Dokter Tampan, Sarangheo

Dokter Tampan, Sarangheo
24


__ADS_3

"Hei ra, gimana hubungan lho sama bang boss?ada kemajuan belom" tanya bilah berbisik pada Ara,


Ara datang hampir terlambat, dia sampai dosen pun masuk kelas,jadi sabilah belum sempat bicara dengannya.


"Apaan sih lho, hubungan apa? orang gak da apa apa kok!" jawab Ara juga berbisik.


"Jadi bang boss belum nembak lho?"


"Nembak? mati dong gue" jawab Ara lagi.


"Isss ni anak, pura pura begok lagi!" gerutu bilah


"Apain sih lho bil,gak usah deh kepo kepoin gue ma bang Alvian, gua gak ada apa apa ma dia. Kepoin aja tu bang Azka calon lho."


"Cieee darah manis,gak takut lho nikah ma Abang gue si manusia es itu? nanti lho membeku tau." ucap Ara


"Ya gak lah, si manusia es itu nanti akan mencair oleh kehangatan cinta gue! hihihii" ucap nya ketawa pelan


Tanpa mereka sadari tingkah mereka berdua dari tadi diperhatikan oleh dosen didepan.


" Hey kalian berdua yang bisik bisik, sekarang juga bisa keluar di pelajaran saya, saya tidak mau ada mahasiswa yang tidak memperhatikan pelajaran saya. sekarang keluar" bentak dosennya.


"I..iya pak"jawab nya kompak dengan wajah takut dan langsung berlari keluar.


"Uhhh dasar dosen kiler" gerutu bilah


"Ni semua gara gara elho tau gak, kalo lho gak ngajak gue ngomong gak bakalan ni diusir". Sesal Ara


***


"Ka, hari ni ada jadwal meeting gak?" tanya Alvian pada Azka.


" Ehm,, siang ini kita ada meeting dengan perusahaan X di cafe Al,"


"Bisa cancel gak?" tanya nya

__ADS_1


"Ya gak bisa lah, sekarang saatnya kita harus berangkat, soalnya mereka Uda otw perjalanan. ayok.." ajak nya pada Alvian.


"gagal dong rencana ngajak Ara makan siang!"ucap nya dalam hati.


Saat berjalan memasuki cafe tempat mereka akan meeting Alvian sibuk dengan ponselnya hingga tanpa sengaja ia menabrak seorang yang berpakaian syar'i dengan cadar.


Bugh..."aww,," wanita itu kaget karena ditabrak seseorang pria tampan,ada rasa terpesona saat melihat pria didepannya,seketika dia menundukkan pandangannya dan meminta maaf, padahal bukan salahnya ia tetap minta maaf,


"Astaghfirullah" batinnya dan menundukkan pandangannya.


"hem..." hanya deheman yang diucapkan Alvian dan berlangsung pergi begitu saja. Dan Alvian Azka duduk ditempat yang sudah mereka pesan untuk meeting.


"Hey boss,,seharusnya elho yang minta maaf karena uda nabrak tu cewek, ini Mala dia yang minta maaf". Ucap Azka.


"Bukan salah gua la, dia nya aj yang gak liat ada orang juga lewat karena matanya tu ketutup Ama cadarnya" Jawab Alvian


"Heran deh liat wanita wanita seperti mereka,kenapa juga bercadar, apa mereka jelek kali ya,jadi mereka malu!" tambahnya lagi.


"Jangan begitu,,,jodoh dengan cewek bercadar ntar lhooo...!" ledek Azka


"Mereka bercadar itu karena mereka taat,dan menjalankan Sunnah Rasul nya untuk menutup aurat sepenuh nya,jadi tidak ada yang bisa melihat mereka kecuali mahram mereka,,bagus itu,,aku bangga sama mereka". Jawab Azka menjelaskan.


"Yaaa moga aja lho jodoh ma adek gua,, atau mungkin sama cewek bercadar" ucap Azka tertawa ngeledek.


Alvian langsung memberikan tinjuan kecil di lengan Azka mendengar ledekannya.


Drttt ..drtttt.... bunyi ponsel Alvian bergetar tampil nomor sang ibu memanggilnya.


"Hallo, ma,,"


"Al lagi mau meeting ni bentar lagi"


"Oke, nanti Al langsung kesanan". Ucap nya dan sambungan telepon diputus.


"Mama gua, nyuruh pulang kerumah kakek" ucapnya karena melihat Azka seolah bertanya.

__ADS_1


setelah selesai meeting Alvian segera pergi kerumah kakeknya.disana juga ada mama dan papa nya.


"Alvian duduk dulu sini nak, ada yang mau kakek bicarakan sama kamu" ucap kakeknya sambil menepuk kursi sebelah ia duduk untuk Alvian.dan Alvian langsung duduk sebelah kakeknya.


"Al,,kakek sangat menyayangimu nak,kamu sayang kan sama kakek?" tanya kakeknya


"Apaan sih kek, Al sangat sayang sama kakek!apa kakek gak percaya Ama Al?" tanya nya balik.


"hehee..." tawa nya melihat Alvian mengerucutkan bibirnya.


Alvian dan kakek nya sangat akrab,kakeknya sudah sebagai teman baginya,dia begitu menyayangi kakeknya.


"Kalo gitu kamu mau kan memenuhi permintaan kakek?" tanya nya mengengg tangan Alvian, dan Alvian hanya mengangguk atas jawaban nya.


" Kamu mau kan kakek jodohkan dengan seseorang?"


deg...


Hati Alvian langsung menciut mendengar perjodohan dari kakeknya.


"Dia wanita yang baik Al,,Sholeha, insyaallah dia bisa menjadi istri dan ibu yang baik untuk anak anak mu kelak," ucap nya dan Alvian hanya diam mendengar nya.


"kakek sudah tua Al, kakek gak tau kapan kakek akan dipanggil yang kuasa,sebelum kakek pergi kakek ingin melihat mu menikah Al!" ucapnya dengan wajah sedih.


"Al belum bisa jawab sekarang kek, Al masih harus memikirkannya dulu, beri Al waktu yaa!" pinta Alvian


Alvian mengantarkan kakeknya kekamar untuk beristirahat,,memang kondisi kakeknya beberapa hari ini memang kurang baik, itu hal yang membuat Alvian ragu untuk menolak permintaan kakeknya.


.


.


.


🌹🌹

__ADS_1


mohon dukungannya ya kakak😊


like coment dan vote ya kak😊


__ADS_2