Fantasi Hana My Yoongi

Fantasi Hana My Yoongi
pesona Yoongi


__ADS_3

Pemotretan para member BTS sedang berlangsung, para stylish berkumpul dan memperhatikan setiap penampilan para member dengan teliti, mereka tidak boleh lengah sedikitpun, jika terlihat sesuatu yang kurang para stylish secara spontan maju kedepan dan memperbaiki penampilan mereka.


Hanaya sedari tadi hanya memperhatikan Yoongi, dikejutkan oleh Hye jie yang menyodorkan air mineral kepadanya. Hanaya meminta maaf karena terlalu fokus memperhatikan Yoongi, padahal Hye jie tidak mengetahui apakah Hanaya memperhatikan Yoongi atau Jungkook.


"Maaf, saya akan lebih memperhatikan pekerjaan saya, Hanaya menundukkan kepalanya.


"Hana, kamu kenapa aku hanya ingin memberikan minuman kepada kamu." Hye jie tertawa.


"Oh, terimakasih." Hanaya takut ketauan.


"Santai saja Hana, pekerjaan mu lumayan bagus untuk seorang pemula, saya tidak perlu cerewet untuk mengingatkan mu." Hye jie tersenyum.


Salah satu hairstylist Yoongi maju kedepan untuk memperbaiki rambut Yoongi yang sedikit berantakan.


"Aku ingin di posisi dia." Hanaya bergumam.


Di sela break Jungkook meminta minuman, Hye jie menyuruh Hanaya untuk memberikan minuman kepada Jungkook.


Hanaya pun segera berlari mengahampiri jungkook.


"Terima kasih Noona." Jungkook mengedipkan matanya, kedipan mata Jungkook bukan untuk menggoda Hanaya, tapi ungkapan rasa terimakasih.


Hanaya tersenyum, dan mengambil botol minuman bekas Jungkook dan kembali ke posisinya.


Sementara itu Yoongi disela-sela pemotretan nya ternyata sesekali melemparkan pandangannya kepada Hanaya, tidak dipungkiri dari sekian banyak staf perempuan Hanaya terlihat lebih mencolok, karena Hanaya mempunyai tubuh yang di idam-idamkan oleh semua wanita, dan cantik, diluar itu Hanaya mempunyai pribadi yang ceria, meskipun belum terlihat Hanaya bisa langsung akrab dengan seniornya.


Di dalam sesi pemotretan member BTS Kim Mina datang menghampiri para pekerja dibawah pimpinannya, dia melihat Hanaya yang berdiri dibelakang kamera fokus memperhatikan para member, sesekali dia menghampiri untuk memperbaiki make-up Jungkook.


Melihat Hanaya yang bekerja dengan sepenuh hati Kim Mina kagum dengan karyawan barunya tersebut, lalu menghampirinya.


"Hai, Hana bagaimana cukup melelahkan bukan..?" tanya Kim Mina sambil meletakan tangannya di bahu Hanaya.


Hanaya yang sedikit terkejut langsung membalikan badannya,dan memberi hormat kepada Kim Mina.


"Tidak usah kaku seperti itu, kita hanya beda satu tahun lho, jadi cukup santai saja jika bertemu denganku, dan panggil saja aku dengan namaku saja." Kim Mina tersenyum, terlihat jelas dia sangat menyukai Hanaya.


"Baiklah." melihat tanggapan dari Hanaya Kim Mina pun tertawa.


Pemotretan pun Selesai, Jungkook dan Jimin menghampiri Kim Mina.


"Halo Noona, kenapa baju kalian sama..?" Jimin bertanya sambil melirik Hanaya.


"Ya kalian tampak seperti anak kembar." ucap Jungkook.


"Ah, kalian bisa aja. Sudah kenalkan dengan staf baru kita..?" tanya Kim Mina kepada Jimin dan Jungkook.


"Pastilah kan Noona yang membuatku menjadi ganteng seperti ini." sela Jungkook.


"Dia seumuran dengan kamu lho..!" Kim Mina melirik Hanaya.


"Benarkah, berarti aku cukup memanggil nama saja." Jungkook tersenyum.


