DI CINTAI OPPA

DI CINTAI OPPA
EPISODE 53


__ADS_3

Kini Arumi sudah berada di rumahnya, setelah diantar oleh Han Tae Tsu.Han Tae Tsu langsung pergi setelah mengantar Arumi pulang. Setelah sampai di rumahnya, Han Tae Tsu di hadang oleh Hong Han Na sebelum masuk ke dalam rumah.


"Darimana saja kamu Han...?? Apa kamu tahu, mama sangat mengkhawatirkan kalian...! " Ucap Hong Han Na dengan marah.


"Han lelah ma,nanti saja jawabnya. Han mau istirahat dulu. " Ucap Han Tae Tsu pada Hong Han Na.


"Dasar anak ini,kalau di tanyai. Banyak alasannya, " Omel Hong Han Na.


"Tuan Park, beri tahu Han.Untuk mempersiapkan diri, nanti pukul dua siang dokter akan ke sini...! " Perintah Hong Han Na kepada Park Lee Min.


"Baik nyonya besar. " Jawab Park Lee Min dengan santun.


"Dan satu lagi, nanti tepat pukul sebelas tiga puluh menit. Suruh dia ke ruang keluarga, nanti akan ada pak Haji kemari. " Ucap Hong Han Na lagi.


"Baik nyonya besar. " Jawab Park Lee Min.


"Ada lagi nyonya besar...? " Tanya Park Lee Min kepada Hong Han Na.


"Sudah itu saja. " Jawab Hong Han Na.


"Kalau begitu saya permisi dulu nyonya besar. " Pamit Park Lee Min kepada Hong Han Na.


"Ya." Jawab Hong Han Na singkat.


Park Lee Min pun kemudian menemui Han Tae Tsu di kamar Han Tae Tsu.


"Tok... tok... tok... " (Bunyi ketukan pada pintu kamar Han Tae Tsu.)


"" Ya,masuk...! "Jawab Han Tae Tsu dari dalam kamarnya.


" Ada apa tuan Park...? "Tanya Han Tae Tsu kepada Park Lee Min yang baru masuk ke dalam kamarnya.


" Nyonya besar menyuruh saya untuk mengingatkan anda sesuatu. "Ucap Park Lee Min menerangkan.


" Apa...? " Jawab Han Tae Tsu.


"Nanti pukul sebelas tiga puluh menit,anda disuruh untuk menemui nyonya besar di ruang keluarga. " Jawab Park Lee Min belum selesai bicara namun sudah dipotong oleh Han Tae Tsu.


"Apa lagi...? " Ucap Han Tae Tsu lagi.


"Nanti pukul dua siang akan ada dokter yang kesini tuan. " Kata Park Lee Min kemudian.


"Dokter...Siapa yang sakit...? " Tanya Han Tae Tsu kepada Park Lee Min.


"Maafkan saya tuan Han, saya tidak tahu itu. " Jawab Park Lee Min sembari menundukkan kepalanya.

__ADS_1


"Apa mama sakit...? " Tanya Han Tae Tsu pada dirinya sendiri.


"Tapi tadi terlihat segar bugar. " Ucap Han Tae Tsu lagi pada dirinya sendiri.


"Apa lagi tuan Park...? " Tanya Han Tae Tsu kepada Park Lee Min.


"Sudah itu saja tuan Han. " Jawab Park Lee Min kepada Han Tae Tsu.


"Oke baiklah. " Jawab Han Tae Tsu kemudian.


"Saya permisi tuan Han, " Pamit Park Lee Min kepada Han Tae Tsu.


"Ya, " Jawab Han Tae Tsu sembari mengibaskan tangan kanannya.


Park Lee Min pun kemudian meninggalkan Han Tae Tsu sendiri.


Han Tae Tsu tidak tahu,untuk apa dia harus bertemu dengan dokter. Sedangkan dirinya sehat-sehat saja. Apapun itu Han Tae Tsu tidak mau mengambil pusing.


Tepat pukul sebelas tiga puluh menit pak Haji pun tiba di rumah Han Tae Tsu.


"Assalamu'alaikum, " Ucap pak Haji mengucapkan salam.


"Waalaikumsalam, " Balas Hong Han Na.


"Silakan masuk pak Haji. " Ucap Hong Han Na mempersilakan pak Haji untuk masuk ke dalam rumahnya.


