
Keesokan hari nya Damian dan Ars membuat temu janji meeting dengan Soo Ho. Dan Soo Ho pun sudah menunggu nya di Lobby hotel tentunya bersama sekertaris Jang. Mereka memang membuat janji pas waktu makan siang jadi mereka bisa sekaligus makan siang bersama.
“Kau sudah lama menunggu ?” tanya Damian setelah tiba di tempat Soo Ho dan sekertaris nya menunggu.
“Tidak. Ayo kita berangkat” ucap Soo Ho kemudian langsung berdiri.
Mereka berempat berjalan menuju mobil Soo Ho. Dan berlalu menjauh dari hotel. Dalam perjalanan pun Soo Ho tak henti-hentinya berceloteh tentang rencana nya membawa Damian berkeliling, dan sesekali Damian menimpalinya dan sesekali pun hanya mengangguk saja tanda setuju.
Sesampai nya di tempat yang Soo Ho sudah reservasi VIP dahulu, mereka berempat langsung masuk dan diarahkan menuju tempat sesuai reservasi. Pelayan pun memberi buku menu dan sesekali merekomendasikan makanan yang paling di sukai di cafe dan resto itu. Tergiur dengan ucapan pelayan tersebut, Soo Ho pun menyuruh sekertaris nya memesan apa saja yang favorit di tempat itu. Pelayan pun berlalu pergi setelah menerima pesanan.
“Di sini nyaman kan Dam. Benar kan ?” tanya Soo Ho semangat.
“Hemm lumayan” kata Damian yang menimbulkan decakan kesal dari Soo Ho.
“Tempat ini bagus kan Ars ?” tanya Soo Ho lagi tapi sekarang ia tujukan pada Ars.
__ADS_1
“Ya, nyaman. Bisa untuk kalangan muda untuk santai, bisa juga untuk kalangan pengusaha yang sedang mendiskusikan bisnis. Pengaturan tempat nya baik sekali. Seperti nya pemilik Cafe dan Resto ini sangat ingin membuat pembeli yang datang merasa nuansa berbeda” ujar Ars panjang lebar.
Memang desain Cafe yang di buat di lantai 1 dan sebagian untuk Resto, tapi untuk tempat VIP Resto berada di lantai 2.
“Kau benar sekali. Dan kebetulan juga dia adalah temanku sewaktu kuliah” sahut Soo Ho.
“Siapa ? Pemilik tempat ini ?” kata Ars bertanya dan mendapat anggukan dari Soo Ho langsung.
Sedangkan Damian hanya diam melihat perbincangan mereka. Sesekali juga Ji Wan menimpali obrolan yang di landasi 3 pria dewasa itu. Sampai pada saat pesanan mereka datang pun mereka masih berbincang. Ars mempertanyakan keaslian pernyataan tentang ucapan Soo Ho tadi yang mengatakan jika pemilik ini adalah teman kuliah nya. Soo Ho pun yang bersikeras pun akhirnya berkata kepada pelayan.
“Maaf Tuan, tapi pemilik tempat ini sedang ada tamu di ruangan nya” ucap pelayan itu sopan (dialog Korea ya)
“Aku teman nya. Bilang saja jika Hyun Soo Ho ingin menemui nya. Bilang padanya jika aku menunggu di VIP 3” ucap Soo Ho memerintah.
“Ah ya. Baiklah Tuan. Selamat menikmati makanannya” jawab pelayan tersebut ramah, kemudian pergi dari sana.
__ADS_1
Pelayan tersebut segera menuju ruangan Bos nya. Ia akan memberitahu sesuai permintaan dari pewaris H Group tadi. Entah Bos nya mengiyakan atau tidak, itu menjadi urusan lain. Bukan urusan nya juga.
Keempat pria tadi langsung memakan pesanan yang sudah tersedia di meja mereka. Baik Soo Ho, Damian, Ars, dan Ji Wan tampak puas dengan cita rasa masakan yang katanya paling favorit itu. Mereka makan dengan khidmat, diam tak berbicara sama sekali karena saking enak nya hidangan-hidangan di depan mata mereka.
.
.
.
.
.
~ Annyeong chinguya... terimakasih atas support nya.. terus dukung dengan kasi Like, Love, Vote untuk author-nim biar semangat terus update karya nya.. 😊
__ADS_1
Gomawo chingudeul~ 🙏🏻🙏🏻❤️