DESA YANG HILANG

DESA YANG HILANG
Jam Dua Malam


__ADS_3

Jam sudah menunjukkan Ke angka Dua.


Yang menandakan bahwa waktu sudah di sepertiga malam.


Dikeheningan kami tiba tiba


Krroookkk Kroook


Suara perut Wisnu berbunyi


Si Wisnu pun berkata


“Gua laper ko”


Sambil memegangi perutnya


Memang kami dari tadi siang belum makan, Kami hanya makan snack Ringan , Itupun hanya sebatas mengganjal perut untuk sementara.


“Gua juga laper ko”


Ucap Danu juga


“Oh iya tadikan ada dibekali nasi, Sampai lupa untuk dimakan, Yasudah kita makan aja dulu, Nasi yang Kita bawak pun belum dimakan, Yang di Bungkus sama Istrinya bapak kepala desa tadi pagi”


Ucap ku sambil melangkah ke arah ransel


Aku pun mengambil ransel kemudian membukanya untuk mengambil nasi yang sudah di masukan oleh istri kepala desa


“Kalian tadi gak bawak nasi..? “


Tanya ku kepada Wisnu dan Danu


Wisnu pun menjawab sambil mengambil ranselnya juga


“Ada juga, Tadi dibungkus sebelum berangkat”


Si Danu pun mengambil Nasi yang berada didalam ranselnya.


Kami pun makan bersama didalam tenda dengan makanan yang sudah di berikan istri kepala desa.


“Lu apa lauknya Ko..?”


Tanya Wisnu sambil melihat ke arah Nasi ku


“Di Kasih Ayam sama ibu.”


Ucap ku sambil menunjukkan ayam yang berada didalam Nasi ku


“Gua kok dikasih telur ya sama ibu..!”


Ujar Wisnu dengan


“Gua ayam juga kok”


Ujar Danu dengan wajah mengejek Wisnu


“Ah gak adil ya”


Jawab Wisnu


“Sudah tukaran aja sama gua kalau lu mau ayam”


Ujar ku kepada wisnu


“Serius Ko..?”


Tanya Wisnu dengan sambil mengambil Ayam di nasiku


“Belum juga Gua jawab, Ayam Gua udah pindah di Nasi Loh aja”


Ucap ku sambil melihat Ayam ku yang sudah di ambil Wisnu


“Ini gua ganti Jadi telur, Harusnya telur lebih mahal lah, Karna ayamnya lengkap semua, Dari kaki sampai kepala utuh semua”


Jawab si Wisnu sambil memberikan telurnya


“Iya sama bulu bulunya pun ikut Hahahaha”


Balas si Danu


Akupun ikutan tertawa, Suasana pun berubah, Dari awalnya ketakutan menjadi biasa saja, Mungkin faktor guyon Danu


Untuk menambah suasana menjadi tenang aku pun mencoba bermain tebak tebakan


“Mana yang duluan antara Telur dengan ayam..? ayamkah yang duluan atau Telurkah yang duluan..?”


Mereka pun berpikir sejenak kemudian Wisnu menjawab


“Pasti Ayamlah, Kan telur yang ngeluarin Si Ayam”


Danu pun menyangkal ucapan Wisnu


“Jelas Telur lah duluan Wis, Kalau gak ada telur gak bakalan ada ayam, Kan ayam asalnya dari telur, Kalau gak ada telur gak bakalan ada anak ayam”


“Kok mumet ya..? Tapi mustahilah Telur yang duluan, kan telur berasal dari Pembuahan ayam betina dengan ayam jantan..!”


Jawab wisnu sambil berpikir


“Yaaa kalau gak ada telur, Dari mana Ayam menetas..?”


Sangkal Danu


“Hahahahhaha kalian jawab itu aja gak bisa”


Ucap ku di selah selah debat antara wisnu dan Danu


"Jawabanya yang benar apa Ko..?


Tanya Wisnu dengan Penasaran

__ADS_1


" Jawabannya adalah Ayam"


Ucap ku


."Tu kan benar apa kata Gua, Lu aja yang ngeyel, Gini gini IPK gua tinggi ya hahahha".


Cetus si Danu


"Mana ada gitu, Gak terima Gua, Kan yang pertama kali itu Telur, Kalau telur gak ada gak bakalan ada si Ayam"


Jawan wisnu dengan kesal


"Kan allah menciptakan sesuatu berpasang pasangan"


Ucap ku


"Coba pertanyaan gua, Siapa yang bisa ambil dah ayam gua"


Ucap si Wisnu


"Ah yang benar Lu Dan...?"


Tanya Danu


"Iya, Ambil Dah kalau jawabanya benar"


Jawab Wisnu


"Yaudah apa coba soalnya..?"


Tanya ku kepada wisnu


Hampir gak jadi makan kayaknya gara gara main tebak tebakan.. Hahaahaha nasi kalau bisa ngomong pasti udah ngomong "Kalian sudah buka bungkus ku tapi tak kalian sentuh aku". Hahaha


Wisnu pun melanjutkan teka tekinya


"Buah apa yang durhaka?"


"Emang ada Buah Durhaka..?"


