang melihat ke arahnya.
"Apa ini yang kalian sebut pesta? Kemarilah dan kita tunjukan apa arti pesta yang sesungguhnya" ujar Mitsuki kemudian menarik Ayumi berjalan ke tangah.
Kemudian berjalan menghampiri temannya yang sedang memutar musik.
Dan kembali setelah Menganti musikmya menjadi yang sesuai menurutnya.
"Bukankah kau ingin menjadi pasangan ku? Malam ini kita tunjukan siapa pasangan terbaik" bisik Mitsuki tepat di dekat telinga Ayumi.
Layaknya pasangan kekasih mereka berdua menari mengikuti irama musik dan membuat teman-taman mereka yang lain juga ikut menarik dengan pasang masing-masing.
Melihat itu geng itazuya merasa kecewa dengan hasilnya, tidak sesuai dengan apa yang mereka inginkan.
"Aku khawatir dia akan menyerang seseorang" ujar katsugi yang duduk melihat orang lain menari dengan pasangannya.
Ketika sedang menari, tampa di sengaja seseorang yang ada di dekat Mitsuki, menabraknya cukup keras.
Sampi dirinya sedikit terdorong ke arah Ayumi dan Mitsuki hampir saja mencium bibi Ayumi.
"Ma-maaf aku tidak sengaja" ujar temannya yang menabraknya.
Dan apa yang di takuti kataugi pun terjadi, Mitsuki langsung memukul wajah temannya itu sampai jatuh
Karena tidak terima iya pun kembali membalasnya dan terjadilah perkelahian di antara mereka berdua.
Banyak orang yang mencoba menghentikan termasuk para dewan guru tapi tidak ada yang dapat menghentikan Mitsuki, karena anak yang berkelahi dengannya sudah tidak berdaya.
Melihta itu katsugi bergegas untuk menghentikan nya tapi iya di hadang oleh itazuya dan beberapa temannya yang lain.
"Cepat menyingkir" ujar katsugi.
"Tidak bisa, tangkap dia" jawab itazuya lalu menyuruh teman-temannya untuk menangkap katsugi.
Tapi itu tidaklah mudah, karena dirinya juara taekwondo jadi dengan mudah, katsugi melumpuhkan mereka tampa menyakitimya.
Kemudian berlari melewati kerumunan yang menonton perkelahian tersebut.
Dengan cepat katsugi mengunci pergerakan, Mitsuki dengan memojokkannya ke lantai.
Tapi Mitsuki itu seorang penakluk iblis jadi ia dapat melepaskan cengkraman katsugi dengan sangat mudah dan melemparkannya ke belakang.
Tidak ada yang berani untuk ikut campur karena bahkan katsugi juga berhasil di lempar dengan begitu mudah.
__ADS_1
Ketika sedikit lagi kepalan tangan, Mitsuki akan menyentuh wajah katsugi, tiba-tiba saja ia tersungkur ke lantai dan tidak sadarkan diri.
Sesaat katsugi terdiam tidak berkedip ketika hampir saja dirinya akan terkena pukulan dari Mitsuki.
Kemudian semua orang pun membantu untuk membawa Mitsuki menuju ruang UKS.
Di dalam, kepala sekolah bersama pak minamoto pun bertanya mengapa Mitsuki bisa melakukan hal yang sangat tidak terduga seperti tadi.
"Ada yang mencampur minumnya dengan alkohol" jawab katsugi.
"Pantas saja tidak heran semua ini terjadi" jawab kepala sekolah.
"Kau dan Ayumi tunggu di sini kami akan mengurus semua ini mari pak" sahut pak minamoto kemudian pergi bersama kepala sekolah.
"Aku terkejut dengan kejadian tadi" ujar Ayumi setelah katsugi duduk di dekatnya.
"Ternyata dia liar juga kalau sedang mabuk, aku bahkan hampir terkena pukulannya" jawab katsugi.
Beberapa menit kemudian, Mitsuki pun akhirnya bangun dari pingsannya dan bertanya mengapa dirinya berada di dalam ruangan UKS.
Karena, Mitsuki baru bangun dari pingsan dan mungkin kepalanya masih merasa pusing, jadi katsugi menjelaskan segalanya secara perlahan.
Setelah mengetahui kalau dirinya telah melakukan hal yang sangat bertentangan dengan sifatnya membuat, Mitsuki sangat merasa bersalah karena telah menghajar temannya itu sampai babak belur.
