DI CINTAI OPPA

DI CINTAI OPPA
Episode 28


__ADS_3

"apa yang kamu lakukan WAHYU...!!? " teriak bu Nita yang baru saja masuk ke dalam dapur.


Wahyu membulatkan kedua mata nya karena terkejut akan kedatangan bu Nita secara tiba-tiba.


"bu... bu Nita...! " seru Wahyu.


Sedangkan bu Nita hanya menatap Wahyu dengan nanar. Dirinya baru tahu selama ini,ternyata Wahyu sering menindas bawahannya selama bu Nita tidak ada.


Wahyu yang belum menerima jawaban dari bu Nita pun berkata.


"ini bu,saya cuma mau mencicipi masakan Arumi.Bukankah alangkah baiknya masakan Arumi saya cicipi terlebih dahulu sebelum disajikan untuk nyonya besar dan tuan muda. Takutnya kalau-kalau masakan Arumi ada yang pas dengan lidah mereka. " ujar Wahyu berbohong.


Bu Nita hanya mengulas sebuah senyuman.


"dia berani membohongi aku. Jelas dari awal aku melihatnya. " batin bu Nita.


"Arumi...?? kenapa dengan keningmu itu? " tanya bu Nita yang melihat kening Arumi berdarah. Walaupun sebenarnya dirinya tahu kalau Arumi habis terjatuh karena ulah Wahyu.


"oh... ini bu. Ini tadi saya terpeleset, saya tidak tahu kalau lantainya licin. " bohong Arumi menutupi kesalahan Wahyu.


"makanya, kalau punya mata itu dipakai. Jangan sok-sokan jadi orang...!! " sahut Wahyu dengan nada ketus.


Bu Nita menggelengkan kepala nya melihat reaksi Wahyu. Padahal dirinya melihat dengan mata kepala nya sendiri kalau Wahyu lah yang menyebabkan Arumi terjatuh dan kepala nya terbentur meja.


"kamu lain kali hati-hati ya Rumi, jangan ceroboh. " ucap bu Nita dengan nada lembut.


"iya bu, lain kali Arumi akan lebih berhati-hati lagi. " jawab Arumi tersenyum.

__ADS_1


"udah bu,jangan terlalu di kasihani dia. Nanti lama-lama ngelunjak...! " sarkas Wahyu sembari meninggalkan dapur.


"sial...!! kalau wanita tua itu ada, yang ada aku gagal terus untuk menyingkirkan Arumi." gerutu Wahyu dalam hati.


Setelah melihat Wahyu yang sudah jauh dari dapur, bu Nita pun mendekati Arumi. Dirinya memegangi salah satu bahu Arumi.


"kamu memang anak yang baik hati.Walaupun kamu sudah ditindas oleh Wahyu,namun kamu masih mau menutupi kesalahannya. " ucap bu Nita sembari tersenyum.


Sedangkan Arumi yang mendengar ucapan dari bu Nita pun terkejut. Pasalnya dirinya tidak tahu kalau bu Nita sudah berada didapur itu, sebelum kejadian tadi.


"a... apa maksud ibu...? " tanya Arumi bingung.


Bu Nita pun malah tersenyum. "sudah siapkan masakanmu,sebentar lagi nyonya besar akan segera sampai. " kata bu Nita kepada Arumi.


"iya bu,kurang sedikit lagi. " jawab Arumi tersenyum.


Bu Nita pun membalas senyuman dari Arumi. Dan tanpa Arumi sadari kalau bu Nita tengah menyimpan sesuatu barang yang dirinya letakan jauh dari jangkauan orang. Benda kecil itu,dia taruh di tempat yang mampu mengakses seluruh ruang di dapur.


"iya bu. " jawab Arumi singkat.


"baiklah saya kesana dulu ya Rumi...!? " kata bu Nita lagi.


"iya bu. " jawab Arumi sembari tersenyum.


Bu Nita pun meninggalkan Arumi sendirian di dapur. Pasalnya semua asisten rumah sedang sibuk dengan kesibukannya masing-masing.


Setelah selesai memasak. Arumi pun langsung mencari bu Nita sesuai dengan perintah Bu Nita. Arumi mencarinya di ruang tengah. Arumi melihat bu Nita yang tengah sibuk memberi arahan kepada para asisten rumah yang lain. Setelah dilihatnya bu Nita tidak begitu sibuk, Arumi pun mendekati nya.

__ADS_1


"bu Nita...? " sapa Arumi dengan tersenyum.


Bu Nita menatap Arumi sejenak,dan dirinya pun tersenyum ke arah Arumi.


"sudah selesai memasak nya...? " tanya bu Nita kepada Arumi.


Arumi pun menganggukkan kepala nya sembari tersenyum. "sudah bu. " jawabnya.


"mari ikuti ibu. " perintah bu Nita kepada Arumi.Arumi pun mengekor dibelakang bu Nita.


Bu Nita pun masuk ke dalam kamar tidurnya. Dirinya mengambil sesuatu dari lemari milik nya, lalu memberikan nya kepada Arumi.


"pakailah ini,ini masih baru.Ibu baru saja membelinya beberapa hari yang lalu. " ucap bu Nita sembari memberikan Arumi sebuah dress cantik.


"tapi bu, bukan nya Arumi mau menolak pemberian dari ibu. Tapi Arumi rasa ini terlalu bagus untuk Arumi. Dan Arumi tidak pantas menerima nya bu. " tolak Arumi secara halus.


"pakailah ini...!!" perintah dari bu Nita yang agak meninggikan nada bicara nya.


Arumi yang melihat perubahan dari bu Nita pun, akhirnya mau menerima nya dengan terpaksa.


Sedangkan di dalam dapur.


"gadis sialan itu tidak tahu,siapa aku. Aku akan membuatmu keluar dari mansion ini, setelah nyonya besar dan tuan muda oppa ku memakan masakanmu ini. Hahaha.... " ucap Wahyu disela-sela tawanya.Wahyu mencampurkan sesuatu ke dalam masakan yang telah dibuat oleh Arumi.


Seseorang mengecek telepon pintarnya. Dirinya tersenyum,karena ternyata benar dugaannya kalau Wahyu akan membuat ulah. "kamu tertangkap basah Wahyu. " ucap nya dalam hati.


Selang beberapa menit nyonya besar dan tuan muda pun akhirnya sampai di mansion. Semua asisten rumah sudah berbaris rapi berjejeran menyambut kedatangan nyonya besar dan tuan muda mereka.

__ADS_1


Hong Han Na, Han Tae Tsu dan juga tak ketinggalan dengan Park Lee Min sudah berada di ruang makan saat ini. Han Tae Tsu sedari tadi pandangan nya mencari sosok Arumi, namun yang dicari tidak terlihat.Dengan rasa kecewa Han Tae Tsu merelakan ketidak hadirannya Arumi.


"kemana perginya gadis itu...!" batin Han Tae Tsu.


__ADS_2