DESA YANG HILANG

DESA YANG HILANG
Kesedihan terbesar adalah kehilangan. Pegang erat orang yang disamping mu sebelum dia benar benar me


__ADS_3

"Danu Danuuuuuu Danuuu danuuuu"


Suara kami memanggil Danu yang tak tau kemana..


Tampak wajah wisnu yang khawatir kehilangan danu.


“Kemanalah danu ini”


Ucap Wisnu


“Aku pun heran wis, Padahal kalau dia mau kemana mana pasti bilang ke kita dulu”


Ucap ku


Kami pun berusaha mencari danu di sekitar tenda kami, Namun usaha kami tidak membuahkan hasil..


Setelah sekian lama aku dan wisnu memanggil danu dan mencarinya, Tiba tiba wisnu melihat seperti jalan kecil di dekat tenda, Seperti jalan yang baru di lalui seseorang. Karena tampak semak belukar atau pohon pohon kecil yang baru patah, tampak batang bekas patahan itu masih putih dan bergetah


“Kayaknya ini jalan si Danu tadi, karena pohonya masih baru dilalui seseorang”


Ucap wisnu


Aku pun berkata


“Yasudah Wis, kita ambil senter keduanya setelah itu kita masuk kesana untuk mencari danu”


Aku pun mengambi senter didalam tenda, karena walaupun sudah siang namun cahaya matahari masih sedikit..


Cahaya antara gelap dan terang didalam hutan tersebut.


Aku dan wisnu pun berangkat kedalam semak semak belukar, keluar dari jalan utama kami untuk mencoba mencari danu, kami masuk hanya berbekal kan dua senter.


Kami berjalan di jalan yang sudah ditempuh seseorang, tak tau itu danu atau orang lain, tapi besar kemungkinan itu adalah danu.


Sedikit demi sedikit kami mematahkan ranting yang kami lalui untuk membuat jalan kecil .


Wisnu berada dibelakang ku dan aku berada di posisi depan, karena wisnu takut untuk posisi di depan, jadi mau tidak mau aku harus di depan.


“Kemanalah Danu ini”


Ucap ku


“Tak tau juga ni danu pakai acara hilang, kesini mau nyelamatin Rio, eh malah dia yang hilang”


Ucap Wisnu


Kami pun melangkah terus kedepan tepat dijalur yang telah kami temukan


Tak lama kemudian Jalan tersebut tiba tiba buntu, tak ada lagi jalan selanjutnya


Jalan itu terhenti tepat di pohon duku.


“Lah ini kok gak ada lagi tanda tanda jalannya, Semak semak yang patah pun tak ada lagi,jalan ini terhenti tepat didepan pohon duku, terus bagaimana lanjutan kita ini”


Ucap ku kepada wisnu


“Lah terus bagaimana ko..? Berarti ini bukan jalan danu ini, karena kalau gak ada jalan ,otomatis tidak ada orangnya, Harusnya danu dibawah pohon ini”


Ucap Wisnu


Memang mengherankan sekali, Karena jalan itu benar benar buntu tepat didepan pohon duku.


“Yaudah kita pulang ajalah”


Uca ku kepada wisnu


“Yaudah yuklah kita kembali ke tenda”


Jawab Wisnu


Ketika kami hendak membalikkan badan menuju tenda,

__ADS_1


tiba tiba ada cairan jatuh dari atas pohon duku dan tepat mengenai keningnya si Wisnu


Tesssss


Suara cairan itu jatuh mengenai keningnya Wisnu


“Eh apa ni”


Ucap Si wisnu sambil memegang cairan yang menetes dikeningnya


“Kok merah”


Aku dan wisnu pun terhenti berjalan seketika.


Wisnu pun mencium bau cairan merah tersebut, kemudian berkata


“Kok bau sekali”


Cairan itu berupa lendir merah layaknya darah yang sudah lama dan sangat menjijikan.


“Ih darah apa itu Wis”


Ucap ku


Ketika itupun kami langsung melihat kearah atas kepala kami sambil menyenteri pohon duku itu.


Seketika kami terdiam melihat sosok yang ada diatas pohon tersebut.


Sosok tersebut berupa wanita berambut panjang, menggunakan gaun serba putih dengan darah meneters dikakinya.


Tampak tubuh danu ada disampingnya.


Sontak saja wisnu langsung kabur menuju tenda dengan sangat cepat.


Dan hanya meninggalkan ku sendiri


Sangat jelas aku melihat sosok itu, layaknya seperti sosok kuntilanak yang berada di film film.


Baru pertama kali aku saling bertatap tatapan dengan mahluk astral seperti ini.