Tanya Danu


"Tu kan Gak tau Lo"


Jawab Danu


"Buah yang durhaka ya"


Ucap ku sambil berpikir


"Ayo kalau Tau Ambil aja Ayam Gua"


Ucap Wisnu dengan gaya meremehkan aku dan Danu


"Gua kayak pernah dengar teka teki ini".


Ucap Danu


Ucap Ku yang mencoba menjawab pertanyaan Wisnu


"Salah Lah"


Jawab Wisnu


Kemudian Danu pun menjawab


"Oh gua tau ni, Melon Kundang Hahahahah"


Tanpa basa basi Danu pun mengambil ayam si Wisnu


Wisnu pun kaget dengan jawaban si Danu


"Lah lah, Kok Lo tau dan..?"


Sambil melihat ayamnya yang diambil Si Danu


Kemudian danu pun menjawab sambil gembira


"Iyalah Gua dulu termasuk Di juluki si tukang Teka teki"


Tampak Wisnu hanya bisa melihat nasinya tampa lauk


Kemudian Wisnu pun berkara


"yaudah, Sekarang Lu dan yang bikin teka teki, Kalau gua bisa Lu kembaliin Ayam Gua"


Danu pun menjawab


"Hahahah ok ok siapa takut, ini teka teki Gua kalau Lo bisa jawab, Lo ambil dah Ayam Lo \= Ada nggak buah yang berbahaya kalau kita makan?"


Aku dan Danu pun mencoba berpikir untuk menjawab teka teki Danu


"Kalau Gua Bisa, Ayam gua ambil lagi ya".


Ucap Wisnu yang berusaha berpikir untuk mendapatkam Ayamnya kembali


Aku pun menjawab


" Gua tau ni jawaban kali ini, Buah yang berbahaya dimakan Ya buah beracun pastinya"


Danu pun dengan cepat menjawab


"Saalaahh"


"Kali ini gua ni yang bisa."


Ucap Wisnu


"Jawab aja kalau Bisa"

__ADS_1


Ujar si Danu


" Buah belimbing"


Ucap Si Wisnu


"Kenapa emangnya..? Kok bisa buah belimbing"


Tanya ku yang heran


"Buah belimbing itu berbahaya bagi orang yang Gagal ginjal "


Jawab si Wisnu


"Salah bro"


Ucap Si Danu kemudian melanjutkanya


"Jawabannya adalah buah yang kalau makannya di tengah jalan tol."


"Ah ada ada aja lu"


Jawan si Wisnu


"Yaudah ini ambil Ayam Lo"


Ucap si Danu sambil memberikan Ayam


"Heheh makasih banyak bro"


Jawab si Wisnu


"Yaudah kita lanjutkan makan, udah lama nasi ini tidak di makan"


Ucap ku


Kami pun siap siap untuk menyantap nasi.


"Cuci tangan pakai air biasa aja ya, ada didalam ransel gua"


Ucap danu sambil mengeluarkan Air biasa dari dalam ranselnya.


"Gua masih takut mau keluar tenda "


ucap si Wisnu


"Udah aman sepertinya"


Ucap ku sambil melihat ke arah luar


Dari dalam tenda masih bisa terlihat jika ada orang lewat didepan ataupun dari arah manapun, Walaupun pintu masih tertutup tapi bayangan orang masih bisa dilihat dari dalam tenda


Aku pun berkata


"Yok lah cuci tanga keluar"


Sambil membuka pintu tenda


Sreeeeettttt


Suara resleting pintu di buka


Terlihat suasana di luar tenda yang sangat gelap.


"Bawa senter aja"


Ucap wisnu sambil membawa senter


Kami bertiga pun keluar tenda sebentar untuk mencuci tangan.


"Sedikit aja bro, untuk cadangan air kita kedepanya"


Ucap ku kepada Wisnu dan danu yang sudah cuci tangan diluar tenda


"Aman bos ku, Gua cuma sedikit kok"


Ucap Danu


Setelah mencuci tangan Kamipun kembali masuk kedalam tenda


, Aku duluan masuk tenda setelah itu danu menyusul.


Didalam tenda masih sangat gelap karena Senter di pegang oleh Wisnu.


Wisnu pun masuk di posisi terakhir.


"Hati hati kalian keinjak nasi"


Ucap Wisnu seraya memasuki tenda sambil membawa senter.


Ketika si Wisnu Masuk, Barulah didalam tenda terang oleh cahaya


Betapa kagetnya kami ketika melihat kearah nasi


"Lah Kemana Lauk gua"


Ucap wisnu


"Lauk gua juga gak ada"


Ucap si Danu juga


Aku pun melihat lauk ku, ternyata Lauk ku juga hilang.


Bagaimana bisa, Kami hanya keluar sebentar, hanya sebatas mencuci tangan, Palingan hanya 2 menit. Kemanakah lauk kami semua, Tidak ada satupun lauk yang tersisa, Yang tersisa hanyalah nasi putih.


Apakah ada hewan disekitar kami, Tapi kami tidak melihat satupun hewan yang masuk ke dalam tenda


#bersambung#

__ADS_1


__ADS_2