Demon Conqueror

Demon Conqueror
Episode 53


__ADS_3

"Mungkin saja tapi kita tunggu sampai dua halaman lagi berubah" jawab Mitsuki dengan menatap tiga halaman tersebut.


Setelah melihat kalimat yang kembali berubah, suara ketukan pintu pun terdengan dengan di ikuti suara yang memanggil-manggil nama Mitsuki.


Lalu ia pun berjalan dan membukakan pintu, ternyata itu katsugi dengan membawa tas yang cukup besar.


Melihat itu, Mitsuki pun bertanya karena penasaran.


"Ada apa?" tanya Mitsuki setelah membukakan pintu.


"Apa kau bisa menemaniku pergi latihan?" jawab katsugi yang berbalik bertanya.


"Baiklah!! Tunggu sebentar" jawab Mitsuki kemudian kembali masuk ke dalam.


Beberapa menit kemudian, Mitsuki pun kembali setelah Menganti bajunya dan dengan memakai topi hitam tak lupa kaca matanya yang pernah di lemparkan Ayumi.


Lalu mereka pun mulai berjala menuju tempat latih taekwondo, selama berjalan menuju ke sana banyak hal yang mereka bicarakan.


Dan tentang kejadian tadi malam saat Mitsuki mabuk di pesta ulang tahun sekolah.


Setelah berjalan cukup jauh akhirnya mereka sampai ketika masuk terlihat tidak terlalu banyak yang datang.


Katsugi pun meminta Mitsuki untuk menunggunya karena iya akan pergi untuk Menganti baju.


Sesaat setelah katsugi pergi seorang pria dewasa datang menghampiri dan menyapa, Mitsuki dengan ramah.


Ternyata dia adalah orang yang mengajarkan katsugi taekwondo, karena Mitsuki sering di ajak katsugi untuk menemaninya jadi, Mitsuki dan pelatih tersebut telah saling mengenal cukup lama.


"Lama tidak berjumpa, sekarang kau sudah besar dan menjadi anak yang tampan, dulu waktu pertama kali ke mari kau hanya setinggi ini dan sekarang kau hampir mengejar ku" ujar sang pelatih lalu duduk di dekat Mitsuki.


"Tidak selamanya aku akan setinggi itu bukan? Tapi apa cuman perasaan ku atau memang tempat ini semakin sepi saja?" jawab Mitsuki yang bertanya.


"Banyak anak yang memilih untuk pindah ke tempat lain tapi lihat sisi baiknya tempat ini menjadi cukup luas" jawab sang pelatih kemudian berdiri.


Tidak lama kemudian, katsugi pun datang setelah selesai Menganti bajunya.


Ketika akan mulai latihan, sang pelatih mengajak Mitsuki untuk ikut latihan tapi Mitsuki menolak dengan alasan tidak bisa.


Tapi katsugi ikut memaksanya dan ia pun mengalah lalu pergi untuk Menganti bajunya.


Sementara anak-anak lain di biarkan latihan masing-masing sedangkan Mitsuki di berikan pemahaman dan beberapa teknik untuk menjatuhkan lawan dengan satu serangan.


Seperti di sekolah sebuah papan tulis penuh dengan tulisan dan itu semua harus di pelajari olehnya, sementara katsugi hanya melihat dengan sedikit tersenyum, yah karena iya sudah suhu.


Beberapa menit kemudian anak-anak dari sekolah taekwondo lain datang dan tampa basa-basi mereka pun langsung menantang katsugi dan yang lainnya untuk bertanding sebelum menuju kejuaraan yang asli.


Awalnya mereka menolak tantangan itu tapi kata-kata kasar dan tidak sopan terus keluar dari mulut anak-anak itu dan akhirnya merekapun menerima tantangannya.

__ADS_1


"Kalau begitu aku ingin melawan anak baru yang sebelah sana" ujar remaja yang sudah berdiri di atas arena, menunjuk ke arah Mitsuki.


"A-apa? Aku!?" ucap Mitsuki yang terkejut.


"Tidak bisa dia belum memiliki pengalaman apapun" sahut katsugi dengan wajah marah.


"Itu sebabnya, aku ingin memberikan pengalaman yang tidak akan pernah di lupakan olehnya" jawab anak itu.


"Ayo jangan jadi anak manja yang selalu sembunyi di balik orang lain" lanjut anak itu.


Setelah menarik nafas panjang, Mitsuki pun berdiri dan berjalan menuju arena.


Ketika katsugi menghentikannya, Mitsuki meminta katsugi untuk percaya kepadanya.


"Nah anak Maja bersiaplah aku akan memulainya".


