DESA YANG HILANG

DESA YANG HILANG
Ustadz Ilham Yang Hebat.


__ADS_3

*****#Sebelum membaca pastikan kk semua sudah menekan tombol like, Terimakasih kk, karena sudah memberikan likenya, Selamat membaca😁🤗#********.


______________________________________________


Rio pun dibawa kedalam rumah bapak Ketua Adat, Kamipun ikut serta ke dalam rumah bapak Gilang.


Bapak Gilang dan Semua keluarganya langsung heran melihat tingkah Rio.


Kami duduk di kursi sofa rumahnya bapak Gilang, Rio yang masih linglung tampak duduk dikursi juga.


"Apo yang tajadi pak(Apa yang sudah terjadi pak).?"


Tanya bapak Gilang.


"Rio lah hamper ilang Pak ( Rio sudah hampir hilang pak).!"


Ucap bapak Arif.


"Gimano cerito e Pak (Gimana ceritanya pak)?"


Ucap bapak Gilang merasa heran.


"Panjang ceritoe pak (Panjang ceritanya pak)"


Jawab bapak Arif.


"Ambek aek Dek (Ambil air dek)"


Ucap bapak Gilang menyuruh Istrinya.


Istri bapak Gilang pun kedapur untuk mengambil air.


Bapak Gilang pun berjalan keluar rumah.


"Nak kemano Pak (Mau kemana Pak)?"


Tanya bapak Arif kepada bapak Gilang yang berjalan menuju pintu rumah.


"Sayo nak manggil Ustadz Ilham dulu (Saya mau manggil Ustadz Ilham dulu).


Jawab Bapak Gilang sambil melangkah keluar rumah.


" Iyo pak, Jangan lamo lamo pak (Iya pak,Jangan ama lama pak)"


Ucap bapak Arif.


Istri bapak Gilang tampak datang dari arah dapur, Sambil membawa segelas air mineral di tangan kanannya, Kemudian memberikannya kepada Rio.


"Ini dek, Minum dulu"


Rio yang masih linglung langsung mengambil air tersebut dan meminumnya.


Hari yang sudah malam membuat suasana menjadi sunyi, Suara tegukan air yang diminum oleh Rio pun ikut terdengar di telinga kami.


Gluuuuuk Gluuukkk Gluuukk


Suara tegukan air Rio.


Kami semua masih tampak heran melihat tingkah Rio.


Adek Rika yang duduk didekat ibunya langsung bertanya.


"Gimana ceritanya kak? Kok jadinya begini?"


"Panjang Dek, Ceritanya"


Ucap Ku.


Kami masih tetap menunggu kedatangan bapak Gilang dan Ustadz Ilham.


Ustadz ilham ini adalah salah satu ustadz yang pintar didalam ilmu Ghoib,


Beliau bukan warga ali dari Batu sawar, Namun Beliau asli desa Kembang Seri,


Masih satu kecamatan dengan desa Batu Sawar.


Beliau dulu pernah mondok di pesantren As'ad Olak Kemang, Salah satu pondok yang didirikan oleh ulama' besar yaitu syeh Abdul Qodir bin Ibrahim dan itu adalah pesantren ku ketika masih SMA dulu.


Dari pondok tersebutlah Ustadz ilham belajar semua Ilmu agama, Setelah itu beliau di tugaskan di desa Batu Sawar, Dan mendapatkan Istri orang Batu sawar.


Tidak lama kemudian bapak Gilang dan Ustadz Ilham pun datang.


"Assalamu'alaikum"

__ADS_1


Ucap Ustdz Ilham sambil melangkahkan kaki masuk kedalam rumah.


Kami yang berada didalam rumah langsung menjawab.


"Wa'alaikumsalam"


Bapak Arif pun berdiri menyalami Ustadz ilham, Kami semua pun ikut bersalaman bersama ustadz Ilham kecuali Istri bapak Gilang dengan Adek Rika Anggelina karena bukan Mahroom, Ingat yang benar itu mahrom bukan muhrim, Cuma karna sudah menjadi kebiasaan orang Indonesia merubah Mahrom ke Muhrim.


"Ini tadz, Ada anak Kami yang sudah hampir di bawa setan".


Gumam bapak Arif.


" Gimana ceritanya pak?"


Tanya kembali oleh Ustadz Ilham.


"Duduk dulu tadz"


Ucap Bapak Gilang sambil menyuruh istrinya mengambil kursi, Karena kursinya di berikan kepada Ustadz Ilham.


"Ambek kursi didapur dek(Ambil kursi didapur dek).! Untuk ayah duduk"


Istri bapak Gilang pun kedapur mengambilkan kursi untuk bapak Gilang.


Bapak Arif pun menjelaskan Kronologi kisahnya.


"Saya hari ini di tugaskan oleh bapak Gilang untuk mengantarkan anak anak kedalam hutan, Untuk membantu mereka melakukan penelitian.


Namu ketika di pertengahan jalan, Kaki Rio di sengat kelabang, Makanya kami berhenti dan memberikan obat pereda nyeri kepada Rio.


Ternyata obat yang diberikan Riko ini bukan obat pereda nyeri, Tapi obat tidur"


Ucap Bapak Arif sambil menunjuk Kearah ku.


Aku pun berkata kepada Ustadz Ilham.


"Iya Tadz, Saya salah kasih obat".


Kemudian Bapak Arif melanjutkan ceritanya tadi.


