Dokter Tampan, Sarangheo

Dokter Tampan, Sarangheo
43


__ADS_3

Setelah seminggu absen kuliah kini hari ini Ara kembali masuk kuliah. Seperti biasa ia diantar Hendri sampai depan kampus.


"Hati hati sayang, ingat jangan kecapean.Kalo kamu sampai kelelahan mas gak akan kasih kamu masuk kuliah". Ucap Hendri memperingati Ara seraya mencium kening Ara.


"Iya mas, Ara paham.Assalammualaikum". Jawabnya mencium punggung tangan suaminya dan membuka pintu mobil untuk keluar.


"Waalaikumsalam... nanti mas jemput."


Ara pun masuk setelah melihat mobil Hendri menjauh dari pandangannya.


**


"Assalamualaikum kakak ipar". ucap Ara duduk disebelah sabilah.


"Waalaikumsalam..eh, lho uda masuk? apa uda gak mabok lho?" tanya sabilah


"Tidak..mabok gue pas pagi aja kok, jadi bisa lah kuliah. Sayang banget kalo harus cuti panjang."


"Bagus lah kalo gitu."


eh denger denger kita kedatangan dosen baru bahasa Inggris hari ini, pengganti pak Ben".


"Oak Ben diganti? kenapa? tapi bagus deh ngantuk Mulu kalo sama pak Ben." Ucap Ara senang.


Mereka berdua tertawa kala mengingat mata kuliah pak Ben mereka selalu mengantuk, bahkan sabilah pernah ketiduran. tawa mereka terhenti karena seseorang memasuki ruang kelas, seorang wanita cantik, berparas tionghoa,berkulit putih dan tinggi semampai.


"good morning"


"Morning Miss ucap semua siswa siswi dikelas".


Ternyata yang masuk adalah dosen baru yang barusan Ara dan bilah bicarakan.


"Oke, perkenalkan nama saya melava. Panggil aja Miss Mela." Ucapnya memperkenalkan diri.


dan Miss Mela mengabsen siswa nya satu persatu untuk mengetahui dan mengenali siswa siswi nya. dan pandangan nya tajam saat memanggil nama Ara.

__ADS_1


"Kenapa tu Miss Mela? serius amat melihat lho Ra! seperti lihat musuh tau gak." Ucap sabilah yang memperhatikan Mela.


"Meneketehek sabilah. Kenal nggak, jumpa juga baru ini." Ucap Ara berbisik.


"Hei kalian berdua yang bisik bisik ! Silahkan keluar jika masih ingin mengobrol.saya tidak suka siswi yang tidak displin dalam belajar." ucap Mela menunjuk Ara dan bilah.


" M..maaf Miss." ucap mereka kompak.


"kali ini saya maafin,tapi lain kali gak akan saya maafin." ucapnya tegas.


"baik Miss" jawab mereka lagi kompak.


kini pelajaran Miss Mela sudah selesai, Ara dan sabilah menghembuskan nafas lega setelah kepergian dosen killer itu.


"Gila tu dosen, serem amat. kirain dari tampangnya cantik dia baik dan lembut,nyatanya kk killer abis." sabilah mengoceh kesal dengan dosen baru.


"Ia mending juga pak Ben, walau pun bikin ngantuk tapi tidak killer dan tidak bikin spot jantung". sambung Ara.


"Yaa udah yok kita kantin". ajak sabilah merangkul Ara.


"intan. ada apa?"


yang memanggilnya adalah intan sang cewek paling top dikampus, sekaligus rival nya Ara. dia sangat iri dengan Ara yang pintar dan jadi dikagumi oleh cowok cowok dikampus.


"kamu sudah menikah?" tanya nya sinis.


"iya emang kenapa?" tanya Ara heran.


"Jadi benar kamu sudah menikah dengan pria sudah beristri?"


"dasar pelakor" sambung nya lagi dan tertawa mengejek.


"Ahey..jaga mulut lho ya. siapa yang pelakor? Ara bulan pelakor ya. jangan asal bacot lho kalo gak tau permasalahannya." sanggah sabilah kesal mendengar Ara diledek.


"haaahaa....yang namanya menikah dengan pria beristri apa namanya kalo bukan pelakor! perebut laki orang." ia menekankan kata perebut laki orang.

__ADS_1


"Ara tidak mauengambil pusing ledekan wanita satu ini, ia mengajak bilah untuk pergi, tapi ia ditahan oleh intan.


"hellloo... pengumuman semuanya" jerit nya memberi pengumuman dikantin.


"ada pengumuman penting ni. kalian tahu mutiara putri Rahman. dia sudah menikah dengan seorang pria yang sudah beristri. alias PELAKOR." sambung nya


Ara melihat semua pengunjung kantin memandanginya dengan tatapan tidak suka.


"dan kabarnya lagi ia sedang hamil hasil selingkuh dengan suami orang." sambung intan lagi dan otomatis membuat semua orang riuh berprasangka jelek terhadap Ara.


"hey..dengar. gua bukan pelakor. dan gua juga gak hamil dari hasil selingkuh." ucapnya menunjuk muka intan dengan marah. dari tadi dia hanya diam males untuk memperpanjang masah dengan nya.tapi kata kata terakhir intan sangat menyakitinya.


"yo Ra kita pergi. gak usah diladenin cewek gila kayak dia." ucap sabilah menarik Ara pergi dari kantin.


suasana kampus saat ini sungguh sangat menganggu Ara. dia merasa seolah menjadi orang yang paling buruk didunia ini.


semua mata orang yang melihat nya seakan tidak suka dengannya. bisik bisik mahasiswi lain yang menggosipkan ya sungguh membuat ia risih.


"eits.. ada pelakor. gue mesti hati hati ni,takutnya cowok gua direbut lagi sama dia." ucap salah satu mahasiswi yang sedang berselisih jalan dengannya.


"Iya gua juga takut cowok gua direbut sama dia. mending gak usah Deket Deket deh sama tu PELAKOR". timpal seorang siswi lainnya.


"Ara tak memperdulikannya,segera ia pergi bersama bilah."


"lho yang sabar ya Ra! gak usah pedulikan omongan orang orang. jangan sampai ini mempengaruhi pikiran lho. ingat lho sedang hamil saat ini." sabilah memberi nasihat.


"Oa bil..gua gak akan ambil hati omongan mereka". jawab nya. "pulang aja yok. mendadak gak mod belajar gua". sambung nya.


.


.


.


🌹🌹

__ADS_1


like coment dan vote nya ya kak 🥰🥰


__ADS_2