DESA YANG HILANG

DESA YANG HILANG
Entah Siapa Yang Salah


__ADS_3

Pohon itu semakin bergoyang kencang..


Tidak ada angin sedikit pun namun goncangannya begitu dahsyat.


"Ada orang hutan atau monyet kuat"


Tanya Wisnu Sambil menunjuk kearah Pohon.


"Coba di Sinar pakai senter yang Lu pegang Wis"


Ucap Danu


Wisnupun mengarahkan senternya ke arah pohon itu, Tampak dedaunan terlihat ketika sinar senter diarah wisnu ke pohon itu.


Ketika kami lihat, Tidak ada satupun hewan yang terlihat diatas pohon itu.


Pohon tersebut tetap masih bergoyang bahkan Bertambah kuat dari sebelumnya.


Tak lama kemudian angin pun kembali datang, Bara Api yang kami nyalakan tampak bertebaran di Sekitaran Tenda.


"Masuk tenda saja kita".


Ucap ku sambil melangkah menuju tenda


" Masuk masuk masuk"


Ucap Wisnu


Kami semua pun masuk kedalam tenda untuk menghindari Terpaan angin yang semakin kencang.


Suasa yang sudah membaik kembali menegangkan, Bagaimana tidak, Angin kencang menerpa tenda ditambah api yang telah padam karena kencangnya angin yang membuat bara bara api berhamburan.


Aku tidak tahu, apakah pohon itu masih bergoyang kencang atau tidak, Namun yang ku ketahui hanya angin yang kencang dan api yang telah padam.


Tak lama setelah angin datang, Tiba tiba turun hujan yang sangat lebat, suhu yang sudah dingin bertambah semakin dingin.


Kami pun kembali memakai sarung untuk mengurangi rasa dingin yang ada.


"Udah dingin ditambah hujan lagi, Gimana gak beku kita".


Ucap Wisnu


Tampak aku dan danu masih duduk didalam tenda namun si Wisnu Telah kembali baring, Seolah olah tidak menghiraukan keadaan yang datang.


" Lo gak khawatir Wis..?"


Ucap Danu yang masih duduk


"Khawatir juga lah Dan, Tapi ngapain juga di pikirin sekali, Cuekin aja, Palingan bentar lagi selesai hujan dan anginnya"


Ucap Wisnu yang masih di posisi baring sambil melipatkan tangan di belakang kepala untuk menjadi bantal.


"Enteng kali kalau Lo ngomong Wis"


Ucap Danu


"Lah terus gua harus ngapain Dan..?"


Tanya Wisnu


Danu tidak menjawab pertanyaan si Wisnu.


Aku dan Danu yang masih duduk, Sementara Wisnu yang sudah baring.


Hujan yang lebat ditambah angin yang begitu kuat.


"Kenapa tiba tiba muncul hujan ya..? Padahal dari tadi sore tidak ada tanda tanda mau hujan".


Ucap ku


Danu pun berkata


" Mungkin karena kita gak bisa melihat langit, Jadi gak kelihatan awan mendungnya".


"Iya mungkin"

__ADS_1


Saut Wisnu


Tak lama kemudian terdengar suara orang dari luar tenda.


"Wisnuuuuuuu, Wisnuuu"..


Suara itu seolah olah sedang memanggil wisnu


Aku dan danu mendengar suara itu namun si Wisnu tidak mendengar suara apapun


Seketika Danu pun berkata sambil menampar pundak ku


" Ko ko ko, Lo dengar gak..? Tadi ada suara orang manggil Wisnu"


"Iya Dan, Gua juga dengar"


Ucap ku kembali


Danu pun kembali bertanya kepada Wisnu Sambil menampar pahanya wisnu dengan kuat


PAAAAAK


Suara tamparan tangan Danu mengenai paha Wisnu


"Lo dengar gak Wis, Ada yang manggil Lu".


Wisnu yang baring pun kaget ketika ditampar oleh Danu


" Ahh Lo dan, Bikin kaget Gua aja, Mana sakit lagi paha gua, Suara apa Dan..?"


Ucap Wisnu sambil mengelus pahanya yang ditampat oleh Danu.


Danu pun menjawab


"Suara orang Wis, kayak manggil Lu"


"Ah mana ada itu, Loh kebanyakan Nonton film Horor Lo"


Ucap Wisnu kepada Danu


"Benaran ada wis, Gua juga denger suara itu"


"Tu kan,Gua ama Riko dengerin Suara itu, Lo kalau masuk hutan, Jangan asal bicara Wis, Udah tau hutan angker malah sembarangan ngomong"


Ucap Danu dengan suara tegas


Hujan di luar tenda tampak semakin deras, Namun angin yang kencang telah berhenti.


