Fantasi Hana My Yoongi

Fantasi Hana My Yoongi
Kebahagian


__ADS_3

Pagi pun datang menjelang,Hanaya masih berbaring di tempat tidur nya, perlahan-lahan membuka mata nya yang terkena sinar matahari, dia pun tersenyum,Hanaya bangun dari tempat tidur lalu berjalan menuju kamar mandi. Setengah jam kemudian Hanaya selesai mandi dia keluar dengan celana jins pendek dan kemeja putih yang menutupi nya. Dia melangkahkan kaki,menuju teras kamar dan menikmati sinar matahari pagi yang begitu cerah. Tiba-tiba seseorang membuka pintu kamar nya,dan tentu saja seseorang itu adalah Min Yoongi.


"Hmm,, pagi-pagi sudah ada yang menggoda mata ku." Yoongi menghampiri Hanaya.


"Apaan sih" Hanaya tersenyum.


"Kenapa kamu begitu cantik pagi ini..?" Yoongi memeluk Hanaya dari belakang,lalu mencium wangi rambut Hanaya yang basah.


"Terimakasih sudah memujiku,tapi aku tidak butuh semua pujian itu,aku hanya butuh kamu untuk tetap di samping ku." Hanaya menyandarkan kepala nya ke dada bidang Yoongi.


"Itu sudah pasti,aku akan tetap disini.."


Yoongi dan Hanaya menikmati cahaya matahari yang bersinar cerah dan di dukung oleh pemandangan yang indah.


***


Di meja makan Hanaya duduk manis sambil memperhatikan Yoongi yang sedang memasak, Hanaya tidak henti-hentinya menatap Yoongi yang sedang sibuk dengan masakan nya,sesekali tersenyum melihat punggung lebar Yoongi,dan membangunkan hasrat Hanaya untuk memeluk nya dari belakang. Tapi Hanaya cukup pintar untuk mengendalikan diri nya. Masakan pun sudah dihidangkan, mereka pun siap untuk menyantap makanan nya.


"Ternyata memang benar ya,kamu itu pintar memasak,dan masakan nya sangat enak." Hanya memuji masakan Yoongi.


"Aah,kamu bisa aja nggak seenak itu kok,tapi masih pantas dimakan." Yoongi pun merendah.


"Oh ya, ngomong-ngomong kenapa kamu memasang poster ku di kamar mandi..??"


Hanaya terkejut dengan pertanyaan Yoongi,ternyata dia sudah melihat nya sebelum poster itu di copot oleh Hanaya.


"kamu sudah melihat nya..?" Hanaya sangat malu.


"Gimana tidak,aku lebih dulu bangun dari mu,pasti nya aku melihat nya." Yoongi pun tersenyum.


Dalam hati Hanaya berkata "Yoongi ternyata tidur dikamar di kamar ku." Hanaya tersipu malu,dan senyum-senyum sendiri.


Yoongi yang memperhatikan Hanaya lalu bertanya. " kamu kenapa, jangan-jangan kamu berpikir mesum ya..??" Yoongi meledek Hanaya.


"Ah,apaan sih,kata siapa aku otak nya mesum,udah ah aku udah selesai makan nya." muka nya memerah karena rasa malu Hanaya pun kembali ke kamar.


"Hana,abisin dulu makanan nya." yoongi hanya bisa tersenyum melihat tingkah Hanaya.


"Hana..!!" Yoongi mengetuk pintu kamar Hanaya. Tapi tidak ada respon dari Hanaya,lalu Yoongi memutuskan untuk langsung masuk ke dalam kamar nya.


Alangkah terkejutnya Hanaya melihat Yoongi tiba-tiba masuk ke dalam kamar nya.


"a,a,a,pa yang kamu lakuin disini..? eh,maksudnya ngapain disini..?" Hanaya gelagapan.


"Kenapa harus dicopot..?" tanya Yoongi.


