
~Annyeong, Maaf baru update lagi. Author-nim lagi ada acara buat si bayi. Yukk jangan lupa tinggalkan like dan love kalian yaa..
Semoga suka ceritanya.
~Maaf juga karna BAB ini di tolak terus, jadi harus edit lagi wkwkwk. đ
*************************************
Setelah makan malam yang penuh gairah tadi. Damian dan Zeline terdiam di kamar mereka dengan aktivitas masing-masing. Zeline yang tengah mengerjakan tugas dari dosen Santo, dan Damian yang sibuk dengan laptopnya.
Ctak Ctek Ctak Ctek
Zeline menekan-nekan bolpointnya berpikir. Damian menoleh melihat apa yang dilakukan istrinya.
âKamu ganggu sayangâ ucap Damian
Ctak Ctek Ctak Ctek
Zeline mengulangi menekan bolpointnya lagi. Damian yang sudah tak fokus pun menutup laptopnya, bediri dari ranjang menghampiri istrinya yang duduk di meja belajar yang di siapkan Damian dulu.
Brak
Damian mengungkung tubuh istrinya dari belakang. Zeline terkejut sontak mendongak menatap wajah suami nya.
âKamu niat belajar gak ?â tanya Damian tajam saat kedua netra mereka saling berpandangan.
âE-eh.. niat kok iniâ gugup Zeline sambil menunjuk kan bukunya.
âTapi kenapa berisik, cari perhatian yaâ Goda Damian tersenyum smirk.
âIsh.. mana ada ya, aku tuh lagi berpikir, memeras otak cantik akuâ sewot Zeline.
âSiapa bilang otak kamu cantik ?â tanya Damian
âAku lah barusanâ jawab Zeline dengan sok angkuhnya.
âCih.. muka kamu aja yang cantik, otak pas-pas anâ decih Damian mengejek.
Bugh
Zeline memukul tangan suaminya.
âTajam banget mulutnyaâ ketus Zeline
âAww sakit sayangâ aduh Damian pura-pura kesakitan.
âLemah banget di pukul gitu doang. Cihâ ejek Zeline. Tapi Damian hanya diam sambil mengaduh.
âMas... Sakit banget yaaâ panik Zeline yang melihat raut wajah suami nya yang kesakitan. Buru-buru Zeline berdiri menghampiri suaminya yang sudah menjauh duduk di karpet bulu dekat ranjang.
âKDRT ini sayangâ keluh Damian, dalam hati dia tersenyum devil.
âMaaf mas maaf,â panik Zeline, duduk di depan suaminya dan mengusap tangan yang tadi di pukul olehnya.
__ADS_1
âMasuk perangkapâ batin Damian tersenyum smirk.
Grep
Damian langsung mendudukan Zeline di pangkuannya jadilah posisi mereka seperti Zeline tengah di gendong duduk di bawah karpet.
âIsh.. mas bohong yaâ ketus Zeline
Damian hanya terkekeh, lalu menatap mata Zeline dalam. Zeline yang di tatap seperti itu menjadi gugup.
âMas b-bisa turunin aku gak, mau nyelesain tugasâ ucap Zeline.
âHmm.. nanti aja, Zel kamu tau tugas istri ?â tanya Damian.
âTau lahâ singkat Zeline
âApa ?â tanya Damian lagi.
âYa melayani semua kebutuhan suami, patuh dengan suami, karna surga aku sekarang ada pada suamiâ lugas Zeline
âKamu udah menjalankan tugasmu ?â tanya lagi Damian.
âLah kan aku udah nyiapin keperluan mas, semua mas bilang aku iya in, yaa meskipun kemarin sempet berantem lama sihâ ucap Zeline
âBelum, kamu belum memenuhi tugasmu. Kamu belum ngasih HAK aku Zelâ ucap Damian.
âHAK yang mana sih.. Oh.. jangan bilang' batin Zeline langsung gugup.
Damian lantas mendekat menempelkan bibirnya ke telinga Zeline dan berucap
âMalam pertama, HAK aku milikin kamu seutuhnyaâ ucap Damian lembut.
Glek
Zeline semakin gugup, dia tau hari ini akan tiba. Dia mau tak mau harus siap karna memang sudah HAK suaminya.
Melihat Zeline yang menunduk gugup Damian berucap lagi.
âBolehkah ?â tanya Damian.
âTapi katanya itu sakit kalo pertama, aku takutâ lirih Zeline
âSakit awal doang, habis gitu juga enakâ ucap Damian santai yang langsung di hadiahi pukulan gemas dari istrinya.
âSayang bolehkanâ tanya Damian yang sebenarnya itu adalah pernyataan. Zeline kemudian mengangguk malu.
