
Di dalam kamar. Arumi berpikir keras, bagaimana caranya untuk bisa menghindari ajakan Hong Han Na dan Han Tae Tsu.
"Aku harus bagaimana,tidak mungkin aku bilang tidak mau. Aku harus mencari cara untuk tidak pergi ke kota P, tapi dengan cara apa...?? " Pikir Arumi bingung.
"Bagaimana pun juga, pasti bulek Tuti akan menyakiti aku lagi. Bilamana dirinya tahu aku kembali ke kota P. Dan bukan cuma aku,ibu maupun keluargaku pasti akan terkena getahnya. Ya... Allah,tolong lah hamba-Mu ini. " Keluh Arumi pilu.
Arumi bingung memikirkan bagaimana caranya agar dirinya tidak ikut ke kota P. Hingga dirinya malah ketiduran.
Tok... tok... tok... (bunyi ketukan pintu).
"Arumi,ayo kita sudah ditunggu oleh Han. " Ucap Hong Han Na dari balik pintu kamar Arumi.
"Ya,sebentar... " Jawab Arumi dengan suara khas bangun tidur.
Cekrek... (bunyi pintu dibuka).
Nampaklah Hong Han Na,yang sedang berdiri di depan pintu kamar Arumi.
"Mama...?? " Ucap Arumi terkejut.
"Kenapa belum siap...?...Han sudah menunggu kita dibawah.Cepatlah bersiap mama tunggu kamu. " Ucap Hong Han Na kemudian.
"Maafkan Arumi mah,Arumi tadi ketiduran. " Jawab Arumi.
"Sudah gak apa-apa,sini mama bantu." Ucapan dari Hong Han Na sembari membantu Arumi mengemasi pakaian nya.
Tak berselang lama,Arumi pun sudah siap.Dia hanya membawa pakaiannya beberapa pasang saja.
__ADS_1
"Sudah...?? " Tiba-tiba suara bariton dari Han Tae Tsu mengagetkan Arumi maupun Hong Han Na.
Hong Han Na memandangi wajah putra semata wayangnya dan berkata,
"Kenapa kamu kesini...? " Tanya Hong Han Na menyelidik.
"Ma,waktu ku gak lama. Tidak mungkin kan aku telat gara-gara dia. " Ungkap Han Tae Tsu beralasan.
"Maksud kamu...? " Jawab Hong Han Na penuh dengan tanda tanya.
"Mah,besok aku ada rapat dadakan di kota S.Jadi sebelum kita ke kota P.Kita akan singgah dulu ke kota S.Lagipula kota P melewati kota S juga,jadi sekalian jalan. ".Terang Han Tae Tsu.
" Kira-kira butuh waktu berapa jam kita sampai di kota P dari kota S...?? ".Tanya Hong Han Na kepada Han Tae Tsu.
" Kurang lebih butuh waktu tiga jam,itu pun kalau tidak terkena macet. "Jawab Han Tae Tsu asal.
" Oke,ayo kita berangkat...! "Ucap Hong Han Na.
Hong Han Na pun segera pergi dari sana dan meninggalkan Arumi serta Han Tae Tsu berdua. Setelah menyuruh Han Tae Tsu membantu Arumi untuk membawa barang bawaan nya.
Akhirnya sampailah mereka di depan rumah. Hong Han Na masuk ke dalam salah satu mobil yang sudah disiapkan untuk dirinya. Dia sengaja menyiapkan mobil untuk dirinya sendiri, agar bisa memberi waktu luang untuk Han Tae Tsu dan Arumi berduaan.
Tak lama kemudian Arumi mengikuti Hong Han Na masuk ke dalam mobil yang sama,namun tidak diizinkan oleh Hong Han Na.
"Arumi,kamu satu mobil dengan Han Tae Tsu. Biar mama disini sendiri. Soalnya mama tidak bisa tidur jika ada banyak orang di dalam satu mobil.Cukup mama sama pengemudi saja, oke...! " Ucap Hong Han Na beralasan.
"Ta... tapi mah. " Jawab Arumi terbata.
__ADS_1
"Sudahlah, cepatlah masuk ke dalam mobil. Sebelum Han Tae Tsu memanggilmu. " Terang Hong Han Na kepada Arumi.
"Baiklah mah. " Jawab Arumi dengan terpaksa.
Akhirnya dengan terpaksa Arumi memberanikan diri masuk ke dalam mobil Han Tae Tsu.Setelah itu mobil pun berangkat ke arah tujuan.
Hanya terdengar suara deru mesin di dalam mobil. Walaupun ada tiga orang yang berada di dalam mobil tersebut.Arumi duduk di kursi belakang sopir sedangkan Han Tae Tsu duduk di depan bersama dengan Park Lee Min yang sedang mengemudi.
Arumi pun tertidur pulas,saking ngantuknya.Begitu pula dengan Han Tae Tsu.Waktu berjalan begitu cepat, tak terasa mereka sudah sampai di kota S.
Han Tae Tsu pun turun dari mobil,begitu pula dengan Park Lee Min. Mereka sengaja turun dari mobil tanpa membangunkan Arumi yang tengah tidur dengan pulasnya.
Sedangkan mobil yang di tumpangi oleh Hong Han Na selalu setia membututi mereka dari belakang.
Sejak rapat di mulai,Han Tae Tsu nampak tidak fokus.Dirinya sesekali melihat benda yang melingkar di pergelangan tangannya.
"Sudah bangunkah dia...? " Batin Han Tae Tsu di dalam hati.
Sesekali Park Lee Min melirik ke arah tuannya. Baru kali, dirinya melihat tuannya bertingkah aneh seperti ini.Bahkan tidak fokus dengan rapat yang sedang dihadirinya.
"Apa yang kamu pikirkan tuan...?Kau benar-benar sudah berubah. " Batin Park Lee Min.
Tiba-tiba saja Han Tae Tsu berdiri dan berkata,
"Tuan Park,tolong kamu handle rapat ini. Aku ada urusan sebentar. " Terang Han Tae Tsu mencari alasan.
"Baik tuan. " Jawab Park Lee Min.
__ADS_1
"Aku yakin urusan itu pasti ada sangkut pautnya dengan nona Arumi. " Pikir Park Lee Min.
Han Tae Tsu pun pergi kepakiran untuk menemui Arumi yang sedang berada di dalam mobil.