
"Kalian antarkan Mitsuki ke mobil, bibi akan mengurus biaya administrasinya dulu" ujar bibi yang akan membayar tagihan rumah sakit senilai 193 juta termasuk biaya oprasi, obat-obatan dan biaya kamar kelas VIP
Setelah selesai, bibi pun menyusul masuk ke dalam mobil yang di kemudikan oleh ayah katsugi.
Beberapa menit kemudian mereka pun akhirnya sampai.
Dan Mitsuki pun kembali berbaring di kasur kamarnya. Sementara katsugi dan Ayumi mereka pulang ke rumah masing-masing.
Di dalam kamr yujin datang menghampirinya dan menanyakan bagai mana keadaan taunnya itu.
"Bagai mana keadaan taun?" tanya yujin yang duduk di dekatnya.
"Yah aku baik-baik saja terimakasih sudah mengkhawatirkan ku" jawab Mitsuki.
"Dan apa ada yang terjadi selama aku di rawat?" lanjut Mitsuki yang berbalik bertanya.
"Yah aku hanya mengerjakan pekerjaan sampingan ku saja" jawab yujin.
"Benarkah?! Aku jadi lebih khawatir dengannya".
..................................................
Sementara itu di kediaman narukami, di gudang bawah tanahnya terlihat Akira yang sedang membuka-buka buku tua.
Seperti sedang mencari sesuatu tapi sepertinya ia tidak dapat menemukannya.
Karena kesal, Akira pun melemparkan buku yang sedang ia baca dan buku itu menghantap sebuah patung dewa kecil.
Tidak di duga rak buku yang ada di dekat patung itu bergeser dan sebuah ruang rahasia terlihat.
Dan rasa penasaran yang besar muncu, lalu ia pun masuk kedalam.
Di dalam ruangan itu tidak ada lampu sama sekali hanya ada kegelapan, tapi saat Akira melangkahkan kakinya masuk ke dalam.
Beberapa bola api berwarna biru muncul menerangi seluruh ruangan, kemudian ia pun masuk, di dalam ruangan tersebut hanya ada.
Sebuah buku yang di bungkus kain dan di pasangi sebuah kertas dengan tulisan mantra pengikat di atas meja kecil.
Dan rasa penasaran Akira pun menjadi sangat besar ketika melihat buku tersebut,
Dengan kedua tangannya ia mengambil buku itu dan mencoba melepaskan kertas pengikatnya.
Beberapa kali ia mencoba melepaskan kertas itu tapi tidak berhasil sampai akhirnya kertas itu menyerah dan terlepas dengan sendirinya.
Kemudian ia pun membuka buku itu dan di dalamnya banyak hal-hal yang sangat menarik baginya.
Akhirnya ia menemukan sesuatu yang beresiko tinggi tapi dapat membantunya di waktu yang akan datang.
"Ini mungkin akan berguna" ujar akira keudian keluar membawa buku itu ke kamarnya.
Untuk lebih memahami dan mempelajari buku yang baru ia temukan.
__ADS_1
.................................
Dua hari pun berlalau dengan banyaknya kasusu-kasusu pembunuhan yang selalu di lakukan oleh para iblis.
Hari ini keadaan Mitsuki sudah jauh lebih baik dari beberapa hari sebelumnya.
Karena besok adalah malam pergantian tahun jadi semua orang sibuk merencanakan sesuatu untuk malam besok.
Seperti biasa setiap pagi Mitsuki sedang melihat-lihat suasana, di balkon bersama yujin dalam bentuk manusianya karena semua orang sedang pergi keluar.
"Apa kau sudah mencuci baju-baju mu?" tanya Mitsuki.
Dan yujin hanya menggelengkan kepalanya.
"Sudah ku bilang kalau sudah di pakai langsung di cuci, apa kau tau baju-baju mu sudah menumpuk di keranjang" lanjut Mitsuki.
"Baik-baik akan ku cuci sekarang" jawab yujin kemudian pergi untuk mencuci bajunya.
Satu persatu iya memasukan bajunya ke dalam mesin cuci, setelah semuanya di masukkan ke dalam, sabun pun di tambahkan lalu penutup mesin cuci pun di tutup.
Selama menunggu pakai nya yang masih di cuci, sesekali yujin meninggalkan cucianya.
Ketika akan mengunakan mesin pengering, bukannya menyala mesin itu malah tidak berjalan sama sekali.
