
Ketika yang lain tengah asik menikmati hidangan dan ada juga yang berbincang. Bella yang tengah duduk sambil minum segelas jus orange. Ternyata dia sedari tadi tengah mengamati Bu Dewi Ibunya Riko. Dia tersenyum melihat sikap Ibunya Riko itu karena dia tahu dari gelagatnya pasti Ibunya Riko tak menyukai pernikahan anaknya ini. Bella pun lalu bergegas menghampiri Ibunya Riko.
"Permisi Bu. Boleh saya bergabung". Pinta Bella yang berdiri di depan Ibu Dewi.
"Ya silahkan duduk saja". Ucap Bu Dewi mempersilahkan Bella.
"Emmm.. saya perhatikan rupanya Ibu nampak tak suka ya dengan Kania menantu Ibu itu". Ucap Bella yang mulai memancing obrolan dengan Bu Dewi.
"Memangnya apa urusannya dengan kamu mau saya suka atau pun tak suka dengan menantu saya. Memangnya Kamu itu siapa.??". Ucap Bu Dewi sinis.
Bella tersenyum melihat sikap Ibunya Riko itu lalu mengulurkan tangannya.
"Perkenalkan Bu saya Bella mantan pacar Riko". Ucap Bella dengan santainya.
"Mantan Pacar ?? Riko tak pernah cerita pun tentang Kamu dulunya". Ucap Ibu Dewi dan memperhatikan Bella dari ujung rambut sampai ujung kaki.
(Kelihatannya perempuan ini orang yang berada. Tapi kenapa Riko meninggalkan dia. Nampak dari gelagatnya dia masih menyukai Riko) gumam Ibu Dewi di dalam hatinya.
"Ehemmm.." dehem Bella yang masih saja mengulurkan tangannya yang belum di sambut oleh Ibunya Riko.
Ibu Dewi pun tersadar dari lamunannya ketika Bella berdehem dan lalu menerima uluran tangan Bella dan mereka pun berjabat tangan.
"Saya tahu kok kalau Ibu itu tak menyukai istrinya Riko itu. Kalau Ibu mau, saya akan kasih apa aja yang Ibu mau asalkan Ibu bantu saya untuk mendapatkan Riko kembali. Gimana tawaran saya Bu". Ujar Bella yang tak menyerah dengan keinginannya itu sampai dia melibatkan Ibunya Riko.
"Kamu serius dengan ucapan Kamu itu. Akan memberikan apa saja yang saya mau". Tanya Ibu Dewi meyakinkan.
"Tentu saja Bu. Kalau Ibu bisa mendekatkan aku dengan Riko lagi . Sampai Aku mendapatkan Riko kembali". Ucap Bella tanpa rasa malu.
Ibunya Riko pun berbinar dengan tawaran yang di tawarkan oleh Bella itu. Kini Ibu Dewi pun sangat yakin kalau Bella itu anak orang kaya dan dia bisa dengan mudah mendapatkan apa saja lewat Bella. Hanya dengan mendekatkan dengan Riko kembali. Tanpa memperdulikan perasaan Kania menantunya itu.
__ADS_1
"Baiklahh deal saya terima tawaran kamu". Ucap Ibu Dewi dengan senangnya sambil membayangkan apa aja yang akan dia minta.
Bella dan juga Bu Dewi pun berjabat tangan tanda mereka setuju dengan apa yang akan mereka rencanakan. Bella pun kini tersenyum puas bisa memanfaatkan Ibunya Riko agar bisa mendekati Riko lagi.
"Ibu Bella kok kalian berdua bisa duduk bersama apa kalian saling kenal". Ucap Riko yang tiba-tiba datang dan mengejutkan Bella dan juga ibunya. Untung saja Bella dan Ibu tengah diam tak berbicara yang aneh-aneh, kacau nanti jadinya kalau Riko mengetahui rencana mereka berdua.
"Ehh Riko. Ayo gabung duduk bareng bertiga sini. Tadi itu Bella nyamperin Ibu duduk kesini katanya dia kasihan lihat Ibu yang duduk sendiri di Sini yaudah deh kita kenalan dan berbincang-bincang ternyata Bella ini mantan Pacar Kamu to". Ucap Ibu yang mulai mencoba mendekatkan Riko dengan Bella.
"Mas ternyata Kamu disini Aku cariin kemana-mana ternyata disini". Ucap Kania dan dia pun kaget melihat Ibunya mertua itu bersama dengan Bella ia pun lalu terdiam ketika melihat Bella yang menatap tajam Mata Kania.
"Iyha sayang ada apa". Tanya Riko kepada Kania.