Terrlihta wajahnya penuh memar dan kedua hidurnganya harus di sumbat tisu karena terus mimisan.
Karena merasa bersalah, Mitsuki tidak berani menatap wajahnya dan hanya menunduk kebawah.
Ingin menyelesaikan masalah ini dengan cepat, Mitsuki pun mulai berjalan dan berdiri di depan teman nya tersebut.
"A-aku tidak bermaksud untuk melakukan semua ini, bahkan aku pun tidak menyadarinya, jadi tolong maafkan ku jika maaf belum cuku aku siap untuk menanggung biaya pengobatanmu, sekali lagi aku minta maaf".
Meski Mitsuki sudah meminta maaf tapi temannya itu membalasnya dengan pukulan tapi dirinya tidak melawan dan hanya menerima.
Setiap pukulan yang melayang ke padanya, sampai akhirnya katsugi mendorong anak itu cukup kuat sampai mengahatam dinding.
Dengan wajah kecut iya pun pergi keluar dari ruang uks kemudian di ikuti kepala sekolah.
"Apa kau baik-baik saja? Astaga!! Mulutmu berdarah, tolong ambilkan tisu" tanya katsugi kemudian meminta Ayumi untuk mengambilkannya tisu.
"Tidak perlu!! Aku ingin pulang saja" jawab Mitsuki kemudian berjalan keluar Lalu di ikuti katsugi dan Ayumi .
Sepanjang perjalan pulang, semuanya tidak ada yang berani berkata sepata katapun karena melihat suasananya yang sedang tidak baik.
__ADS_1
Ketidak sedang menunduk dengan wajah penuh bersalah, tiba-tiba saja aura iblis yang belum pernah ia rasakan muncul tidak jauh dari tempatnya sekarang.
Dan membuat Mitsuki berhenti berjalan lalu tiba-tiba saja sebuah ekor dengan ujung yang sangat tajam muncul dari arah belakang.
Melesat ke arah Ayumi, karena refleksi Mitsuki pun melindung Ayumi, dan ekor itu pun menembus perutnya.
"Cepat lari" ujar Mitsuki dengan suara kecil dan membuat darah yang keluar dari mulunya menciprat baju
Lalu ekor itu pun di tarik oleh Pemilikinya dan membua Mitsuki terbawa.
"cepat pergi!!!" teriak Mitsuki yang menghilang di gelapnya malam.
Seketika katsugi dan Ayumi pun menjadi panik setelah kejadian itu dengan cepat mereka menelpon polisi.
Setelah jauh dari katsugi dan Ayumi, Mitsuki pun mengambil kalungnya lalu merubahnya kembali menjadi pedang.
Kemudian memutong ekor yang menancap di perut nya.
"Siapa itu?" ujar Mitsuki yang terlihat waspada.
Tidak lama kemudian ekor yang sama kembali melesat ke arahnya tapi kali ini ekornya menjadi sekeras besi.
Beberapa kali ekor itu terus menyerangnya secara bertubi-tubi sampai akhirnya berhenti dan seorang iblis pun muncul dengan bentuk seorang pria dewasa.
Dari auranya dia tidak termasuk kepala 1 atau 8 dari semua tingkat iblis yang di ketahuinya.
Membuat, Mitsuki bertanya-tanya apa dia itu iblis atau bukan.
"Siapa kau? Dari aura mu kau bukan tidak seperti iblis" tanya Mitsuki dengan menunjuknya mengunakan pedangnya.
"Perkenalkan nama ku heizo, aku adalah iblis dengan peringkat special mungkin kau tidak pernah mendengarnya karena jumlah peringkat special hanya ada empat iblis saja" jawab iblis yang bernama heizo tersebut.
"Pantas saja auranya berbeda dengan yang lain" bisik Mitsuki setelah mendengar penjelas dari heizo.
"Nah!! Bersiaplah untuk mati!!" ujar heizo kemudian menyerang Mitsuki.
Dan mereka pun Saling menyerang satu sama lain, tidak ada yang saling melonggarkan serangan.
Sampai akhirnya merekapun mengunakan teknik masing-masing untuk saling menghabisi.
"Teknik darah iblis! Hentakan pembelah langit" dan terlihat ekor heizo yang berubah lebih tajam dan dengan di selinuti aura yang sangat kuat.
Tidak mau kalah Mitsuki pun juga mengunakan kemampuannya.
__ADS_1
"Teknik penakluk iblis! Api penyucian!" lalu seluruh pedangnya di selimuti api biru yang berkobar besar.