"Wah, berarti kamu adalah adikku." Gurau Jimin.


Hanaya yang ikut tertawa dengan lawakan Jimin menarik perhatian Yoongi, dia mata yoongi Hanaya terlihat begitu cantik, dan membuatnya tersenyum melihat Hanaya yang terlihat akrab dengan Jungkook dan Jimin.


Jungkook dan Jimin pamit kepada Kim Mina untuk bergabung dengan para member yang lain. Dan Kim Mina pun menyuruh Hanaya untuk menemuinya setelah pekerjaan selesai

__ADS_1


" Hanaya, setelah ini kamu keruangan ku ya, bersama Hye jie dan Hara.


"Oke siap." Hanaya bingung untuk memanggil Kim Mina dengan sebutan apa.


"Santai saja.." Kim Mina pun berlalu.


"Ayo Hana, pekerjaan kita sudah selesai, waktunya kita makan siang." Hara, dan Hye jie mengajak Hanaya untuk keluar dari ruangannya.


"Noona, berikan nomor telpon mu pada ku." Jungkook menyodorkan ponselnya.


Dalam hati Hanaya berkata " Ya Tuhan, apakah ini mimpi, seorang Jungkook meminta nomor telpon ku, padahal dia juga sangat mengidolakan Jungkook, setelah Min Yoongi.


"Ok." Hanaya memberikan no telponnya kepada Jungkook


"Sampai bertemu lagi Noona" Jungkook ingin memanggil nama Hanaya, tapi dia belum mengetahui nama Hanaya. Dan Hanaya penasaran Jungkook menyimpan nomornya dengan nama siapa, sedangkan dia belum mengetahui namanya.


***


Hanaya, Hye jie, dan Hara duduk santai diruangan Kim Mina, mereka menunggu Kim Mina yang sedang meeting dengan para petinggi HYBE, mereka sibuk dengan ponsel masing-masing. Kim Mina pun akhirnya selesai meeting, dia melihat bawahannya yang begitu akur membuat dia tersenyum.


"Kita akan makan siang dimana..?" Kim Mina bertanya kepada ketiga staf bawahannya.


"Oh, Noona sudah selesai meeting nya..?" Kim hara bertanya.


"Kalau belum selesai tidak mungkin aku berada diruangan ini." jawab Kim Mina datar.


Mendengar jawaban Kim Mina, Hanaya dan Hye jie tertawa.


.


Mendengar perkataan Lee Hye jie Hanaya tidak menyangka jika Kim Mina dan Kim Hara adalah Kaka beradik.


"Oh, ternyata kalian bersaudara." Hanaya kagum dengan Kim Mina yang mempunyai adik yang seperti teman sendiri.


"Ayo kita makan di kantin saja." Kim Mina keluar dari ruangannya lalu di susul oleh Hanaya, Hye jie, dan Hara.


Setelah sampai di kantin, ternyata ada para member BTS yang sedang menikmati makan siang mereka.


"Hai, boys...!!" Kim Mina menyapa para member.


Ketujuh laki-laki tampan tersebut membalas sapaan Kim Mina.


"Ya ampun, aku bertemu lagi dengannya kenapa aku." Hanaya pura-pura menjadi cool dan sedikit tersenyum untuk menyapa mereka bertujuh.


Tampak Yoongi, memperhatikan Hanaya, meskipun ingin menoleh kembali kebelakang Hanaya tidak mempunyai keberanian, dia takut yang lainnya akan mengetahui jika dia menyukai Yoongi, dan dia adalah seorang army.


Namun Hanaya tidak bisa menahan dirinya, lalu dia menoleh kebelakang, pandangan mereka beradu, Yoongi langsung mengalihkan pandangannya, dia juga sedikit gerogi karena ketahuan memperhatikan Hanaya.


Yoongi pun tersenyum, lalu kembali melanjutkan makannya.


Setelah mereka selesai makan, Hanaya pamit kepada seniornya untuk pamit sebentar ke toilet, dan tak disangka dia ternyata bertemu dengan Min Yoongi wajah Hanaya mulai memerah.