Lalu yujij pun memberitahu, Mitsuki bahwa mesin pengeringnya tidak menyela.
"Ini perkara mudah" ujar Mitsuki kemudian sedikit menendang mesin pengeringnya.
"Sekarang selesai kerjaanmu" lanjur Mitsuki lalu pergi ke bawah.
"Oh yah tadi lagi aku memindahkan jemuran nya ke belakang rumah lagi" lanjut Mitsuki yang teriak dari lantai bawah.
"Oke" jawab yujin kemudian membawa keranjang cucian bajunya setelah keluar dari mesin pengering.
Dan membawa semua baju-baju nya ke belakang untuk di jemur.
Beberapa menit berada di belakang rumah akhirnya yujin pun selesai menjemur pakaiannya dan kembali masuk ke dalam rumah.
"Selesai juga akhirnya" ujar yujin yang sedang menuangkan air lalu meminumnya.
"Sepertinya malam besok aku tidak bisa pergi" sahut Mitsuki yang berjalan menghampiri yujin.
"Memangnya kenapa?" tanya yujin.
"Bukankah besok malam adalah pergantian tahun, akan sulit berkeliaran keluar dengan berpakaian mencolok" jawab Mitsuki .
"Lebih baik kau membantu Akira saja" lanjutnya kemudian pergi berjalan menuju ruang keluarga.
"Ya sudah".
Tidak lama kemudian suara ketukan pintu pun terdengar beberapa kali, mendengar itu Mitsuki pun bergegas membukakan pintu.
__ADS_1
Dan ternyata itu adalah katsugi, kemudian iya pun masuk kedalam.
Melihat ada yang datang yujin pun bergegas kembali menjadi rubah dan berjalan menghampiri Mitsuki dan katsugi.
"Ada apa?" tanya Mitsuki.
"Coba lihat ini" jawab katsugi yang menunjukan sebuah kertas kepada Mitsuki.
Setelah membacanya wajah yang tadinya santuy kini sebuah senyuman terlihat.
"Lomba inikan hanya untuk Pemiliki sabuk hitam saja! Memangnya kau sudah~~" ujar Mitsuki tapi perkataannya terhenti saat melihat sebuah sabuk hitam melingkar di kepala katsugi
"Yah begitulah" jawab katsugi dengan sombong
Dan Mitsuki hanya bisa melihat kelakuan sahabatnya itu dengan tersenyum canggung.
"Sekarang apa kau bisa menemani ku ke rumah Ayumi?" lanjut katsugi.
"Untuk apa?"
"Aku ingin mengajaknya juga".
"Baiklah"
Dan mereka berdua pun berjalan menuju rumah Ayumi yang berada tepat di sebelah rumah Mitsuki.
Ketika katsugi mengetuk pintu tidak ada jawaban, walau pun iya telah mencobanya beberapa kali.
"Mungkin dia sedang pergi keluar" ujar Mitsuki.
"Kalau begitu nanti saja aku memberitahunya" jawab katsugi.
"lebih baik kau menemani ku belanja" ujar Mitsuki yang meminta katsugi menemaninya.
"Oke" jawab katsugi.
Kemudian mereka berdua pergi ke supermarket, karena letaknya lumayan jauh jadi memerlukan waktu dua puluh menit berjalan.
Mereka pun sampai di supermarket tujuna, beberapa sayurpun di beli Mitsuki dan kebetulan ada daging ayam yang sedang diskon, sekalian ia juga membelinya.
Setelah selesai membayar semuanya mereka pun kembali pulang.
Baru beberapa langkah dari toko tidak sengaja mereka bertemu dengan seorang anak laki-laki yang sedang menangis sambil memanggil ayah dan ibunya
Karena merasa kasihan mereka berdua pun berhenti dan mencoba menenangkan anak tersebut.
Setelah anak itu berhenti menangis, Mitsuki pun mulai menanyakan kenapa ia bisa berpisah dengan ayah dan ibunya.
Karena masih kecil anak itu menjelaskannya dengan berbelit-belit dan itu membuat Mitsuki dan katsugi menjadi kebingungan.
Kebetulan sekali ketika itu ada mobil polis yang sedang patroli, kemudian mereka pun menghentikan mobil polis itu.
__ADS_1
Dan dua orang polisi pun keluar lalu Mitsuki meminta kepada dua polisi itu untuk membantu anak ini menemukan kedua orang tuanya.