Mahluk itu pun tertawa ketika kami saling bertatap tatapan


“Hiiiiiii hiiiiii hiiiiiiiiii , Kalian kenapa mengganggu ku”


“A Aaa Aapa maksudmu”


Ucap ku menjawab nya dengan terbata bata


Kemudian Si kunti menjawab


“Kalian mengganggu rumah ku”


“Ru rruuuu rrummah muu ..?”


Jawab ku


“Hiiihiiiii hiiiii hiiiii. Teman mu ini telah buang kotoran dirumah ku, Maka sebagai gantinya tubuhnya harus bersama ku, Hiii hiii hiii”


Aku pun tidak tau apa yang harus ku lakukan.


Ternyata danu telah BAB tepat dibawah pohon itu.


Tampak tubuh danu masih berada dipohon itu bersama kunti yang menyeramkan, ditambah tubuhnya yang sudah mengeluarkan belatung belatung besar.


Dari belakang ku tiba tiba si Wisnu berlari sambil membawa kayu kering disertai dengan daunya..


“Pergilah kau setan”


Ucap Wisnu sambil membakar kayu yang iya bawah tepat dibawah pohon itu


Aku hanya bisa melihat sosok wisnu yang penakut memberanikan diri mengusir hantu itu..

__ADS_1


Setelah ranting yang wisnu bawa ia bakar tampak api itu menyala besar, membakar ranting ranting pohon itu sehingga menimbulkan cahaya merah dan terang yang berasal dari api itu..


Setelah semuanya terbakar


Tampak hantu itu menghilang secara tiba tiba, tubuh danu masih tergeletak diatas pohon


Tampa berpikir panjang, akupun langsung memanjat pohon duku itu untuk menyelamatkan danu.


Kemudian membawa tubuhnya turun dari pohon duku.


Setelah sampai dibawah aku dan wisnu pun berusaha membawa danu ke tenda tempat kami istirahat dengan cara di gotong.


"Daann bangun daannn"


Ucap wisnu ketika sudah sampai didalam tenda sambil menepuk ringan wajah danu


"Ambilkan air kita wis, coba kita percikan dulu danu pakai air"


Ucap ku


Wisnu pun mengambil kan air yang berada diranselnya kemudian memberikanya kepada ku


"Ini ko"


Ucap Wisnu sambil memberikan botol air kepadaku.


Aku pun mengambil air itu dan membuka tutup botolnya, kemudian aku pun mencoba membacakan ayat ayat ruqiyah ke air tersebut, Setelah itu aku pun memercikan air itu ke wajah danu dengan membaca


"Bismillahirrohmaanirrohim"


Salah satu nama dari alqur'an adalah assyifa yaitu obat, Obat apapun itu baik dari penyakit zohir maupun penyakit hati, Apalagi orang yang sedang galau sangat bisa diobati dengan alqur'an, apapun masalah mu alqur'an akan mengobatinya, Ingat rencana allah lebih baik dari pada rencana hamba.


Setelah aku memercikan air itu ke wajah danu, Akhirnya danu pun sadar.


"Guaa ada dimana..?"


Ucap Danu yang baru sadarkan diri


"Lo hampir aja diambil kunti Dan"


Ucap Wisnu


Danu pun duduk seraya memegang kepalanya, kemudian berkata


"Gua gak ingat apa apa, yang gua ingat pas gua selesai buang air besar terus mau pulang ke tenda gua ditarik sesuatu, Setelah itu gua gak ingat apa apa lagi"


"Gimana perasaan lo sekarang...? Sanggup gak lanjutin perjalanan..?"


Tanya ku kepada danu.


"Minta gua air itu ko"


Ucal danu sambil menunjuk air yang aku gunakan tadi


Aku pun mengambil nya dan memberikan kepada danu, kemudian danu meminumnya


“Yuklah kita lanjutin perjalanan ini”


Ucap Danu sambil meletakkan air tersebut setelah meminumnya.


Kami pun membersekan semua barang kemudian membuka tenda dan melanjutkan perjalanan.


Perjalanan ini memang sangat sulit untuk dilaksanakan namun kami harus tetap melanjutkan perjalanan. Walaupun nyawa kami sebagai taruhannya.


Alqur’an adalah kitab suci yang bisa mengobati apapun masalah kita, Baik masalah rohani, Hati, percintaa, keluarga. Jadi jangan lupakan alqur’an jika ingin terobati dari segala macam penyakit.


Thanks for reading this Novel.


#bersambung#


Dua hari author tidak up load cerita, karena suasana hati author masih belum siap untuk melanjutkan ceritanyw dikarenakan ada suatu hal. Semoga kalian semua bahagia. 😇

__ADS_1


__ADS_2