Demon Conqueror

Demon Conqueror
Episode 57


__ADS_3

"Nah, kita tutup ceritanya sampai di sini" ucap Furuno lalu menjentikkan jarinya.


Dan sejumlah belati muncul di sekitarnya


"Apa itu bentuk aslinya? Tidak beda jauh dengan sebelumnya, cuman beda beberapa hal" bisik Mitsuki setelah melihat wujud asli Furuno.


"Mungkin aku juga belum pernah melihatnya, karena dia terlebih dulu di segel jadi aku juga tidak tau" bisik yujin yang menjawab pertanyaan Mitsuki.


Ketika sedang saling berbisik, tiba-tiba saja Furuno menghilang dari hadapan mereka berdua.


Dan muncul di belakang mereka lalu mengayunkan belatinya, tapi mereka segera menjauh dan tidak terkena serangan tersebut.


Setelah serangannya tidak berhasil, Furuno pun melemparkan semua belatinya ke udara dan belati itu pun bertambah menjadi sangat banyak, dan kembali jatuh, menancap di sekitar Mitsuki dan yujin.


Melihat itu Mitsuki dan yujin menjadi sangat waspada karena tidak mungkin Furuno melakukan hal tersebut tampa ada maksud tertentu.


"Berhati-hatilah aku punya firasat buruk tentang hal ini" ujar Mitsuki yang meminta yujin untuk lebih waspada.


kemudian mereka berdua mencoba menyerang Furuno untuk mengetahui maksud dari semua belati yang menancap di tanah tersebut.


Dan apa yang ingin mereka tau pun terjawab, ketika sedikit lagi mereka berhasil mengenai Furuno,tiba-tiba iya menghilang dan muncul.


Di dekat salah satu belati dari sekian banyak belati yang menancap dan itu membuat Mitsuki memahami maksud dari semua belati yang menancap.


Dengan mengunakan belati sebagai medianya, Furuno dapat berpindah ketempat sejauh apapun asalkan di tempat itu ada belati yang sama.


"Ternyata itu maksud dari semua ini, dia hanya mencoba untuk mengulur waktu agar bunga ini menghisap habis energi kehidupan kita" ujar Mitsuki setelah memahami rencana Furuno.


"Dan juga dalam bentuk seperti ini jiwanya di serap akan semakin lama" sahut yujin.


Dan furuno pun muncul tepat di  belati yang ada di dekat Mitsuki, menyerang, menghilang, menyerang dan menghilang hal tersebut terus di lakukannya.


Yang membuat Mitsuki dan yujin terluka cukup parah dan racun dari belati Furuno mulai menyerap, meski tidak secepat racun yang pernah di berikan pada Mitsuki.


Karena darah Mitsuki sudah tercampur dengan darah Furuno jadi racun yang ada di dalam dirinya, kemungkinan tidak akan membunuh Mitsuki.


Hanya saja dirinya akan menerima sedikit efek samping dari racun yang ada dalam tubuhnya.


Sayangnya hal itu tidak berlaku pada yujin, dengan mengunakan teknik pernafasan tertentu, yujin berhasil memperlambat racunnya agak tidak menyebar ke otak dan jantung.


Dan karena Furuno masih termasuk iblis tingkat atas jadi luka yang mereka di alami Mitsuki, termasuk yujin akan memakan waktu cukup lama untuk sembuh.

__ADS_1


Hal tersebut membuat mereka harus menahan sakit dan juga luka yang terus mengeluarkan darah.


Sementara mereka sedang berusaha untuk mengalahkan Furuno, di luar kubah banyak orang-orang yang berkumpul untuk melihat kemunculan kubah hitam tersebut.


Dan dari kerumunan terlihat Ghoul yang berjalan melewati orang-orang mendekati kubah tersebut.


Tepat di depan kubah, iya pun mulai meletakkan kedua tangannya dan Ghoul pun terhisap masuk ke dalam kubah, melihat itu semua orang menjadi semakin heboh.


Setelah berada di dalam kubah, Ghoul melihat mereka yang sedang saling melenyapkan.


Di atas atap sekolah, Ghoul mengeluarkan topeng ke tiganya yaitu topeng dengan ekspresi sedih lalu topeng itu pun di lemparkan ke tanah.


Kemudian dengan sendirinya topeng itu melayang, dan dari belakang topeng itu muncul sesosok mahkluk hitam, yang sedikit tinggi dari orang dewasa, tapi sosok tersebut tidak memiliki wajah karena wajahnya adalah topeng itu sendiri.


