Dosen Dingin Suamiku

Dosen Dingin Suamiku
20. Manjanya Dosen Dingin


__ADS_3

Setelah kejadian malam pertama beberapa minggu yang lalu, hubungan rumah tangga Zeline dan Damian makin harmonis. Damian juga menjadi lebih manja dan tentunya semakin mesum saat bersama Zeline.


Contohnya sekarang, mereka tengah menikmati hari libur ujian yang dilakukan Zeline. Saat ini Damian sedang menyegarkan tubuhnya dengan berenang dan Zeline hanya menemani sembari duduk malas di kursi panjang pinggir kolam.


Setelah 2 putaran, Damian pun menyisih ke pinggir kolam, menyembulkan kepalanya dari dalam kolam sembari mengusap wajahnya.


“Udah, masa 2 putaran udah istirahat, lemah ih” ejek sang istri. Damian hanya mencebikkan bibirnya menggerutu. Kebiasaan baru Damian.


“Kayak kamu bisa aja” ucap Damian ketus.


“Sayang~ orange jus ku sini in” lanjutnya manja.


‘Tadi ketus, sekarang manja kayak bayi’ cibir Zeline dalam hati.


Zeline pun berdirj dari tempatnya duduk sembari membawa orange jus Damian, berjongkok di pinggiran kolam lalu menyodorkan minuman yang ia bawa pada sang suami.


Sedangkan Damian sedari tadi terpesona melihat Zeline. Zeline tampak seksi dengan memakai kaos over size putih sebatas tengah paha, menutupi hotpans nya, rambut yang di cepol asal-asalan, tak lupa kacamata hitam untuk menghalangi matanya dari silau matahari.


“Lagian kamu gak ada kerjaan deh, renang hampir siang gini” sambar Zeline. Seketika menyadarkan Damian dari fantasi liarnya.


“Panas sayang, jadi ngadem aja” ceplos Damian


“Ngadem di kamar juga bisa, kan ada AC” ucap Zeline


“Gak kamu minum tuh orange jus nya” ucap Zeline menyadarkan Damian yang lagi-lagi sedang memandang istrinya dengan pikiran yang berkelana liar.


“Eh iya.. Ini juga mau minum” ujar Damian.


‘Dari Tadi Ngelamun Mulu Sih’ gerutu batin Zeline.

__ADS_1


Tangan Zeline terulur kedalam air, bermain memercikan air keatas. Sedangkan Damian meminum orang jus nya sembari memperhatikan setiap gerakan sang istri, entah kenapa setial berdekatan dengan Zeline pikiran mesum nya tak dapat di kendalikan.


Setelah minum nya tandas, Damian menaruhnya lagi ketempat semula. Memandang lamat istrinya sampai ide jahil nya muncul untuk membuat istrinya pasrah dan akhirnya mendesahkan namanya. Nah kan Damian kalo dekat Zeline langsung Omes


Byur


“Akh.. Mas Damie apaan sih” sahut Zeline. Dia terkejut dengan tarikan tiba-tiba dari Damian. Damian hanya terkekeh, Zeline yang kesal langsung mencipratkan air kearah muka Damian.


“Akh.. uhuk uhuk. Sayang kena mata sama masuk ke tenggorokan” ucap Damian


“Uhuk uhuk, kasar banget sih kamu” lanjutnya.


“Sayang mata aku perih nih, dada aku juga” rengek Damian.


“Beneran mas, maaf mas aku gak sengaja” ucap Zeline panik melihat suaminya kesakitan.


Padahal itu tak seberapa sakit, tapi entah mungkin Damian yang terlalu melebih-lebihkan agar bisa di manja istri cantik nya.


“Jangan di kucek terus, sini aku tiupin.” Ucap Zeline panik, mencoba menghentikan aktivitas Damian tadi.


“Buka dulu mata nya baru bisa di tiup in” ucap lembut Zeline. Damian lun sedikit membuka mata nya yang dia rasa tak sakit.


‘Yaass, berhasil lagi’ batin Damian sambil tersenyum tipis.


Zeline mengusap kemudian meniup pelan mata Damian. Dengan pelan dan hati-hati, tangan Damian melingkar di pinggang langsing istrinya.


Grep !


“Mas Damie” ucap Zeline terkejut. Dia tak menyadari pergerakan tangan Damian sampai bisa mengambil kesempatan memeluknya di saat seperti ini.

__ADS_1


“Mas lepasin, kamu pura-pura ya” Selidik Zeline.


“Enggak, beneran tadi tuh. Sekarang udah gak perih lagi.” Sahut Damian cepat. Dirinya menyandarkan kepalanya di ceruk leher istrinya manja. Menghirup dalam aroma segar lemon dari tubuh Zeline.


“Mas, geli ih” ucap Zeline kala merasakan hembusan nafas Damian menggelitik leher jenjangnya.


“Mas ih” ucap Zeline lagi karna tak mendapat respon dari sang suami.


“Bentar, aku lagi merem. Mataku masih perih ini” ucap manja Damian.


“Ya udah di atas aja, Zel dingin ini. Ayo naik” ajak Zeline lembut sembari mengusap lembut kepala Damian.


“Oke sayang, tapi nanti usap kepalaku lagi biar pusingnya sedikit ilang” ucap Damian berbinar.


“Loh pusing kepalanya ?” tanya Zeline.


“Heemm dikit habis kena cipratan di mataku tadi” sindir Damian mencibir.


Setelah itu mereka berdua naik ke atas kolam. Zeline mengambil handuk di meja dekat kursi panjang tadi, menyampirkannya di kedua bahunya kemudian menoleh kearah suaminya yang berdiri diam tak bergeming di tempatnya.


“Kamu ngapain, dingin cepet pakek bathrobe nya nih” ucap Zeline yang bingung dengan sikap sang suami. Dia menunjuk bathrobe yang tersampir di sandaran kursi panjang.


“Pakein sayang~” rengek Damian manja sambil merentangkan kedua tangannya.


Sedangkan Zeline hanya memutar bola matanya malas dengan sikap suaminya.


‘Ya Salam.. manjanya suami gue gak ketulungan' batin Zeline.


~ Man-teman author-nim yang baik, mohon dukungan like, love, dan vote nya untuk author-nim yaa.. biar makin semngat up nya.

__ADS_1


Gomawo~ 🙏🏻🙏🏻


__ADS_2