Demon Conqueror

Demon Conqueror
Episode 72


__ADS_3

Meksi sudah berkali-kali melukai iblis itu tetap saja iya tidak mati, merasa tidak ada pilihan lain, Mitsuki dengan membawa Marika bersamanya lari untuk memancing iblis itu ke tempat tengoku berada.


Saat sampai Mitsuki meletakkan Marika di tempat yang aman lalu bergegas mengambil tengoku.


Anehnya saat akan di ambil, Mitsuki tak dapat mengangkatnya, sekeras apapun berusaha tapi tsngoku tetap berada pada posisinya, tak bergeser sama sekali.


"Kenapa aku tidak bisa mengangkat tengoku?" tanya Mitsuki.


"Mungkin dia marah, coba minta maaf" jawab yujin.


Lalu kali Mitsuki meminta maaf pada tengoku dan mengatakan bahwa dirinya menyesal sudah meleparakan tengoku.


Setelah berlama-lama minta maaf akhirnya tengoku kembali dapat di gunakan oleh Mitsuki, ketika dirinya berbalik.


Tiba-tiba saja iblis itu langsung menyerang tanpa menunggu lagi. Untungnya di detik terakhir Mitsuki berhasil menghindar, mengambil jarak dengan iblis itu.


Tak lama kemudian Marika terlihat mulai sadarkan diri, melihat hal tersebut membuat Mitsuki harus segera menyelesaikan semua ini.


Dan ide yang sangat cemerlang pun terlintas di pikirannya yaitu, dengan mengunakan tombak tsukuyomi yang di arahkan ke iblis itu akan membuat gerakannya lambat.


Lalu dengan pedang susano-o Mitsuki berpindah dengan cepat dan berada di belakang iblis itu, kemudian pedang tengoku pun di ayunkan ke arah leher iblis tersebut,


dan akhirnya kepala iblis itu berhasil di penggal.


Setelah berhasil mengalahkan iblis itu, yujin kembali ke wujud aslinya dan Mitsuki berjalan menghampiri Marika lalu menggendongnya.


"Soal kemarin, aku minta maaf! Jika di pikir lagi semua ini sudah cukup membuat ku bahagia, karena aku dapat melindungi orang-orang yang ku sayangi" ujar Mitsuki lalu berjalan kembali ke rumah.


Dengan tersenyum yujin pun mulai mengikuti Mitsuki berjalan kembali pulang ke rumah........


"Sepertinya dia sudah kembali mendapatkan kepercayaan dirinya" ucap Ghoul lalu menghilang dalam gelapnya malam.........


Sesampainya di rumah Mitsuki mulai bertanya kepada Marika, kenapa dirinya keluar rumah sendirian di waktu malam.


Dan Marika menjawab kalau ia membeli makanan di luar karena lapar, mendengar hal tersebut membuat Mitsuki merasa bersalah.


Kemudian ia mulai menyiapkan makan malam sebagai permintaan maafnya dan tidak lupa membuatkan yujin sushi inari.....


..............................................

__ADS_1


Sementara itu agraris yang terlihat sedang menemui tujuh orang, tidak jauh dari apartemen yang di tempatinya.


Sayangnya wajah mereka tak dapat di lihat karena mereka semua memakai topang berwarna emas yang sana, dan jubah putih yang telah kotor.


"Apa kalian mengerti, rencananya?" tanya agraris pada mereka semua.


"Tentu tapi kami memerlukan waktu yang agak lama untuk, memperbesar ruang lingkupnya" jawab salah satu dari mereka semua.


"Terserah" ucap agraris kemudian pergi meninggalkan mereka bertujuh.


"Kita mulai malam ini, semua segera menyebar!" ujar salah satu dari mereka.


Dan dengan cepat mereka bertujuh berpencar ke arah yang berbeda, di saat berjalan sendiri, tiba-tiba agraris di datangi Ghoul.


Tapi ia tak menghiraukannya dan tetap berjalan, lalu Ghoul pun menanyakan tentang tujuh sosok yanh baru saja di temui olehnya.


Mendengar hal tersebut membuat agraris langsung berhenti berjalan dan berbalik lalu menjawab pertanyaan dari Ghoul.


"Apa urusanmu menanyakan hal itu?" jawab agraris yang berbalik bertanya.