Ternyata Hanaya sibuk membongkar poster-poster Yoongi,yang ukuran nya lumayan besar dari kamar nya,karena merasa malu,dan dilihat oleh orang nya sendiri.


"Pasang lagi,pasang,cepetan." Yoongi memerintahkan Hanaya untuk memasang lagi poster diri nya tersebut.


"Nanti siapa tau setelah kamu copot,kamu malah ganti dengan foto JK,atau Jimin,nggak boleh,pasang lagi ayo...!!" Yoongi membantu Hanaya untuk memasang lagi poster diri nya.

__ADS_1


Melihat tingkah Yoongi perasaan malu tadi menjadi hilang,dan yang ada rasa kagum,dan semakin jatuh hati melihat Yoongi seperti itu.


"Oke,tapi kamu yang memasang nya bukan aku." Hanaya pun pergi keluar menuju dapur,dan mengambil dua botol air mineral,dan kembali lagi ke kamar nya.


Yoongi pun sibuk memasang kembali poster-poster diri nya yang di copot Hanaya dari dinding kamar nya. Hanaya kembali tertegun melihat punggung lebar nya Yoongi,mungkin dari ke tujuh member Yoongi termasuk member yang tidak terlalu tinggi,tapi dibanding Hanaya yang termasuk cewek yang lumayan tinggi,dia hanya sebatas pundak Yoongi.


"Ya ampun,itu punggung kenapa menggoda sekali." Hanaya mulai meleleh.


Yoongi yang menyadari tatapan Hanaya terhadap nya,mulai menyadari,pasti ada sesuatu yang dipikirkan Hanaya. Lalu menghampiri Hanaya untuk menggoda nya.


"Halo Miss,lagi memikirkan apa..??" tiba-tiba Yoongi berada di depan Hanaya,dan membuat Hanaya kaget bukan kepalang.


"Ha..?? kenapa kamu disini,bukan nya disitu..?" Hanaya melongo.


"Hahahaha.. Aku bisa membaca pikiran mu sekarang,dan jangan mikir yang aneh-aneh ya..!!" Yoongi kembali ke posisi nya semula,dan membelakangi Hanaya.


"Bruuk..!!" Hanaya memeluk Yoongi dari belakang. "Kenapa punggung ini begitu sangat menggoda ku.


Melihat reaksi Hanaya,Yoongi hanya tersenyum dan membiarkan apa yang dilakukan Hanaya. lalu melanjutkan memasang poster di dinding kamar Hanaya.


***


Riko menghubungi ponsel Hanaya,tapi tak pernah sekalipun terhubung,sudah lebih dari dua minggu. Lalu terbesit untuk nya menelpon Aryan dan menanyakan kabar Hanaya,semenjak kembali ke Korea,Riko di tugaskan untuk di lapangan,jadi belum bisa bertemu dengan Aryan.


"Halo yan.."


"Ya Rik..?" Aryan bicara dengan suara yang sangat berat.


"Bukan bro.."


"Lalu kenapa..?" Riko agak sedikit penasaran.


"Hanaya bro..?" suara Aryan terdengar sedang menahan tangis.


"Hanaya kenapa?" Riko mulai panik,dan mengaitkan dengan ponsel Hanaya yang tidak bisa di hubungi.


"Hanaya koma.." Aryan begitu terdengar sangat sedih.


"What..?? koma..??" Riko kaget


"Iya,setelah balik dari mengantarkan kita ke bandara Hanaya mengalami kecelakaan dan,sampai sekarang masih belum sadarkan diri." Aryan tidak bisa membendung air mata lagi.


"Udah berapa hari..?,kenapa Lo nggak kasih kabar ke gue sih..?" Aryan agak kecewa terhadap Aryan,yang tidak memberitahu nya.


"Sorry Rik,gue ngg bisa berpikir apa-apa,gue setiap hari mikirin gimana caranya Hanaya bisa sadar,apa harus di bawa berobat keluar negri,atau bagaimana..?! otak gue buntu Rik,adik satu-satunya yang gue sayangi,sekarang kondisi nya seperti itu,dan gue nggak bisa ngapa-ngapain." Aryan begitu penuh dengan penyesalan.