Mendapat lampu hijau dari Istrinya, Damian tak menyiakan kesempatan. Dia langsung menyambar bibir cherry istrinya, menciumnya, me****t nya sampai ciuman menjadi panas. Zeline hanya pasrah mengikuti permainan suaminya.
Entah kapan, mereka sudah berbaring di atas ranjang dengan posisi Damian mengungkung diatas tubuh Zeline. Di lepaskannya ciuman mereka. Damian menatap Zeline yang tengah malu. Didekatkannya lagi wajahnya, lalu mencium bibir istrinya, ciumannya turun ke dagu, kemudian leher jenjang istrinya, Menebarkan kissmark tanda kepemilikan nya. Tangannya sudah bergerak liar melucuti dress rumahan istrinya. Desah Zeline lolos.
Damian berhenti, kemudian menatap Zeline dari atas tubuh istrinya. Menikmati pergerakan dada istrinya yang naik turun dengan cepat.
âKamu cantikâ puji Damian sembari menurunkan dres rumahan Zeline dari lengan nya dan menariknya.
__ADS_1
Zeline bagaikan tersihir dengan pujian suaminya, hanya diam menurut ketika Damian melepas perlahan dress-nya hingga terlepas dari tubuhnya.
âKamu seksiâ puji Damian lagi, menatap kagum istrinya.
âIni,ini,ini, semua milikku sayangâ ucap Damian sambil mencium beberapa tubuh sensitif sang istrinya. Zeline hanya mendesah pasrah menikmati permainan suaminya.
Damian mencium kembali bibir Zeline, satu tangan nya meraih benda kenyal yang masih tertutup Bra dan satu tangan nya digunakan untuk menopang tubuhnya. Ciumannya turun, menciumi setiap tubuh istrinya, memanjakan istrinya dengan sentuhan-sentuhan nya.
Jari Damian tergesa melepaskan atasan yang melekat di tubuhnya, memperlihatkan badan yang segar terawat dengan roti sobek di perutnya.
Damian beralih menciumi perut Zeline sembari melepaskan satu-satunya kain yang menutupi tubuh istrinya. Di tegakkan nya kembali tubuhnya. Menelisik tubuh istrinya yang benar-benar polos. Zeline yang di tatap memuja pun memalingkan wajah malu. Tangannya bergerak pelan menutupi area pribadinya namun segera di cekal oleh Damian.
âJangan di tutup, aku mau lihat semuaâ tegas Damian.
Glek
âGue malu, gilaâ batin Zeline.
âKamu mempesonaâ puji Damian kesekian kalinya.
Blush~
Zeline terpaku merona melihat junior suaminya yang sudah siap ingin mengoyak bawah tubuhnya. Dengan cepat dia menutup matanya.
âJangan pejamkan matamu, semua yang ada di diriku milikmu. Lihat aku sayangâ ucap Damian manja.
Zeline pun kembali membuka matanya.
Damian bergerak melebarkan kedua kaki istrinya, menopangnya di kedua pahanya.
âMas sakit.. aku takutâ ucap Zeline. Damian berhenti dan menatap istrinya
âAku gak janji bakalan gak sakit, tapi percaya nanti sakitnya ilang ko. Ganti enak terusâ kelakar Damian mendapat cebikkan kesal dari istrinya
âIsh.. mas ih.. ckâ cebik Zeline.
âPelan yaaâ mohon Zeline, Damian hanya berdehem menjawab, kemudian melanjutkan aktivitasnya.
Sekali, dua kali bahkan ketiga kali Damian mencoba menembus kedalam istrinya tapi ternyata sulit dan sempit.
âAkh..sakit mashhmpâ ucap Zeline bergumam di akhir karna secepat itu juga Damian membungkam bibir istrinya, mencium lembut menenangkan istrinya. Setelah dirasa Zeline sudah tenang, Damian mulai memompa lembut miliknya di dalam Zeline.
*******-******* saling bersautan dari dua insan yang tengah memadu kasih untuk mencapai puncak kenikmatan dunia.
Tak lama keduanya mendesah panjang. Damian menyemburkan benih nya di rahim Zeline, setelah itu mengecup kening istrinya yang berpeluh sembari mengucapkan kata cinta
âKamu sungguh luar biasa sayangâ ucap Damian
âLove you my peonnyâ Lanjutnya, kemudian merebahkan tubuhnya di samping istrinya. Di tariknya tubuh polos istrinya kedalam pelukannya, Zeline hanya tersenyum menanggapinya dia sangat lelah setelah kegiatan nikmat mereka.
Setelah itu mereka terlelap sambil berpelukan di bawah selimut tebal yang menutupi tubuh polos keduanya.
Â
__ADS_1