Setelah masuk,pak Haji menerangkan banyak hal tentang syarat-syarat lelaki yang ingin menikahi wanita muslim. Yaitu salah satunya harus Sunat. Setelah selesai menerangkan, pak Haji pun pulang.


Hong Han Na belum lama memeluk agama Is**m, begitu juga dengan Han Tae Tsu. Mereka memutuskan memeluk agama Is**m setelah menetap tinggal di Indonesia. Bukan karena sebab tinggal di Indonesia, namun memang karena hati mereka yang lebih mantap untuk berpindah agama.


Hong Han Na sengaja mengundang pak Haji kerumahnya untuk bertanya tentang syarat-syarat lelaki muslim menikah. Dan ternyata salah satunya adalah lelaki yang sudah baligh, atau lebih tepatnya yang sudah sunat. Semua syarat sudah ada pada Han Tae Tsu, kecuali satu yaitu belum sunat. Maka dari itu Hong Han Na mendatangkan dokter untuk menyunat Han Tae Tsu.


"Sunat... apa itu sunat...? " Tanya Han Tae Tsu pada mamanya.


"Ma, aku ini sudah besar. Pasti malulah kalau itunya aku dilihat oleh orang lain. " Keluh Han Tae Tsu pada mamanya.


"Tapi Han,ini adalah syarat yang tidak bisa terlewati. " Jawab Hong Han Na.


Sedangkan Park Lee Min yang mendengarnya malah senyum-senyum sendiri.


"Bagaimana...?Apa kamu sanggup dengan syarat ini...? " Tanya Hong Han Na pada Han Tae Tsu.


"Tapi kenapa harus sunat mah...?! " Seru Han Tae Tsu kesal.


"Ya, karena hanya itu syarat yang kurang pada dirimu Han...?Atau kamu mau batal nikah dengan Arumi...? " Ucap Hong Han Na menggoda putra semata wayangnya itu.

__ADS_1


"Pengorbanan Han, pengorbanan...! " Ucap Hong Han Na lagi.


"Apa tak ada cara lain...? " Tanya Han Tae Tsu pada mamanya.


Hong Han Na pun menggelengkan kepalanya.


"Baiklah kalau begitu. " Ucap Han Tae Tsu lagi.


"Apa...? " Tanya Hong Han Na kepo.


"Aku mau di sunat. " Jawab Han Tae Tsu kesal dan berlalu dari sana.


"Ingat nanti, pukul dua siang ini...! " Teriak Hong Han Na.


"Ya, " Jawab Han Tae Tsu sembari berjalan meninggalkan sang mama dengan di ikuti Park Lee Min yang mengekor di belakangnya.


Mendengar Jawaban dari Han Tae Tsu membuat Hong Han Na lebih tenang.


Sembari tersenyum Hong Han Na pun berkata,


"Ini adalah pengorbananmu, untuk dapat memenangkan hati Arumi. Mama yakin kamu pasti akan hidup bahagia bersama dengan Arumi kelak. " Ucap Hong Han Na.


Setelah sampai di ruang kerja, Han Tae Tsu memikirkan sesuatu.


"Bagaimana jadinya nanti kalau aku harus sunat, huuuf... " Keluh Han Tae Tsu kepada Park Lee Min asisten pribadi kepercayaannya itu.


Bukannya menjawab pertanyaan dari Han Tae Tsu Park Lee Min malah senyum-senyum sendiri sejak tadi.


Han Tae Tsu melihat Park Lee Min yang sedang senyum-senyum mendengar keluhannya. Lalu dia melemparkan bolpoin ke arah Park Lee Min yang berdiri di depannya.


"Puas kamu. " Ucap Han Tae Tsu kesal.


"Ma... maafkan saya tuan. " Jawab Park Lee Min sembari menahan tawa.


Han Tae Tsu mulai menatap benda yang melingkar di tangannya.


"Pukul dua belas tiga puluh menit. " Ucap Han Tae Tsu.


" Masih kurang satu jam setengah lagi. " Ucapnya lagi.


"Tuan Park,bagaimana dengan lelaki itu...? " Tanya Han Tae Tsu pada Park Lee Min.


"Dia berada di gudang kosong, di tengah hutan tuan. " Jawab Park Lee Min pada Han Tae Tsu.


"Jangan sampai kabur,aku mau melihatnya setelah pernikahanku dengan Arumi selesai. " Ucap Han Tae Tsu.

__ADS_1


"Baik tuan. " Jawab Park Lee Min.


__ADS_2