DESA YANG HILANG

DESA YANG HILANG
Sudah Hampir Sampai


__ADS_3

Setelah kami selesai mengobrol, Kamipun pergi menuju kamar peristirahatan.


Aku,Wisnu,Danu dan Rio, Hanya kami berempat saja yang ada didalam ruangan itu, Tempat istirahat ternyaman adalah di atas kasur.


Disana ada dua kasur. Aku dengan Rio dan Wisnu dengan Danu.


Kami berempat stay di atas kasur sambil memainkan hanpone.


Ku lihat kesamping, Ada si Rio lagi yang lagi baring asyik chatingan kemudian ku tanya "Asyik benar Lo io, Emangnya lagi chatingan ama siapa?"


"Ada yang keppo ni"


Jawab si Wisnu sambil baring membelakangi ku.


"Ya elah ni bocah, Cuma nanya gitu doang" Jawab Ku sambil memegang badan si Rio yang membelakangi ku.


"Ini ni, Gua lagi chatan ama anak bapak Rama"


Jawab si Rio sambil memperlihatkan handponenya kepada Ku.


"Duh hebat benar Lo, Udah chatan aja ama anaknya pak Rama"


Jawab ku sambil heran.


"Rio gituloh, Tapi kayaknya gua benaran suka ama si Alfi"


Jawab Rio


"Hebat Lo ya, Kita kita pada kalah"


Jawab Ku sambil berdiri menuju stop kontak.


Lalu berkata kepada semua teman temanku "Lampunya Gua matiin ya, Udah malam ni, besok Kita mau lanjutin perjalanan".


"Ok ok, Gua juga mau tidur"


Jawab si Danu dan Wisnu.


Akupun mematikan lampu kemudian lanjut ke lautan kapas.


Kami semua tidur kecuali si Rio yang lagi PDKT dengan Alfi.


Kami semua berharap perjalan besok pagi akan indah, semua keindahan alam di Desa Batu Sawar sudah terlintas di benak Kami.


Aku gak tau malam itu Rio tidur jam berapa, Waktu Aku bangun jam 23.45 wib, Si Rio masih memegang hp dengan wajah senyam senyum, maklum lagi kasmaran.


Mungkin Rio tidur pukul 01.00 Wib.


Aku terbangun, Dan melihat jam tangan, Aku kaget ternyata sudah pukul 05.55,


Sontak saja Aku langsung bangun dan langsung ke kamar mandi dengan buru buru karna sebentar lagi waktu subuh akan habis.


Setelah wudhu aku langsung segera sholat, mengambil sajadah disamping tempat tidurnya Wisnu dan Danu.


"Duh bentar lagi habis ni Waktu subuh"


Ucap Ku didalam hati sambil membentangkan sajadah.


Si Wisnu pun terbangun kemudian duduk ditempat tidurnya sambil melihat kearahku yang lagi sholat subuh, Tampak wajahnya yang masih ngantuk.


"Gua ngantuk banget"


Ucap si Wisnu kemudian baring lagi dan menarik selimutnya.


Setelah Aku sholat akupun mencoba keluar kamar untuk menghirup udara segar.


Terlihat dihalaman rumah ada Alfi yang lagi menyapu halaman, Dan ada bapak Edi dan bapak Rama yang lagi mengobrol di kursi emperan rumah.


Ku hampiri mereka yang lagi asyik mengobrol " Jam berapa pak kita berangkat lagi "


Tanya ku kepada bapak Edi.


"Sekitaran jam 7 lah dek"


Jawab bapak Edi sambil melihat jam tangannya.


"Tinggal satu jam ni pak, Aku ke kamar mau bangunin teman teman biar bisa siap siap dulu"


Jawab ku kepada bapak Edi


Setelah itu Aku pergi kekamar dan melihat ke tiga teman ku yang masih nyingak tidur " Bangun bangun bangunnn, kita bentar lagi mau berangkat" ucapku sambil memukul pintu


"eeggghhhhh "


Suara si Rio sambil menarik selimut.


"Yang tidur dijamin di tinggalin"


Ucap ku kepada meraka.


Sontak saja semuanya langsung bangun.


"Gua gak mau tinggal"


Ucap si Wisnu sambil mengusap wajah


"Nah siapa tau ada yang mau tinggal disini, Tadi bapak Edi ngasinh tau Gua, Bentar lagi kita berangkat, Tinggal satu jam lagi"

__ADS_1


Jawab Ku sambil merapikan barang barangku.


