
"Assalamualaikum, tumben lho datang duluan Ra,kenapa gak nungguin gua?,tadi gua datang kerumah tapi da gak ada orang." Tanya sabilah pada Ara yang sudah ada dikelas.
"Waalaikumsalam,,gak papa bil, tadi bang Azka berangkat lebih pagi,jadi sekalian diantar sama dia." Ucap Ara menjelaskan tapi tidak melihat ke sabilah.
"Mata lho bengkak Ra, kenapa? lho habis nangis semalaman?". Tanya nya khawatir.
"Ia bil, tadi malam dokter Hendri datang kerumah,gua gak bukain pintu untuknya, sampai larut malam ternyata dia masih ada diluar bil, trus gua temuin dia, gua bilang ke dia untuk tidak mengejar gua lagi,lupain gua, dan semuanya sudah berakhir." Ucap Ara lirih.
"Tapi kenapa hati gua sakit banget bil, gua merasa gak mau dia ninggalin gua bil,apa yang harus gua lakuin bil?" ucapnya langsung memeluk bilah.
"cup..cup..cup.." ujar bilah sambil mengelus punggung Ara.
"Kamu pasti bisa lupain pak dokter, insyaallah lho akan move on seiiring waktu," ucap nya lagi.
Mereka mengakhiri obrolan nya karena teman teman yang lain dan juga dosen masuk kelas untuk mulai pelajaran.
**
Saat Ara dan bilah keluar dari gedung kampus yang hendak pulang, mereka melihat ada mobil mewah putih yang mereka kenal berada di depan gerbang kampus.
"eh,,bukannya itu mobil bang Alvian ya Ra? tanya bilah.
"Iya"
Pintu mobil pun terbuka dan terlihat Alvian keluar dari mobil dan berjalan kearah Ara dan bilah.
"Ara" sapa Alvian
__ADS_1
"Assalamualaikum bang" ucap Ara
"eh..iya waalaikumsalam". Jawab nya sambil menggaruk tengkuk karena merasa malu lupa memberi salam.
"Abang ngapain kesini?" tanya Ara heran
"hmm..Abang mau jemput Ara sekalian ngajakin makan siang". Ucapnya
"Emm..tapi Ara bisa pulang sama bilah bang, ucap Ara menolak
"Gak papa Ra,lho pulang aja deh sama bang Alvian, gua lupa soalnya uda janji sama Lisa".
Alasan bilah agar Ara bisa dekat dengan Alvian.
"Ini kesempatan lho untuk move on Ra" bisik bilah.
"Ya uda deh, gua pergi dulu ya Ra,bang Alvian, jaga Ara ya,jangan sampai lecet!" ucap nya lagi dan langsung pergi
"Emm..ya uda deh yuk!, tapi apa Abang gak sibuk?
"Lagi gak sibuk kok,lagian ada Azka juga,dia bisa menghendle semuanya." Jawab nya tersenyum
"Iya deh...mentang mentang bosss!!" ucap ara sambil mengerucutkan bibir nya.
Melihat Ara seperti itu membuat Alvian tertawa,tanpa membuang waktu dia langsung membukakan pintu mobil untuk Ara dan segera ia melajukan mobilnya untuk mencari restoran yang cocok untuk makan siang dengan Ara.
Tidak ada yang memulai pembicaraan saat dalam mobil, Alvian pun tidak tahu harus bicara apa,hanya ada suara musik yang mengalun indah dalam kesunyian mobil. Tanpa terasa mereka sudah sampai disebuah restoran yang cukup mewah.
__ADS_1
"Apa kita sebaiknya makan ditempat lain aja ya bang!" ucap Ara yang merasa restorannya terlalu mewah,ia tidak biasa masuk kerestoran mewah seperti ini.
"Kenapa? kamu gak suka makanan disini?" pikir Alvian Ara tidak suka dengan makanan disini.
"Bukan,, tapi ini terlalu mewah, pasti mahal mahal makanan disini." Jawab Ara sungkan dan sedikit kikuk.
Alvian tertawa mendengar nya, dia langsung mengajak Ara masuk kedalam
" Untuk wanita spesial,jadi harus ditempat yang spesial" ucap Alvian tersenyum,
Ara merasa gerogi mendengar perkataan Alvian, dia hanya bisa mengikuti Alvian tanpa protes lagi,Alvian memesankan makanan sesuai pilihan Ara dan dia.
" Gimana kuliah mu Ra?" tanya Alvian memulai obrolan
"Alhamdulillah lancar bang,sebentar lagi ujian semester" jawab nya.
Mereka banyak berbicara membahas tentang masalah kuliah Ara dan juga kerjaan Alvian dikantor bersama Azka, sesekali juga mereka bercanda dan tertawa.
Tanpa disadari ada beberapa pasang mata yang memperhatikan mereka,memperhatikan canda tawa mereka.
.
.
.
🌹🌹
__ADS_1
jangan lupa dukungannya kak😊
jangan lupa like 👍 coment dan vote nya ya kak🥰🥰