"Aku ingin kau melepaskan teknik itu dari mereka berdua dan bergegaslah kembali" ujar Ghoul kepada topengnya.


Hanya dengan menganggukkan kepalanya, topeng itu pun dengan cepat menghampiri Mitsuki dan yujin.


Dengan cepat mereka berdua menyerang sosok dari topeng itu, sambil menghindar topeng itu melepas teknik miliki Furuno.


Setelah menghilangkan bunga yang ada di bahu mereka berdua, topeng itu kembali ke tangan Ghoul.


"Sepertinya ada tikus di sini" bisik Furuno yang tiba-tiba ada di belakang Ghoul, karena iya berdiri di dekat belati yang menancap.


Melihat Furuno yang tepat berada di belakangnya membuat Ghoul terkejut dan langsung menjauh darinya.


"Coba lihat itu! Bukankah itu si Ghoul" ujar yujin setelah melihat ke arah Ghoul.


"Dan bukankah topeng tadi itu milikinya " lanjut yujin.


"Kau benar tapi kenapa dia membantu kita? Soal itu nanti sekarang kita harus menyusun rencana" jawab Mitsuki dan mereka berdua pun mulai membuat rencana


"Kau benar-benar sangat mengganggu" ujar Furuno kepada Ghoul.


Tapi iya tidak menjawabnya dan pergi dari dalam kubah untungnya Furuno tidak mengejarnya, karena iya memiliki urusan yang belum selesai.


Kemudian Furuno pun kembali untuk Mitsuki dan yujin.


"Baiklah mari lanjutkan ini" ujar Furuno yang mulai kembali menyerang.


"Teknik aura siluman!! Rantai pengikat raga" ujar yujin yang mengunakan tekniknya.

__ADS_1


Lalu beberapa rantai berduri pun muncul dan mengikat Furuno sekuat mungkin sampai iya tidak Dapat bergerak.


Dan ini memberikan kesempatan bagi Mitsuki untuk menebas lehernya tapi ketika pedangnya akan mengenai lehernya.


Tiba-tiba saja Furuno berpindah ke tempat salah satu belati nya.


Tidak berhenti di situ, yujin kembali mengarahkan semua rantai berduri itu untuk menangkap Furuno.


Sayangnya tidak semudah itu, karena iya terus berpindah-pindah tempat.


Ketika sedang mencoba untuk mencari cara untuk menghentikan kemampuan berpindah Furuno, tiba-tiba saja Mitsuki memuntahkan darah.


Dan itu di sebabkan oleh efek racun yang semakin menyebar melewati seluruh pembuluh darahnya, meski ada darah Furuno di dalam tubuhnya.


Tapi tidak menutup kemungkinan bahwa racun itu akan memberikan dampak yang cukup buruk bagi Mitsuki.


Beberapa kali ia terus memuntahkan darah sampai-sampai darah pun keluar dari celah kedua matanya.


Tidak lama kemudian hal yang sama pun di alami yujin tapi tidak separah Mitsuki, karena yujin mengunakan teknik pernafasan jadi tidak terlalu parah.


"Coba lihat kalian berdua, meski teknik pertama ku telah hilang tapi racun itu tidak akan hilang kecuali dengan darah ku" ujar Furuno yang mengangkat jari tangan sebelah kiri ke atas.


Kemudian semua belati yang menancap terbang dan berpura di sekitar  furuno, awalnya putaran itu sangat lambat.


Tapi lama kelamaan putarannya semakin cepat saja.


"Kita selesaikan ini" lanjur Furuno yang akan menghujani mereka berdua dengan belati-belati nya.


Entah kenapa Furuno masih tidak melepaskan semua belati nya, saat Mitsuki melihat ke arahnya.


Terlihat tangan kanan yang memegang tangan kiri seperti mencoba untuk menghentikannya untuk melepaskan semua belati itu.


Karena hal tersebut semua belati itu pun berjatuhan kembali ke tanah.


"Bagai mana kau bisa kembali?" tanya Furuno kepada dirinya sendiri.


"Ini adalah tubuh ku dan kau tidak memiliki hak. atasnya" jawab Furuno kepada dirinya sendiri lagi.


Ternyata itu adalah sisi baik yang di miliki Furuno dan sisi baik itu mencoba untuk mengambil alih kendali atas tubuhnya.


"Kalian cepat penggal kepala ku, berhubung kertas jiwa itu sudah tidak dapat menyerap jiwa yang aku miliki, jadi cepatlah" ujar sisi baik dari Furuno yang mencoba menahan sisi jahatnya.

__ADS_1


__ADS_2