Akhirnya kami semua bersiap siap untuk berangkat.


Jam menunjukkan pukul 07.00 Wib, Kami semua sudah berkumpul didepan rumah sambil menunggu mobil bapak Edi di antar oleh anak buah bapak Rama,


Tampak semuanya ada di depan rumah, Istri bapak Rama, Alfi, Fitri, dan Mbok.


Tidak lama kemudian mobil avanza milik bapak Edi datang yang di bawa oleh anak buahnya bapak Rama.


Terlihat seorang pria berumuran 30an yang keluar dari mobil pak Edi lalu


"Mobil udah siap bang"


Ucap Pria itu kepada bapak Rama.


" Kamu ke bengkel bawa motor abang aja" Jawab bapak Rama kepada Pria itu.


Kamipun berpamitan dengan semuanya, setelah salam salaman kami semua masuk mobil, seperti biasa Aku berada didepan, di sampingnya bapak Edi.


Aku menurunkan kaca mobil lalu melambaikan tangan kepada keluarga bapak rama sambil berkata


"Kami berangkat ya, sampai jumpa kembali"


"Kapan kapan mampir lagi"


Ucap istrinya bapak Rama.


"Insyaallah Buk"


Jawab ku kepada istrinya bapak Rama.


Kami berangkat dari rumahnya bapak Rama pada pukul 07.20 Wib.


"Bismillahirrohmanirrohim, jangan lupa pakai sabuk pengaman"


Ucap bapak Edi Sambil menjalankan mobil.


"Iya pak"


Jawab ku kepada bapak Edi.


Mobil pun berjalan di dalam kecepatan 50 km perjam,


"Sekitar berapa jam lagi kita sampai pak?" Tanya si Rio.


"Bentar lagi kok, paling lama dua jam lebih" Jawab pak Edi sambil fokus menyopir.


Diperjalanan kali ini sedikit berbeda, Kami sangat menikmatinya dan sedikit santai.


Satu jam berlalu, kami telah melewati berbagai Kecamatan, dari kecamatan Tembesi, Muara tembesi, Mersam, dan terakhir Maro sebo ulu.


Selanjutnya kami sampai di Pasar Sungai Rengas, Kecamatan Maro Sebo Ulu, Sebuah pasar tradisional yang menjadi pusat perbelanjaan warga sekitar.


"Di simpang depan kita belok kiri, nah kalau udah masuk nanti kita udah dekat ama lokasi kalian"


Ucap pak Edi sambil menunjuk ke arah simpang tersebut.


Ternyata jalan masuknya cukup kecil, Jika ada dua mobil maka harus benar benar pelan karna kalau tidak, Bakalan terjadi kecelakaan.


"Ini namanya dusun Sungai Rengas, setelah ini nanti ada desa Bulu Kasab, Terus Kembang Seri, Terus Rengas Sembilan, setelah itu Teluk Leban"


Kata pak Edi yang berusaha menjelaskan nama nama desa disana.


"Unik unik ya namanya "


Ucap si Rio sambil melihat kearah kiri mobil.


"Nanti kita mampir sebentar di desa Teluk Leban, Disana bapak punya teman namanya Ari, Orang madura"


Ucap bapak Edi


"Ketemu dimana pak, kok kenal ama dia?" tanya si wisnu kepada bapak Edi.


"Bapak dulu waktu masih mondok di jawa timur, Tepatnya di sukorejo, Bapak sering main kerumah bapak Ari, Rumahnya itu di mimbo, Dekat dengan pesantren Bapak"


Jawab pak Edi.


Sekitaran 20 menit perjalanan kamipun singgah di rumah pak Ari sebentar, mungkin bapak Edi sudah lama tidak bertemu dengan bapak Ari.


Dari perbincangan mereka sepertinya mereka teman dekat waktu dipondok Sukorejo dulu.


Setelah temu kangen bapak Edi dan bapak Ari di desa Teluk leban, kamipun melanjutkan perlajalanan menuju desa Batu Sawar.


"Habis ini kita nyebrang sungai, nanti kita gak bisa pakai mobil, Kita nanti pakai sepeda motor yang udah disiapkan disana"


"Duh kayaknya asik ni perjalanan kesana" ucap si Danu


Kamipun sampai di pelabuhan kecil, tempat menyebrang, hanya sebuah kapal kecil yang di beri nama "Ketek" bahasa orang disana.