Min Yoongi menyapa Hanaya, dan memanggilnya dengan Noona. tapi Hanaya menegakan kepalanya.


"Hai Noona."


"Aku tidak setua itu untuk menjadi kakakmu." Hanaya keceplosan dan menutup mulut nya, dengan kedua tangannya.

__ADS_1


"Apa..?" Yoongi pura-puratidak mengerti dengan apa yang dikatakan Hanaya.


"Oh, tidak maaf saya begitu lancang." Hanaya menundukkan kepalanya.


"Aku belum tau nama mu." Yoongi menanyakan nama Hanaya.


"Maaf, saya harus ke kamar mandi, takut senior saya menunggu lama." Hanaya pun pergi.


Yoongi yang melihat Hanaya hanya bisa tersenyum, lalu kembali bergabung dengan member yang lain.


***


Disaat para senior Hanaya beristirahat di tempat yang telah disediakan, Hanaya memilih untuk keluar dan berkeliling di gedung HYBE, dia berharap bisa melihat Yoongi, tanpa ada yang memperhatikan. Dia memutuskan untuk pergi ke ruang latihan para member BTS, dia melihat tak ada satu orangpun didalam ruangan tersebut.


Hanaya duduk sambil memegang segelas kopi instan yang diambilnya dari mesin kopi otomatis, lalu menyeruput sedikit demi sedikit kopi yang masih panas tersebut.


"Aku berharap bisa bertemu dengan Yoongi disini." Hanaya berbicara sendiri.


Di dalam kesendiriannya, lalu melihat jam ditangannya.


"Masih ada waktu dua jam lagi untuk ku beristirahat, aku akan menikmati waktu ku disini, kebetulan tidak ada orang disini." Hanaya mengambil ponselnya lalu memasang handset ketelinganya dan memutar lagu dari boyband kesukaannya. Tidak lama kemudian Hanaya pun tertidur.


Tiba-tiba ada seseorang membuka pintu dan masuk kedalam ruangan latihan yang luas tersebut. Ternyata yang masuk itu adalah Min Yoongi. Lalu dia melihat Hanaya yang tertidur disudut ruangan tersebut.


"Itu kan stylish yang baru masuk itu, apakah dia tertidur?"


Lalu Yoongi menghampirinya, dan mengibas-ngibaskan tangannya di wajah Hanaya, dan benar saja ternyata Hanaya tertidur.


Yoongi yang berada tepat didepan Hanaya memperhatikan wajah Hanaya yang cantik, dia sedikit mengagumi wajah yang tanpa cacat tersebut.


"Dia seperti seseorang yang ada di mimpiku, tapi tidak mungkin dia, aku saja baru bertemu hari ini, bagaimana aku bisa memimpikan dia." Yoongi berdiri lalu kembali lagi keluar.


Hanaya terbangun, dia melihat seseorang keluar dari ruangan latihan.


"Itu siapa, kenapa dia tidak membangunkan ku..?" Hanaya berdiri dan langsung keluar dari ruangan latihan.


Waktu sudah menunjukan pukul empat sore, Hanaya yang berjalan menuju ruang make up mendapatkan telpon dari Hye jie.


"Halo.."


"Hana, kamu dimana?" tanya Hye jie dibalik telpon.


"Aku lagi menuju ruang make up" jawab Hanaya.


"Untuk acara hari ini dibatalkan, jadi kamu bisa pulang lebih awal."


Info dari Hye jie membuat Hanaya senang, karena dia tidak sabar lagi menemui Luna, dan menceritakan apa yang telah dilaluinya disaat hari pertama bekerja.


"Oh, begitu oke deh berarti aku langsung pulang ya."


"Tapi jangan lupa, besok pagi kamu harus datang lebih pagi, karena BTS ada jadwal ke stasiun tv S** untuk wawancara." Hye jie mengingatkan Hanaya.


"Ok." Hanaya mematikan ponselnya.


Tapi dalam perjalanan pulang Hanaya teringat dengan perkataan Hye jie.


"S** itu kan tempat kak Aryan bekerja." Hanaya berbicara sendiri.

__ADS_1


__ADS_2