"Kenapa mukamu seperti itu. Nggak suka Riko disini.?? Baru jadi istrinya saja udah mau coba ngatur-ngatur Riko iyha.??" Sahut Ibu mertuanya yang sangat sinis sekali.
Bella yang menyimak pembicaraan Ibunya Riko dan Kania itu pun tersenyum puas karena dia telah berhasil membuat Ibunya Riko menuruti permainannya itu.
"Bukan begitu kok Bu. Kania hanya mencari Mas Riko karena ada saudara Kania yang ingin foto bersama Kania dan Mas Riko". Ucap Kania yang gugup dan menahan rasa perihnya perkataan Ibu mertuanya itu.
Kania hanya menundukkan kepalanya karena dia merasa takut dengan Ibu mertuanya itu.
"Sudah lah Bu. Jangan bicara begitu lagi ke Kania, Kania sekarang sudah menjadi istri Riko sama saja telah menjadi Anak Ibu juga". Ucap Riko yang menengahi dan tak membela satu sama lain.
"Ya udah sayang lebih baik kita kesana saja takutnya nanti saudaramu kelamaan nunggunya". Ajak Riko dan menggandeng tangan Kania . Kania hanya pasrah menuruti Suaminya itu dan meninggalkan Bella dan Ibu mertuanya.
Bella yang nampak kesal melihat Kania dan Riko membuat dirinya merasa terbakar cemburu dengan kedekatan mereka berdua.
"Tenang saja Bella masih ada cara lain biarkan saja dia bersenang-senang dulu menikmati hari pernikahannya ini . Nanti kita cari cara lain agar Riko bisa menjadi milikmu lagi". Rayu Ibunya Riko kepada Bella karena dia tau kalau Bella kesal melihat kedekatan mereka berdua.
"Baik Bu Bella tunggu tanggal mainnya". Ucap Bella datar.
__ADS_1
Setelah lama mereka berbincang tak terasa acara pernikahan Kania dan Riko pun selesai. Acaranya pun berjalan dengan lancar tanpa ada halangan suatu apapun. Kini Riko dan Kania pun berada di Kamar tengah membersihkan dirinya masing-masing dan setelah selesai Riko pun membaringkan tubuhnya di Ranjang.
"Sudah selesai mandinya". Tanya Riko memperhatikan istrinya memakai baju.
"Sudah". Ucap Kania datar dan singkat.
Kania pun lalu duduk di Ranjang di samping suaminya tanpa berkata apapun. Riko yang merasa aneh dengan sikap istrinya itu lalu mendekatinya.
"Kamu kenapa sayang kok mukamu seperti itu. Ini hari spesial kita lho seharusnya kamu happy dong. Lihatlah buah hati kita yang semakin lama semakin aktif". Ucap Riko sambil mengelus perut istrinya itu.
Namun Kania masih saja terdiam. Dia masih teringat janji suaminya itu. Kalau acara pernikahan selesai dia berjanji akan menjelaskan tentang Bella kepada dirinya.
"Sayang kok kamu malah diam". Tanya Riko lagi yang membuat dirinya semakin binggung dengan sikap istrinya itu.
"Apa kamu lupa dengan janjimu tadi mas". Ucap Kania yang menahan kesal.
Riko pun mencoba mengingat-ingat janji apa yang istrinya maksud itu. Setelah Riko berpikir dia pun ingat. Pasti masalah Bella yang di maksud istrinya itu.
"Ohh. Rupanya kamu marah diam aja masalah Bella tadi. Cemburu yaa". Ledek Riko menggoda istrinya.
"Apaan sih.". Ucap Kania sambil mengeser duduknya menjauhi Riko.
"Yaudah aku ngaku deh. Bella itu dulu mantan pacarku tapi Aku mutusin dia karna dia tuh selingkuh dengan cowok lain tapi dia nggak terima aku putusin tapi aku masa bodoh. Karena aku paling benci cewek yang tukang selingkuh". Ucap Riko menjelaskan sejelas-jelasnya.
"Ohhhh gitu". Ucap Kania singkat.
Riko pun nampak gemas sekali dengan sikap istrinya ketika sedang marah menahan cemburu karena ulah mantan pacarnya itu. Riko pun lalu mengambil selimut dan menutupi dirinya dan juga istrinya dengan selimut. Dan mereka pun lalu meluapkan cintanya lagi di malam pertama pernikahannya.
"Apain sih kamu Mas".. teriak Kania yang masih kesal dengan suaminya itu. Tiba-tiba saja Riko malah mengajaknya bercumbu.
__ADS_1
"Ya aku ingin kamu lah sayang". Jawab Riko dan tak memperdulikan istrinya dan mereka pun lalu meluapkan cinta di malam pertama pernikahannya.