" Nah, Sambil menunggu Rio bangun, Kami semua memasak mie, setelah makan Kami merasa mengantuk , Mungkin Karna kekenyangan kamipun tertidur, Saya kaget, Waktu saya bangun ternyata hari sudah malam, Saya pun segera membangunkan anak anak untuk cepat cepat bergegas keluar dari hutan.


Di tengah perjalanan sudah saya jelaskan jika ada yang memanggil jangan pernah melihat kearahnya, Namun Rio tetap saja ngeyel, Hingga akhirnya tiba tiba Rio berlari sekencang kencangnya kearah belakang.


Saya saja hampir tidak bisa mengejar Rio (Sambil menunjuk kearah Rio), Namun alhamdulillah akhirnya saya bisa menangkap Rio,


Jika tidak saya tangkap?, Mungkin Rio sudah hilang".


Setelah mendengarkan penjelasan dari bapak Arif, Ustadz Ilham pun menyuruh meletakkan Rio di depannya.


"Tolong dudukan Adek Rio tepat berada didepan saya.


Kami pun meletakkan Rio tepat berada didepannya Ustadz Ilham.


Setelah Itu, Ustadz Ilham mulai membacakan ayat ayat alqur'an kemudian meniupkanya kekepalanya Rio.


Tidak lama setelah itu, Rio langsung sadar.


Kemudian berkata.


" Kalian semua ngapain mandangin Gua?, Kayak gak pernah Liat artis aja"


Nah setelah sadar sifat Rio yang lamapun muncul.


"Tadz?, Bisa balikin kayak tadi lagi gak, Kayaknya lebih baik Rio yang tadi aja"


Ucap Danu sambil bercanda.


"Emangnya gua tadi kenapa?"


Tanya Rio seperti sedang kebingungan, Karena Dia tidak sadar bahwasanya Dia hampir saja kerasukan.


"Lo hampir aja masuk kedunia lain, Alias kerasukaaaaaaaaaaaaaannnnnnn"


Jawab Wisnu.


"Serius Lo?"


Tanya Rio kembali karena merasa tidak percaya.


"Iya dek".


Ucap Bapak Arif.

__ADS_1


Ustadz Ilham pun menjawab dari pertanyaan Danu dengan candaan juga.


" Bisa dek, Kalau cuma kemasukan kayak tadi, Ustadz bisa "


"Duuuuhhhhhh, Jangan Ustadz, Jahat amat sih tadz"


Ucap Rio sambil memegang tangan Ustadz Ilham yang berada didepannya.


"Hahahah enggak enggak, Manalah ustadz bisa yang gituan"


Jawab Ustadz Ilham.


Bapak Gilang yang duduk didekat bapak Arif pun berkata kepada Rio.


"Kan sudah bapak kasih tau, Ikuti semua perkataan bapak Arif, Kamu pasti enggak mendengarkan perkataan bapak arif kan?".


Rio pun menjawab.


" Iya pak, Maaf, Seingat saya, Ketika kami berjalan tadi, Ada suara orang yang memanggil saya, Suara itu persisi seperti bapak Edi yang mengantarkan kami kemarin.


Ketika saya liat kebelakang, Ternyata tidak ada orang, Saya mendengarkan suara panggilan itu sebanyak Tiga kali.


Ketika saya Liat kebelakang yang ketiga kalinya ternyata ada seorang kakek, Yang anehnya badan Saya ketika itu merasa digerakkan oleh orang, Untuk selalu mengejar kakek itu.


Setelah itu saya tidak ingat apa apa lagi".


Adek Rika sepertinya ketakutan mendengarkan ceritanya Rio, Sampai Dia bertanya.


"Kok kakak mau lihat kebelakang.?, Kan udah dikasih tau ama bapak Arif gak boleh lihat kebelakang".


Rio pun menjawab dengan gaya Sok coolnya.


" Dek, Untung aja suara yang manggil kakak tadi seperti suara bapak Edi, Gimana kalau suara itu seperti suara adek.?".


"Kenapa emangnya Kak.?"


Tanya adek Rika kembali.


"Mungkin Kakak bukan lari lari, Tapi terbang didalam lautan asmara"


Ucap Rio.


Ternyata Rio yang kondisinya baru sadarkan diri, Masih sempat juga mau gombal gombalan.


Adek Rika yang mendengar gombalan Rio langsung berkata.


"Kakak ni unik ya, Baru saja sembuh masih tetap bisa ngegombal"


Didalam hatiku berkata.


"Ni anak memang gak pernah berubah".


Kemudian Rio menjawab perkataannya adek Rika.


" Itulah kelebihannya kak Rio".


Sambil menaikan kedua alisnya.


"Rioooooo Riooooo, Untung aja kamu selamat"


Ucap bapak Gilang.


"Heheh alhamdulillah pak"


Jawab Rio.


Bapak Gilang pun bergumam.


"Kalau kamu terus terusan gombalin anak bapak, Nanti bakalan bapak kasih ke Penunggu hutan, Biar kamu ngegombalnya ama kuntilanak aja".


Mendengar ucapan bapak Gilang, Rio langsung menjawab.


" Jangaaaaaaaaaaaannnnn pak".


Kami semua sedikit menahan tawa melihat kelakuan Rio, Walaupun baru sadarkan diri namun Dia masih juga sempat ngegombalin anak Bapak Gilang didepan bapaknya cewek itu. Gimana mentalnya Rio.??


Mental Orang gila kan?? hahaha Ya itulah adanya Rio.


#Bersambung#


Terimakasih yang selalu memberikan likeny.


Jangan lupa votenya😁

__ADS_1


__ADS_2