DI CINTAI OPPA

DI CINTAI OPPA
Episode 31


__ADS_3

"kamu dimana Arumi, aku merindukan kamu. Walaupun kita kini sudah tidak bersama lagi, walaupun kita sudah tidak menjadi suami istri lagi. Akan tetapi, aku berharap untuk bisa menemui mu lagi. Aku mencintaimu Arumi. " batin Herman.Herman pun berlalu pergi meninggalkan tempat tersebut.


Setelah kepergian Herman, kedua penjaga tersebut pun berbincang-bincang.


"kasihan tuan Herman,dirinya seakan bagaikan raga tanpa roh. Setelah kepergian Arumi,istri muda nya. " ucap salah satu penjaga.


Sedangkan orang yang satu nya lagi penasaran tentang ucapan dari sang teman. Karena dia bukan asli orang sini, yang tidak tahu menahu tentang kisah keluarga bosnya yang sekarang.


"istri muda...? memang nya tuan Herman memiliki istri berapa...? kok kamu bilang istri muda...? " celetuk nya.


Sang penjaga yang kebetulan orang asli didesa sini pun mulai bercerita.


"sebenarnya tuan Herman itu sudah menikah berulang kali. Dan baru mengetahui kebusukan bulek Tuti setelah dirinya menikahi Arumi istri termuda nya, dan memang masih bocah tu istri. Dia cantik dan baik hati,dulu saja aku sempat cemburu sama tuan Herman. Karena beliau mendapatkan istri sesempurna Arumi.Awal mula, tuan Herman tidak menyukai Arumi. Karena yang dirinya tahu, Arumi pasti akan seperti istri-istrinya yang sebelumnya. Mereka hanya menginginkan harta tuan Herman. " ucap penjaga lama menjeda ucapan nya.


Sedangkan penjaga yang baru pun bertanya.


"istri-istri nya sebelumnya,ada berapa istri tuan Herman memang nya...?? " tanya penjaga yang baru kepo.


"tuan Herman sudah empat kali menikah, dan yang terakhir dengan Arumi. " terangnya.


"empat kali...? lantas kemana istri-istri nya yang sebelumnya...? apa mereka tidak marah,dengan tuan Herman yang ingin menikah lagi untuk ke empat kali nya...? " jawab penjaga baru.


Penjaga lama pun berbicara, "bulek Tuti lah yang menyebabkan semua itu. Dan asal kamu tahu, tuan Herman tidak seperti juragan kaya yang lain. Yang memang memiliki hobi mengkoleksi istri. Dia pria baik,dan penyayang. Dia tipe pria setia. " ungkap nya lagi.

__ADS_1


"karena obsesi bulek Tuti lah, yang ingin memiliki tuan Herman beserta hartanya. Yang menjadikan hidup tuan Herman menderita. " ucap penjaga lama kemudian.


"maksud kamu...? " tanya penjaga yang baru penasaran.


"ya, bulek Tuti mencintai tuan Herman. Padahal tuan Herman itu adalah keponakan nya sendiri, anak dari kakak kandungnya yang bernama ... siapa ya aku lupa nama ibu nya tuan Herman. " jawab penjaga lama sembari nampak berpikir.


"wah, ternyata gila juga wanita itu. " ucap penjaga baru sembari menunjuk ke arah bulek Tuti yang sedang dikurung di dalam kamar.


"bukan hanya gila,tapi memang sudah putus urat malunya. Ya wong ponakannya sendiri malah mau ia nikahi. Pantes saja selama ini dirinya selalu menolak jika dilamar orang,ternyata alasan nya sungguh mengejutkan. " ungkap nya.


"Herman... Herman... sayang, sayangnya bulek... hahaha.... hahaha... " teriak bulek Tuti yang selalu menggema didalam rumah tersebut.


Sedangkan di tempat lain...


Hong Han Na yang melihat Arumi sendiri, dirinya pun segera mendekati Arumi.


Arumi yang melihat kedatangan nyonya besarnya segera berdiri dari posisi duduk nya tadi.


"nyonya, " sahutnya.


Hong Han Na tersenyum lembut ke arah Arumi. Dirinya melihat jas Han Tae Tsu yang masih menempel ditubuh Arumi seperti semula. Hong Han Na pun mencoba untuk menggoda Arumi, walaupun dirinya tahu semua nya.


"bukankah itu jas milik Han, kenapa ada sama kamu...?? " tanya Hong Han Na kepada Arumi.

__ADS_1


"i... iya nyonya,ini memang jas milik tuan Han. " jawab Arumi gagap.


Hong Han Na pun tersenyum lagi... "aku tahu semua nya,dan aku berharap kamu mau mengakuinya Rumi. " ungkap Hong Han Na yang mulai memancing Arumi.


"mak... maksudnya nyonya...? " tanya Arumi gugup yang tidak mengerti tentang maksud yang dibicarakan oleh Hong Han Na.


Lagi-lagi Hong Han Na mengulas senyuman di bibirnya. "Han Tae Tsu, dia mencintaimu Arumi. " jawab Hong Han Na secara gamblang tanpa memperdulikan perubahan dari lawan bicara nya itu.


Arumi terkejutnya bukan main,mendengar penuturan big bos nya itu. Dan belum sempat Arumi menjawabnya,tiba-tiba Hong Han Na berkata lagi.


"aku merestui kalian, dan aku akan segera mengurus pernikahan kalian. " ucap Hong Han Na tanpa meminta persetujuan dulu kepada Arumi.


"ta... ta... tapi nyonya...? " seru Arumi yang tiba-tiba lidahnya sulit untuk di gerakan.


"aku tidak menerima penolakan. " jawab Hong Han Na mengambil keputusan,dirinya pun berlalu dari kamar yang saat ini masih ditempati oleh Arumi.


Setelah kepergian Hong Han Na.


"apa ini mimpi. " seru Arumi sembari mencubit kedua pipinya sendiri.


"aduh... i... ini sungguhan. " ucap Arumi kepada dirinya sendiri.


Dan sejak hari itu, Arumi diperlakukan bagaikan seorang tuan putri.Akan tetapi untuk masalah memasak, Arumi masih melakukan nya. Karena dirinya tidak ingin hanya berdiam diri tanpa melakukan sesuatu hal. Semua asisten rumah tangga di mansion itu sudah diganti dengan orang baru. Dan kali ini Hong Han Na langsung yang memilih nya. Kecuali bu Nita, karena beliau sudah lama mengabdikan dirinya di keluarga Han. Jadi dirinya masih dipekerjakan di sana.

__ADS_1


Setelah kejadian itu,dalam hati Han Tae Tsu merasa bahagia, walaupun dirinya selalu menampakkan aksinya yang dibuat menolak perjodohan ini. Berbalik dengan hati nya yang berteriak-riak bahagia.


"mama tahu apa yang aku inginkan, " seru nya dalam hati.


__ADS_2