Dan dengan cepat anak itu mencengkram Mitsuki, ketika akan menjatuhkannya.


Mitsuki mencapit leher anak itu dengan kedua kakinya lalu dengan mudahnya ia menjatuhkannya ke lantai.


Melihat itu membuat semua orang terkejut karena Mitsuki baru sekali belajar tapi ia dengan mudah nya menumbangkan seseorang yang sudah lama berlatih taekwondo.


Satu poin pun berhasil di dapatkan Mitsuki.


Sama seperti sebelumnya beberapa kali, Mitsuki berhasil menumbangkan sekitar beberapa kali.


Seketika Mitsuki pun di banjiri pujian dan sorakan dari anak-anak lain.


"Kau belajar sangat cepat" ujar sang pelatih denga wajah senang.


"Aku bangga padamu" sahut katsugi yang ada di sebelahnya.


Setelah semua itu mereka semua pun melanjutkan latihannya dan beberapa  jam kemudian kelas pun telah selesai.


Semua anak kembali ke rumahnya masing-masing termasuk, katsugi dan Mitsuki.


Baru beberapa menit sampai di rumah suara pintu yang di pukul pun terdengar sangat keras.


Semakin lama suara itu semakin kerasa saja, lalu Mitsuki pun pergi untuk melihatnya dan ketika di intim dari jendela terlihat.


Anak-anak yang menantang Mitsuki, bersama tiga orang seniornya, berdiri di depan pintu rumah.


Ketika akan keluar untuk menemani mereka, yujin meminta Mitsuki untuk tetap di dalam dan menyerahkan semua masalah ini kepadanya saja.


Kemudian yujin pun keluar dalam dengan wujud seperti Mitsuki dan yujin langsung di bawa oleh mereka entah kemana.


Melihat itu membuat Mitsuki sedikit khawatir tapi kemudian ia tidak terlalu memikirkannya.

__ADS_1


Sekitar satu jam kemudian yujin pun kembali dengan keadaan baik-baik saja.


"Bagai mana? Apa mereka melakukan sesuatu?" tanya Mitsuki.


"Tadi itu~~"


.............................................


(beberapa jam sebelum yujin kembali)


Dan ternyata mereka membawa yujin ke tempat mereka berlatih taekwondo.


"Cepat ikat dia di kursi itu" ujar salah satu dari tiga senior itu.


Dengan wajah angkuh mereka terus melihat ke arah yujin tapi sebaliknya ia malah menggoda mereka semua.


"Ada apa? Kenapa kalian semua menatap ku seperti itu? Apa jangan-jangan kalian menyukai ku? Astaga ini sangat menggelikan" sahut yujin dan membuat mereka semkain kesal.


"Kami tidak pernah menerima kekalahan dan kali ini kami semua akan membuat mu berhenti berlatih taekwondo" sahut salah satu dari mereka.


"Benarkah!? Oh astaga kalian membuat ku ingin tertawa, hahahaha, maaf aku keceplosan"  jawab yujin lalu tertawa kecil.


"Diam kau!!" teriak anak yang di dekat yujin dengan mengayunkan sebuah balok kayu ke arahnya.


Tidak di duga balok kayu itu patah menjadi dua sebelum menghantam kepala yujin.


Selama berkali-kali mereka mencoba banyak kayu untuk melukai yujin tapi hasilnya sama.


Merasa pakai kayu percuma, salah seorang anak mengeluarkan sebuah pisau lalu berlari ke arahnya.


"Lihatlah baik-baik siapa yang kalian tangkap saat ini" ujar yujin lalu menatap anak yang akan menusuknya dengan pisau.


Seketika iya tidak dapat bergerak seperti seluruh tubuhnya kaku dan juga gemetar tidak karuan, lalu tali yang mengikat yujin terbakar.


Dan akhirnya yujin memperlihatkan wajah aslinya dengan tujuh ekor dan telinga rubahnya.


Merasa takut mereka pun berniat untuk kabur tapi semua pintu termasuk jendela terkunci.


"Ini yang aku sebut kena mentel!!" ujar yujin lalu menjentikkan jari.


Hal tersebut membuat mereka semua tertidam dengan wajah ketakutan, dalam perasaan mereka


Seekor rubah besar dengan gigi dan kuku yang tajam berada tepat di depan wajah mereka, Menatap dengan kedua matanya.


"Baik semuanya kelas di bubarkan" ujar yujin dan kembali menjentikkan jari, hal tersebut membuat mereka semua kembali ke rumah masing-masing.


..........................................................

__ADS_1


"Begitulah kejadiannya" jawab yujin setelah bercerita pada Mitsuki, dan iya pun tertawa terbahak-bahak.


__ADS_2