
Zeline tengah bersiap untuk mengisi live music. Sedangkan Jae Wook ia mintai tolong untuk menjaga Darren di sisi panggung kecil.
“Wahh senang nya bisa nyanyi bersama Zeline-ah” ucap pria yang memegang gitar,
“Iya. Sudah lama Zeline-ah tak bernyanyi. Kali ini kenapa ? Sedang sedih” ledek pria yang memegang piano.
Kedua pria itu adalah pengiring dan mereka memang di kontrak jadi pegawai di tempat Hye Shin.
“Kalian ingin terus meledekku. Sudahlah ayo iringi aku. Aku sudah siap” sahut Zeline.
“Kali ini lagu apa yang akan kau nyanyikan ?” pertanyaan itu datang dari Jae Wook. Zeline menoleh dan sedikit berpikir, sebuah lagu pun langsung terpikir di otak nya.
“Davichi-The Only Reason”
“Ah. Baiklah Zeline-ah. Ayo kita meriahkan siang ini dengan kesedihanmu” ledek si pemain gitar.
“Cih. Kau selalu meledek ku. Ayolah”
Gitar pun di petik sesuai dengan irama lagu. Membuat suasana menjadi sedikit tenang, karna para pengunjung yang langsung menikmati lantunan demi lantunan bait lagu yang di bawakan Zeline.
... ---...
Sedangkan di VIP 3...
Cklek
“Annyeonghaseo sunbae (Halo senior) “ sapa Hye Shin saat memasuki tempat yang di beri tahu oleh pegawai nya tadi.
Kompak ke empat pria di dalam sana menoleh.
“O Hye Shin-ah” ucap Soo Ho.
“Ada apa sunbae mencariku ?” tanya terus terang Hye Shin.
“Wahh, kau ternyata sama seperti dulu ya. Selalu tanpa basa-basi” kata Soo Ho
“Terimakasih pujian nya sunbae” ceplos Hye Shin kemudian.
“Kau. Ah lupakan. Aku ingin memuji usaha mu ini” ucap Soo Ho
__ADS_1
“Sunbae ? Memujiku ?” heran Hye Shin. Pasal nya dari jama kuliah Soo Ho terkenal orang yang sangat susah memuji.
“Ah bukan aku. Teman ku sebenar nya. Ya temanku. Mereka lah yang bilang” ucap Soo Ho kikuk sembari mengarahkan tangan nya menunjuk Damian dan Ars.
Hye Shin memang tadi sempat melihat sebentar 2 wajah asing itu. Tapi sekearang setelah ia lihat lagi, kedua pria itu terlihat tampan dengan pembawaan yang berbeda.
“Kenalkan mereka temanku. Damian dan Ars” kata Soo Ho memperkenalkan.
“Ah, ya. Perkenalkan saya Go Hye Shin. Junior Soo Ho sunbae” ucap Hye Shin (Bhs. Inggris)
“Saya Arseno Deukie Mahendra. Salam kenal” sambut Ars memperkenalkan diri juga.
Kemudian Go Hye Shin menoleh kearah Damian karna dia nampak diam tak tertarik. Ars pun menyenggol lengan Damian.
“Damian” ucap nya singkat.
‘Kenapa pria itu dingin sekali. Sayang dengan ketampanan nya’ batin Hye Shin
Ruangan itu menjadi sunyi sesaat dan mereka bisa mendengar alunan live musik yang menjadi icon di tempat ini. Saat Soo Ho akan berbicara bertepatan pula dengan suara penyanyi menggema.
Geudaeneun nae maeum alkkayo. (Apakah kau tau akan hatiku)
Gireotdeon i bami jinamyeon. (Setelah malam yang panjang ini berlalu)
Eonjenganeun geudae nal anajugetjyo. (Suatu hari kau akan memeluk diriku)
Deoneun meoreojiji mayo. (Jangan pernah pergi jauh)
*Author-nim cari di internet ya artinya 😊
Damian yang mendengar pun sontak menoleh. Dia amat sangat mengenal suara ini, suata yang amat di rindukan nya. Sama hal nya dengan Ars, ia juga menoleh ke arah sumber suara. Untung nya desain ruangan VIP ini di buat nyaman dengan masih bisa melihat sekitar bahkan bisa melihat tempat live music meskipun terhalang kaca.
“Dam—“
“Benarkah itu dia ? Apakah tadi yang ku lihat adalah dia” gumaman Damian menyela ucapan Ars.
Bisa Ars lihat pendar kerinduan dan kebahagiaan namun juga kesedihan bersatu di binar wajah sahabat nya itu.
Sedangkan Soo Ho, Ji Wan dan Hye Shin menatap bingung kearah 2 pria yang tengah menatap sebuah objek. Sontak ketiganya mengikuti arah pandang kedua pria itu. Dan mereka tau apa yng tengah di tatap oleh 2 pria tersebut.
__ADS_1
“Wah, wanita cantik itu pegawai mu ya Hye Shin-ah” celetuk Soo Ho.
Sontak semua menoleh kearah wanita itu, terutama Damian yang sempat melirik tajam Soo Ho yang dimana target nya tak menyadari nya.
“Dia teman ku. Kebetulan dia menggantikan penyanyi yang biasa mengisi live music” jelas Hye Shin
“Namanya Zeline ?” tanya Damian to the point.
Sempat Hye Shin mengerutkan dahi nya kepada pria yang bertanya itu.
“Bagaiman anda tau ?” tanya Hye Shin balik.
“Siapa namanya disini ?” Damian terus bertanya tanpa menjawab pertanyaan Hye Shin.
“Mengapa anda ingin tau. Anda tertarik pada temanku ?” tanya Hye Shin.
“Tolong katakan saja siapa nama nya disini” tekan Damian.
“Dam. Calm down” sahut Ars memperingati.
“Ayolah Hye Shin-ah beritahu saja dia, siapa nama wanita cantik itu” kata Soo Ho yang langsung menambah aura dingin pada Damian.
“Yoon Zeline, nama nya Yoon Zeline. Dan saya beritahu juga anak kecil disana, yang sedang di gendong pria bermasker itu adalah anak nya Yoon Darren. Jadi pupuk dalam-dalam harapan anda untuk mendekati wanita beristri. Tuan” jelas Hye Shin tajam.
Maksud Hye Shin adalah untuk melindungi teman nya, karena ia tau cerita rumah tangga teman nya. Tapi satu yang tak ia tahu, nama suami Zeline. Karena Zeline hanya sepintas bercerita tanpa memberitahu siapa nama suami nya.
.
.
.
.
.
~ Annyeong chinguya... terimakasih atas support nya.. terus dukung dengan kasi Like, Love, Vote untuk author-nim biar semangat terus update karya nya.. 😊 Maafkan juga karna baru update yaa, lagi ngurusin bocil author-nim yang lagi super aktif 🙏🏻
Gomawo chingudeul~ 🙏🏻🙏🏻❤️
__ADS_1