DI CINTAI OPPA

DI CINTAI OPPA
GADIS KECIL


__ADS_3

Waktu makan siang pun tiba,Arumi dengan riang memasak makanan seperti tadi pagi. Dibantu oleh beberapa rekannya.


Pukul sebelas tiga puluh tengah hari, Arumi harus siap menyiapkan masakannya. Karena orang suruhan pak Lee akan datang mengambilnya. Dengan telaten Arumi bergelut dengan bahan-bahan masakan.


"mbak Arumi,bagaimana masakan nya sudah selesai belum. " ucap bu Nita.


"kurang sedikit bu. " jawab Arumi.


"baiklah,pastikan jika rasa masakannya seenak tadi pagi ya. " ucap bu Nita kepada Arumi.


"iya bu Nita. " jawab Arumi dan melanjutkan kembali aktifitas nya.


"hallo, " ucap bu Nita saat menerima panggilan telepon dari telepon genggam miliknya.


"ya tuan, baik. Saya akan menyuruh nya untuk mengantarkan makan siang nanti. Baik, ya. " ucap bu Nita membalas jawaban dari balik telepon dari sebrang. Bu Nita pun menutup kembali telepon genggam miliknya. Dirinya kini menghampiri Arumi.


"Arumi,apakah makan siang untuk tuan Han sudah siap...? " tanya bu Nita kepada Arumi.


"alhamdulillah sudah bu. " jawab Arumi dengan tersenyum ramah.


"baiklah kalau begitu.Arumi sekarang kamu ganti pakaian kamu. Karena kamu lah yang nanti akan mengantarkan nya langsung kepada tuan Han. " ucap bu Nita menerangkan.


"ta... tapi bu. " ucap Arumi terputus, karena di sela oleh bu Nita.


"sudah cepat lah. Sebentar lagi ojol nya mau sampai. " kata bu Nita yang berlalu pergi.


"ah... aku harus bagaimana...?aku tidak memiliki pakaian yang bagus. " ucap Arumi sedih.


"Arumi ini pakailah,kebetulan pakaian anak ibu ke bawa. Mungkin cocok untuk kamu,karena ukuran nya sama seperti kamu. " kata bu Nita dengan tersenyum.


"bu Nita... benar-benar bisa berubah-ubah sikap. Kadang dia baik, terkadang juga.... ah... sudahlah. " guman Arumi yang tengah bergelut dengan pemikiran nya sendiri.


"Arumi, ambil ini. Cepat sana,buruan ganti pakaian kamu...! " ucap bu Nita.


"i... iya bu. " jawab Arumi sembari mengambil pakaian yang dibawa oleh bu Nita.


Kini Arumi pun sudah sampai di depan kantor Han Company Group. Dirinya mondar-mandir tak menentu di depan pintu kantor. Banyak orang yang melihat nya merasa aneh, karena baru pertama kali ini mereka melihat Arumi. Dan semua itu tak luput dari pandangan kedua satpam yang bertugas disana.


"ada gadis cantik Man. " ucap salah satu satpam yang memanggil temannya dengan sebutan Man.


"iya Pul,sudah kurang lebih lima belas menitan ini dia mondar-mandir di situ. " jawab Maman sang satpam.


"kok gak kamu tanyai dia Man,sedang apa dia disana. " ucap Saipul.


"biar aku tanyai dia Man. " ujar Saipul dan berjalan menghampiri Arumi yang tengah mondar-mandir di depan pintu.


"permisi dek,adiknya kok dari tadi mondar-mandir disini kayak setrika. Ada perlu apa ya...?katakan biar saya bantu kalau bisa. " ujar Saipul sembari tersenyum ramah kepada Arumi.

__ADS_1


"maaf pak satpam,sa... saya takut. " jawab Arumi gugup.


"takut...? takut apa dek...? " tanya Saipul menyelidik.


"iya Pak satpam, saya takut kalau dimarahi sama tuan Han. Karena saya terlambat mengantarkan makan siang nya. " jawab Arumi jujur.


Ya, Arumi terlambat lima belas menitan dari jam yang ditentukan oleh tuan Lee.


"tuan Han iku sopo tow...? " ucap Saipul sembari berfikir. Pasalnya dirinya tidak tau kalau pemilik perusahaan telah diambil alih oleh anak pemilik perusahaan.


"Man,tuan Han ki sopo...? " tanya Saipul kepada Karman.


"tuan Han itu ya,bos kita tow Pul, Saipul... " jawab satpam yang bernama Karman itu.


"oalah,aku kan gak tau Man. " jawab Saipul.


"sebentar ya dek. " ucap Saipul.


"iya pak. " jawab Arumi menganggukkan kepala nya.


Saipul masuk ke dalam dan bertanya kepada salah satu stap disana.


"permisi bu,ada gadis kecil yang datang mencari tuan Han." ucap Saipul kepada salah satu stap perempuan yang ada disana.