Ternyata sungai yang akan kami sebrang lumayan besar, nama sungai itu "Batanghari" Sungai yang lumayan besar, dan sungai terpanjang di pulau sumatra.


Kamipun di arahkan ke kapal kecil itu alias "Ketek" sa'at kami naik ketek Tiba tiba cuaca mendung seperti ingin hujan.


Awan hitam sudah menyelimuti langit, Dan sepertinya tidak lama lagi bakalan datang hujan yang lebat.


Rio,Wisnu dan danu terlihat sedikit ketakutan ketika menaiki kapal kecil itu.

__ADS_1


"Lo gak takut ko?"


Tanya si Wisnu


"Udah biasa Wis, Orang Jambi asli Aku ni" Jawab ku


Ketek(perahu kecil) kami pun jalan menuju sebrang sana, yang terlihat seperti masih hutan.


Setiba kami sampai di sebrang, Hujan pun datang, Sangat deras sekali hingga baju kami semua basah.


Kami memakai 3 motor yang sudah disiapkan oleh warga sekitar.


Karna pakaian kami basah semua bapak Edi menyuruh untuk tetap lanjut.


"Kita udah basah juga,Lebih baik kita lanjut saja perjalanan ini"


Ucap pak Edi.


"Iya pak, mumpung lagi pengen main hujan heheh"


Jawab wisnu.


Ternyata untuk menuju ke desa batu sawar kami harus melewati hutan, ditengah hujan yang lebat di sertai petir, kami berlima tetap melaju dijalan kecil yang berlumpur, Sesekali ban motor kami meleset karna licinya jalan tanah.


Jalan disana sangat kecil hanya sebuah jalan tanah yang sering dilalui warga sekitar, di samping kiri dan kanan hutan yang masih asri.


Tiba tiba motor yang di kendarai oleh bapak Edi mogok, jadi kami terpaksa harus berhenti.


"Kenapa pak motornya?"


Tanya ku kepada bapak Edi.


"Gak tau ko, mungkin businya basah"


Jawab pak Edi


"Coba saya liat pak, biar saya yang benerin" Jawab si Rio.


Hujan bertambah lebat di sertai dengan petir,sementara kami berada di tengah tengah hutan, tubuh kami basah kuyub semua, badan mulai menggigil kedinginan, tampak pohon pohon besar di sekitar kami.


"Ko kawani Gua kencing, Gua udah gak tahan lagi"


Ucap si Danu dengan ekspresi menahan kencing.


"Kalian jangan sembarang kencing, disini gak sama ama di kota"


Jawab si bapak Edi yang lagi melihat Rio memperbaiki motor


"Ayo Gua kawani ..!, kencing disana aja"


Ucap ku ke Danu sambil menunjuk kearah lorong kecil diantara semak semak belukar.


"Ayo ko"


Jawab si Danu sambil berlari ke arah semak semak belukar.


Akupun ikut dibelakang Danu, jarak kami dengan rombongan sekitar 25 meter.


"Lo kencing di belakang pohon itu aja Dan" Jawab ku sambil menunjuk ke arah pohon besar yang sudah tua.


Danupun langsung berlari menuju pohon besar itu, Sementara Aku berteduh dibawah sebuah pohon sambil menunggu Danu selesai kencing.


Tidak lama kemudian tiba tiba


Duaaaarrrrrrrrrr


Suara petir yang sangat kuat disertai cahaya kilat.


"Astagfirullahhal'adzim"


Ucap ku sambil ketakutan mendengar suara petir tersebut.


Ketika kilatan cahaya petir, Aku melihat ke arah kiri didalam semak semak, Seperti ada seorang nenek yang lagi berdiri di bawah pohon rindang.


"Siapa itu"


Ucap ku dengan keras ke arah sosok nenek itu.


Tak ada jawaban sama sekali, Hatiku pun mulai khawatir lalu melihat ke arah Danu


"Dan udah belum?".


"Udah udah, Ayo pergi "


Jawab si danu sambil memperbaiki celana.


Aku menoleh ke arah sosok nenek itu lagi, Tapi tidak menemukannya sama sekali.


"Ayo dan jangan lama lama disini, Anak anak udah pada nungguin"


Aku sebenarnya lagi ketakutan, tapi tidak Aku perlihatkan.


Aku tidak memberitahu kepada teman teman dan bapak Edi mengenai insiden itu.


#Besambung#


Jangan lupa likenya ya, dan votenya.

__ADS_1


jika ada yang mau di tanyakan bisa di tulis di kolom komentar ya


__ADS_2