"Ok,lo harus tenang,kalo Lo kaya gini,gimana Lo buat jagain Hanaya,gue yakin nyokap Lo pasti lebih down lagi dari pada Lo." Riko menasehati Aryan.


"Iya Rik, thanks ya.."


"Nanti gue juga usahain buat balik,gimanapun gue juga ikut andil, karena bukan Lo aja yang dianterin Hana,tapi gue juga,Lo yang sabar ya..!!"

__ADS_1


"iya, Rik makasih banyak bro."


"Sama-sama yan,Lo harus kuat oke..!!" dan Riko pun mematikan ponsel nya.


***


Yoongi menghampiri Hanaya di depan rumah,yang sibuk menyirami tanaman,sambil bersenandung. Yoongi yang memperhatikan Hanaya dari dalam rumah tersenyum mengingat tingkah Hanaya yang begitu mengidolakan diri nya. Yoongi pun keluar,dan mulai mengganggu Hanaya. Yoongi meniup telinga Hanaya dari belakang,sehingga membuat nya kaget,dan tanpa di sengaja Hanaya membasahi baju Yoongi,yang terkena air dari selang yang di pegangi nya.


"Ups.. sorry,tapi salah sendiri ngapain pakai acara tiup telinga segala kan jadi kaget.." Hanaya pun langsung berlari,karena takut Yoongi akan membalas nya.


Sebelum sempat berlari,Yoongi sudah memegangi tangan Hanaya terlebih dahulu,lalu merebut selang yang ada ditangan nya. Yoongi membasahi rambut,dan tubuh Hanaya dengan air selang tersebut. Akhirnya sekujur tubuh Hanaya basah.


Tiba-tiba Yoongi terhenti dan membuang selang di tangan nya. "Aku mau masuk."


Hanaya yang kaget dengan ekspresi Yoongi lalu bertanya. "Kenapa..?? ada yang salah..??


"Iya..!!" Yoongi membenarkan pertanyaan Hanaya.


"Apa..??" tanya Hanaya penasaran.


"Ganti baju mu,tidak bagus di pandang..!!" jawab Yoongi dan berlalu.


"Oh,OMG.." Hanaya memperhatikan pakaian nya,yang menerawang disaat basah sehingga buru-buru ke kamar untuk mengganti baju nya.


Setelah mengganti pakaian nya yang basah,Hanaya kembali ke bawah,dan menuju ruang tamu, dan melihat Yoongi duduk sambil menonton tv. Hanaya sedikit malu dengan kejadian tadi,tapi berusaha untuk bersikap biasa.


"Hmm.."


Hanaya ingin memulai pembicaraan,dan duduk di sebelah Yoongi ,tetapi Yoongi tampak cuek,dan fokus melihat ke arah TV. Sehingga Hanaya agak sedikit kesal di buat nya.


"Aku mau pergi.." Hanaya berdiri dari tempat duduk nya.


"Mau kemana..?" Yoongi langsung merespon.


"Mau ketemu sama Luna,Maya,dan Dewi."


"Nggak boleh." Yoongi langsung menarik tangan Hanaya,dan disuruh duduk kembali.


"Aku ingin mencari angin segar." Masa nggak boleh keluar.


"Disini sudah ada angin segar,ngapain dicari keluar." Yoongi berbicara dengan mimik wajah yang serius.


"huuff.." Hanaya menghela nafas, pura-pura kesal,padahal dia senang sekali dengan reaksi Yoongi yang seperti tadi.


"Kenapa..?" Yoongi bertanya karena melihat Hanaya menghela nafas nya.


"Nggak kenapa-kenapa.." Hanaya langsung memeluk Yoongi.


Yoongi pun tersenyum,dan berkata "Jangan memakai baju transparan disaat basah lagi."


"Iya.." jawab Hanaya sedikit malu.

__ADS_1


__ADS_2