Ucap Wisnu yang masih baring


"Palingan Cuma imajinasi kalian itu, Anginnya pun sudah berhenti juga tu "


Suara yang memanggil wisnu pun kembali terdengar


"Wisnuuuuu Wissnuuuu Wisnuuuuuu"


Lagi lagi wisnu tidak mendengar suara apapun


"Tu Wis, Ada lagi suaranya"


Ucap Danu


"Ahh kalian terlalu banyak sandiwara"


Ucap Wisnu yang menyepelekan Danu


Saat suara itu kembali terdengar ketiga kalinya


"Wisnuuuuu Wisssnuuuuuu Wisnuuuuuu"


Tiba tiba


Dari luar tenda ada yang menggoyangkan tenda kami.


Wisnu pun terbangun dari baringnya

__ADS_1


Kemudian dia berteriak


“Heeeiii Siapa di luar”


Tenda pun berhenti bergoyang seketika.


“Pasti ada orang diluar”


Ucap Wisnu


Danu yang sudah ketakutan pun berkata


“Mana ada orang di tengah hutan angker gini”


Wisnu pun kembali menjawab


“Pasti ada itu, Ko coba kita cek diluar”


Aku pun menjawab ucapan Wisnu


“Lu ada ada aja dan, udah tau itu pasti sesuatu , Mustahil malam malam gini ada orang di hutan angker”


“Makanya kita cek dulu”


Ucap Wisnu yang sambil melangkah menuju pintu keluar, Tanganya pun menarik resleting pintu tenda


Sreeetttttttttt


Suara pintu tenda yang dibuka oleh Wisnu


Wisnu pun dari dalam tenda menyinari Daerah luar tenda dengan senter yang dia pegang


Kami yang didalam tenda terkena percikan hujan yang masih sangat lebat


“Gak ada itu Wis, tutup lagi pintu, Nanti basah tenda kita, Mana ada orang mau datang ke hutan ini kecuali kita”


Ucap ku


Di tengah hutan yang lebat tiba tiba dari arah luar ada sosok hitam tinggi berambut panjang dan berbulu menarik tangan wisnu, Seketika Wisnu pun menjerit minta tolong


“Tolongggg Kooooooooooo”


Teriak Wisnu yang sudah terseret oleh mahluk yang menariknya


Aku dan Danu menyaksikan Wisnu yang sudah di seret beberapa meter oleh mahluk hitam tinggi dan berbulu panjang.


Tampak tangan mahluk itu sangat besar sehingga sangat mudah bagi dia untuk menyeret tubuh Wisnu keluar dari tenda.


Danu pun berteriak ketakutan ketika melihat tubuh wisnu yang telah diseret oleh mahluk itu tadi.


“Koooo Wisnu di ambil mahluk itu”


Teriak Danu


Aku pun langsung meloncat keluar ketika melihat Wisnu diseret oleh mahluk itu, Aku berusaha mengejarnya yang sudah beberapa meter dari Tenda, Tampak tubuh Wisnu diseret kearah pohon yang bergoyang tadi.


Aku melihat jelas wisnu yang berusaha untuk memegang ranting ranting ketika diseret masuk kedalam semak belukar tersebut, Namun genggaman wisnu tidak sanggup menandingi kekuatan mahluk itu.


Aku berusaha berlari untuk menangkap tubuh wisnu, Namun aku tidak sanggup mengalahkan kecepatan Mahluk itu. Wisnu selalu berteriak minta tolong


“Tolonggggg Tolongggg Tolongggggg tolonggggg”


Teriak Wisnu


Tubuh wisnu dibawa masuk kedalam semak belukar menuju pohon asal mula kejadian, Ketika tubuh wisnu sampai di pohon itu, Tiba tiba mahluk itu menghilang.


Tubuh wisnu tergeletak tepat dibawah pohon itu.


Ketika aku sampai dipohon itu, Aku pun meraih tangan wisnu dan mencoba untuk mendirikan tubuhnya.


“Tolongg Tolongggg Tolonggg”


Teriak wisnu yang masih memejamkan mata.


“Bangun Wis, Cepat…!!! Mahluk itu udah hilang”

__ADS_1


Teriak ku kepada Wisnu


#bersambung#


__ADS_2