Dosen Dingin Suamiku

Dosen Dingin Suamiku
23. Masalah


__ADS_3

Zeline diam termenung di kamarnya setelah pulang dari kampus tadi. Dia memikirkan bagaimana nama baik suaminya yang sekarang sedang menjadi bahan gosipan seantero kampus.


-------------------------------------


Di sisi yang lain, Damian tengah memendam amarah mendengar berita heboh tentang istrinya yang di tuduh menjual diri.


“Ars, gue mau tau akun anonim siapa yang nyebarin berita jelek gini” ucap Damian tegas.


“Yaa.. nanti gue suruh bawahan kita cari tau.” Jawab Ars, dia tadi datang memberi tahu kabar yang heboh di kampus istri sahabatnya yang juga menjadi atasannya ini.


“Pasti Zeline lagi sedih, gue cabut dulu yaa, liat istri gue. Kepikiran gue” ujar Damian kemudian berjalan keluar dari ruangannya.


“Eh, tapi berkas loe masih...numpuk” ucap Ars lirih di akhir, karena Damian sudah keluar dari ruangannya.


“Ck. Bos bucin. Gue jadi korban” kesal Ars sembari memilah berkas lagi.


--------------------- 


30 menit mobil yang dikendarai Damian memasuki basement, pandangan Damian langsung mengarah pada mobil sport istrinya yang sudah terparkir juga. Istrinya sudah di rumah. Buru-buru Damian memasuki rumah, dia khawatir dengan istrinya. Ketika melintasi dapur dia berpapasan dengan Bi Ima.


“Bi, Zeline dimana ?” tanya Damian.


“Eh Tuan, Non Zeline dari tadi pulang kampus di kamar gak keluar” jawab Bi Ima.


Damian mengangguk lalu berjalan ke atas menuju kamar.


Cklek


“Sayang..” sapa Damian saat membuka pintu, melihat istrinya diam menatap jendela.


Di langkahkan kakinya menuju istrinya, kemudian memeluk tubuh istrinya dari belakang. Zeline tak terkejut dengan pelukan itu, karna dia tau itu suaminya dari parfum aroma musk yang biasa di pakai Damian.


“Sayang, aku pulang” ucap Damian sambil menyerukan wajahnya di ceruk leher jenjang Zeline.

__ADS_1


“Emm.. tumben udah pulang ?” tanya Zeline tapi pandangan nya tetap fokus menghadap luar jendela.


“Kangen kamu” ucap Damian lembut sembari menciumi leher istrinya.


‘****, bisa-bisanya gue ON. Tahan Dam istri loe lagi sedih’ batin Damian merutuki dirinya. Hanya dengan menciumi leher istrinya saja sudah membuat yang bagian bawahnya menegang.


“Sayang, kamu kenapa ?” tanya Damian pura-pura tak tau.


Sontak Zeline membalikkan badannya menghadap suaminya.


“Mas.. maaf kalo aku nanti nyusahin kamu” ujar Zeline pelan.


“Maaf juga nanti kalo kamu dapet masalah gara-gara aku”


“Maaf kalo nanti nama baikmu jelek karna aku” lanjut beruntun Zeline.


“Kenapa gitu ?” tanya Damian.


“Sebentar aku angkat telpon dulu” ucap Damian, kemudian melepaskan pelukannya, merogoh saku celananya. Damian diam sejenak menatap layar, membuat Zeline penasaran.


“Siapa ?” tanya Zeline.


“Ah.. Pak Sandi Rektor kampus” ucap Damian sedikit terkejut. Raut wajah Zeline berubah pias, yang dia pikirkan sedari tadi ternyata terjadi begitu cepat.


“Halo Pak Sandi” ucap Damian.


“.....”


“Ah begitu..” ucap Damian.


“.....”


“Baik besok saya akan datang” ucap Damian.

__ADS_1


“.....”


“Ya Pak saya juga begitu, Wassalamu’alaikum” ucap Damian kemudian memasukan handphone nya kedalam saku celana nya.


“Ada apa ?” tanya Zeline cemas.


“Ada berita jika aku dan kamu pergi ke hotel berdua. Mereka minta kejelasan” ucap Damian santai.


Zeline menunduk, setetes air mata turun di pipinya yang putih mulus.


“Sayang, kamu kenapa hei” ucap Damian cemas melihat istrinya diam menunduk dan terisak.


“Maaf karna aku kamu dapet masalah” lirih Zeline.


“Hei, bukan karna kamu. Emang kenapa kalo kita ke hotel. Kan kita udah nikah.” Ucap lembut Damian.


“Tapi mereka kan gak tau mas” lirih Zeline lagi.


“Yaudah besok di rapat aku bakal bilang sejujurnya, bahkan tentang pernikahan kita” ceplos Damian. Zeline yang terkejut langsung mendongakkan wajahnya, dia cemas jika seantero kampus gempar karna kabar itu.


“Tenang aja, yang tau hanya orang-orang di rapat nanti. Kamu masih bisa kuliah dengan tenang.” ucap Damian. Dia tau apa yang di cemaskan sang istri.


“Tapi kalo mereka masih ngomongin kamu, bahkan sampe main fisik ke kamu. Aku bakal bongkar semua ke mereka” lanjut Damian tegas.


“Tapi mas—“


“Gak ada tapi, aku gak mau sampe kamu kenapa-napa” tegas Damian.


Zeline hanya bisa pasrah jika suaminya sudah memutuskan demikian.


~Annyeong man-teman, mohon dukungannya untuk menyemangati author-nim yaa .. Jika kalian suka dengan karya author-nim mohon kasi Like, Love, Vote nya..


Gomawo~ 🙏🏻🙏🏻❤️

__ADS_1


__ADS_2