Dokter Tampan, Sarangheo

Dokter Tampan, Sarangheo
18


__ADS_3

"Dokter pasti bisa melupakan aku, dan" ucap Ara menjeda ucapan nya


"Dan terima kasih sudah mencintai aku,dan kisah kita sudah berakhir sampai disini". Lanjutnya meneruskan ucapan nya tadi, .segera ia keluar dari mobil Hendri dan masuk kerumah, air mata nya tumpah saat dia sampai kekamar nya,dia menangis tersedu sedu,hatinya sakit setelah mengucapkan perpisahan pada Hendri.


*******


Hendri saat ini sama hal nya dengan Ara, dia pulang dalam keadaan hati yang tidak baik baik saja, hati nya hancur,sakit tapi tak berdarah,seolah bernafas pun sulit,sesampai nya ia dikamar nya ia melihat Vivi duduk menunggu nya dan menatap nya dengan serius, melihat Vivi sedang menatap nya ia mencoba menetralkan suasana hati nya,ia mencoba untuk tenang.


"Maaf, aku baru pulang". Ucapnya senetral mungkin.


"Aku tau semuanya Hendri, bisa kamu jelaskan ke aku, siapa wanita itu?" Ucap nya mengintrogasi yang ingin tau dari mulut Hendri sendiri.


"Ka..kamu, tahu?" tanya nya sedikit gugup.


"Ya, sekarang jelaskan. Aku ingin mendengar dari mulut mu sendiri." Ucap Vivi tegas.


Sebelum memulai menjelaskan dengan Vivi Hendri menarik nafas agar ia lebih tenang saat bicara,

__ADS_1


"hufff...sebelum nya aku minta maaf, a.. akuu..ada wanita lain disini" ucap nya memegangi dada nya, nama nya mutiara, dia gadis baik," ucap nya


"Bagaimana bisa dibilang baik kalo dia mencintai suami orang". ucap nya Vivi


"Awalnya dia tidak tahu aku sudah mempunyai istri,dan saat dia tahu dia menjauhi ku,dia itu gadis baik Vi," ucap nya lagi menyatakan bahwa Ara gadis baik baik.


"Kamu mencintai nya?" tanya Vivi lagi, air mata nya mulai menggenang di pelupuk mata,ia mengangkat kepalanya agar air mata nya tidak tumpah.


"Ya, aku sangat mencintai nya, maafkan aku Vi," ucap Hendri merasa bersalah.


"Aku tidak tahu ini cinta atau apa,tapi bersama nya aku merasa nyaman,aku merindukannya bila dia jauh, aku merasa sangat bahagia bila melihatnya bahagia dan sedih saat dia bersedih"


air mata Hendri juga menetes saat mengatakan itu,dia merasa bersalah pada Vivi istrinya, tapi dia juga gak bisa menyangkal akan perasaanya.


"Aku akan mengizinkan mu menikahi gadis itu." ucapnya tegas.


Hendri yang mendengar itu melongo karena kaget akan apa yang baru saja diucapkan Vivi, ia mendekat dengan Vivi dan menyuruh Vivi untuk mengulangi lagi ucapannya karena mungkin dia salah pendengaran.

__ADS_1


Vivi tetap berkata sama kalo dia mengizinkan nya menikah lagi dengan Ara,wanita yang dicintai nya,


"Aku ikhlas, hanya itu yang bisa aku berikan untuk kebahagian mu, selama ini kamu tidak pernah mendapatkan cinta dan kebahagiaan, dan sekarang akan aku berikan cinta itu walau melalui oran lain". Ucap Vivi lirih,mata nya berkaca kaca karena tangis nya, seketika Hendri langsung memeluk Vivi,dia juga ikut menangis, bahagia sedih campur aduk,


"Terima kasih Vi, terima kasih" ucap nya sambil memeluk Vivi.


.


.


.


************


lanjut besok lagi ya..😊😊


jangan lupa tinggalkan jejak ya🙏

__ADS_1


__ADS_2