"Pfff, mereka bukan manusia jika di katakan iblis auranya sangat berbeda bahkan dari iblis tingkat spesial, sebenarnya apa mereka itu?" ujar Ghoul yang kembali bertanya.


"Cih, menyebalkan" ucap Ghoul kemudian pergi dengan cepat.


Dan ia pun muncul di belakang salah satu dari tubuh sosok bertopeng, tampa basa-basi lagi, Ghoul langsung mencekiknya lalu menanyakan jati diri mereka semua.


Tapi tiba-tiba saja enam sosok lain datang dan mengarahkan senjata mereka ke arah Ghoul.


"Kalian ingin main kasar!" ucap Ghoul lalu menjentikkan jari dan sembilan makhluk bertopeng kembali muncul.


Bergegas mereka bertujuh mengambil jarak dengan Ghoul dan sembilan topengnya, awalnya Ghoul kembali bertanya Secara baik-baik tapi mereka enggan memberitahunya.


Sampai salah satu dari mereka melemparkan senjatanya ke arah Ghoul, tapi senjata itu berhasil di tangkap oleh salah satu dari sembilan topengnya.


"Anak-anak! Buat mereka bicara" ucap Ghoul kemudian kesembilan topengnya mulai menyerang.


Begitu juga dengan tujuh sosok itu mulai menyerang, selama pertarungan Ghoul yang melihat  gerakan teknik dari mereka bertujuh saling terhubung.


Jadi jika mereka ingin mengunakan sebuah teknik makan harus ada satu satu lebih yang harus membantu mengunakannya.

__ADS_1


Melihat semua topengnya agak kesulitan menghadapi mereka meski jumlah mereka melebihi para sosok misterius itu.


Untuk ke dua kalinya Ghoul kembali menjentikkan jarinya, dan tiga topeng utama miliknya muncul.


Kemudian sembilan topeng lain mundur kembali kepada Ghoul, dan di gantika oleh tiga topeng tersebut.


Lalu tiga pria dewasa muncul berjubah hitam tapi mereka tak memiliki wajah karena wajah mereka adalah tiga topeng itu.


Setela di pakai, dengan begitu cepat mereka bertiga menyerang dan berhasil membuat mereja bertujuh kewalahan menghadapinya.


Sampai akhirnya mereka semua berhasil di kalahkan, lalu Ghoul pun menghampiri salah satu dari mereka bertiga dan kembali bertanya.


Sama seperti sebelumnya sosok itu masih tak mau berbicara, tapi ketika tiga topeng milik Ghoul datang iya langsung buka mulut.


"Sebenarnya kami ini....." ucap sosok tersebut tapi iya berhenti bicara.


Dan Bomm!! Sebuah bom asap pun di gunakan mereka bertujuh untuk dapat melarikan diri dari Ghoul.


"Ini membuat ku kesal, kau segeralah kembali sebelum anak itu menyadari kau menghilang" ucap Ghoul lalu menyuruh topeng berwajah sedih untuk kembali ke pada itzuya.


Lalu topeng itu menghilang dan di susul dengan yang lain.


............................................


Keesokan paginya, saat yujin bangun, terlihat sarapan sudah siap di meja makan dan Mitsuki yang sedang membereskan peralatan masaknya.


Saat mereka berdua sedang sarapan, tiba-tiba saja ledakan aura yang sangat kuat dan besar kembali terasa seperti sebelumnya.


Kemunculan aura kali ini juga menyebabkan gempa yang cukup besar, bergegas Mitsuki dan yujin pergi ke kamarnya untuk melihat halaman yang ke dua.


Sesampainya di dalam kamar, terlihat halaman kedua yang melayang dengan tulisan yang mulai dapat di baca, setelah semuanya berubah Mitsuki pun mulai membacanya.


"Setiap sudut akan terbuka di malam saat semua mahkluk jahat mulai berkumpul dan berkeliling, mendatangi setiap tempat"


"Coba sambungkan semua kalimatnya" ucap yujin.


"Setiap sudut memiliki pembukanya, setia pembuka memiliki pemiliknya masing-masing, setiap sudut akan terbuka di malam saat semua mahkluk jahat mulai berkumpul dan berkeliling, mendatangi setiap tempat


"Jadi apa hubungan kalimat kali ini dengan gambar lima kunci aneh ini?" lanjut Mitsuki setelah membaca semua kalimatnya.

__ADS_1


__ADS_2