"siapa dia Pul...? " jawab wanita tersebut dengan nada ketus.


"sudah suruh saja dia masuk,nanti aku sendiri yang akan menanyai nya langsung. " ucap wanita tersebut.


"baik bu. " jawab Saipul dan berlalu dari sana untuk menemui Arumi.


"dek ayo masuk...! " ajak Saipul.


"iya pak, makasih. Maaf telah merepotkan anda. " kata Arumi lalu masuk ke dalam kantor.


"untuk apa kamu mencari tuan Han, hah...!? " ucap wanita tersebut dengan nada ketus. Wanita tersebut pun melirik Arumi dengan tajam. Dan memperhatikan penampilan Arumi,yang begitu cantik walaupun tanpa make-up. Dengan memakai dress selutut berwarna merah muda.


"i... ini mbak,sa... saya mau mengantarkan ini. " ucap Arumi takut, karena sedari tadi Arumi melihat wanita didepan nya itu menatap nya dengan tidak suka.


"apa itu...? " tanya wanita tersebut.


"ini makan siang untuk tuan Han mbak. " jawab Arumi yang sedikit kurang rasa gugup nya.


"kamu siapa...? kenapa kamu yang mengantarkan makan siang untuk tuan Han...?atau jangan-jangan kamu naksir ya sama oppa, eh. Maksudnya sama tuan Han...?! " gertak wanita tersebut.


"bu... bukan... mbak. Mbaknya salah kira,saya adalah... " ucapan Arumi pun terputus karena tiba-tiba saja Han Tae Tsu berkata.


"apa urusan mu tentang siapa dia...?

__ADS_1


"dan siapa kamu...? " ucap tuan Han menanyai Arumi.


"sa.. saya Arumi tuan Han. Saya adalah... " lagi dan lagi ucapan Arumi terpotong.


"silakan ikuti aku...! " perintah Han Tae Tsu kepada Arumi.


"ba... baik tuan Han. " jawab Arumi dengan terbata. Dan mengikuti langkah kaki Han Tae Tsu. Sedangkan Park Lee Min, mengawal mereka berdua dari belakang.


Sesekali mata Arumi terkagum-kagum karena terpesona dengan interior bangunan yang indah.


Han Tae Tsu pun tiba-tiba menghentikan langkah kaki nya. Dan Arumi yang tidak melihat nya pun menabrak Han Tae Tsu yang tengah berdiri di depan nya.


"Aarrrhh... " ucap Arumi karena menabrak punggung Han Tae Tsu.


Han Tae Tsu pun terdiam bagaikan patung.


"ma... maaf tuan Han. Sa... saya tidak melihat anda. " ucap Arumi gugup, karena takut kalau tuan Han marah kepada nya.


"bagaimana kamu melihat saya, jika mata kamu saja sedari tadi jelalatan kemana-mana. " ucap Han Tae Tsu ketus.


"ma... maaf tuan Han. " ucap Arumi meminta maaf dan membungkukkan badan nya. Karena seperti itulah yang dirinya lihat di film drakor jika seseorang minta maaf.


"kamu tahu tidak ini jam berapa, hah...!?gara-gara kamu, aku harus menahan lapar yang cukup lama. " kata Han Tae Tsu dengan marah.


"bukankah cuma telat lima belas menitan, kenapa dia semarah ini. " guman Arumi dalam hati.


"ma... maafkan saya tuan Han. " ucap Arumi lagi dengan melakukan hal yang sama.Dirinya membungkukkan badan nya ke arah Han Tae Tsu.


"sudah,sekarang kamu temani saya makan. " perintah Han Tae Tsu kepada Arumi.


"ta... tapi tuan Han... " protes Arumi.


"apa hah,kamu mau membatah sayaa...? " ucap Han Tae Tsu lagi.


"eee... ti... tidak tuan Han. " jawab Arumi.


"tuan Lee,bawa semua file yang perlu saya tanda tangani. Saya mau menanda tangani nya sekarang juga. " perintah Han Tae Tsu kepada Park Lee Min asisten sekaligus teman dekatnya.


"baik tuan. " jawab Park Lee Min.


"dan kamu,suapi aku...! " ucap Han Tae Tsu kepada Arumi.


"su... suapi...? " tanya Arumi kepada Han Tae Tsu.


"ya suapi saya. Kenapa... mau protes...? " ti... tidak tuan Han. "kata Arumi dengan tersenyum kikuk.


" itu balasan nya karena telah terlambat membuang waktu ku makan siang. "guman Han Tae Tsu dalam hati sembari memandangi wajah cantik Arumi.

__ADS_1


" gadis kecil,kenapa juga dia harus bekerja menjadi asisten rumah tangga. Bukankah seharusnya dia masih harus sekolah. "ucap Han Tae Tsu lagi dalam hati.


__ADS_2