
Hanaya begitu asyik menikmati musik yang di putar oleh Yoongi, dia tidak berani untuk terlalu dekat,dan hanya memperhatikan Yoongi dari sofa di sudut ruangan kerja Yoongi. Dan Yoongi pun sadar, jika dia selalu di perhatikan oleh Hanaya, lalu menoleh dan memanggil Hanaya dengan lambaian tangan nya. Hanaya mendekat, dan duduk di samping Yoongi.
"Buatkan lagu untuk ku.." Hanaya meminta Yoongi.
"apa..? membuatkan mu lagu..? Ok,tapi itu butuh waktu."
"Tidak masalah,walaupun butuh waktu yang sangat lama,aku akan menunggu nya.." Hanaya memandangi wajah Yoongi dan tersenyum.
"Bernyanyi lah untuk ku..!!" Yoongi menyuruh Hanaya untuk bernyanyi.
"Ok.."
"kamu mau lagu apa..?" ,Yoongi mengambil gitar nya.
"at my worst,pink sweats.."
Yoongi pun memulai memainkan gitar nya.
can i call you baby
can you be my friend
can you be my lover up until the very end
Let me show you love..
Oh, no pretend
Stick by my side even when the world is caving
yeah..
Oh.. don't, don't you worry..
i'ii be there whenever you **want** me
I need somebody who can love me at my worst
Know i'm note perfect but i hope you see my worth
Cause it's only you nobody new , i put you first
And for you boy , i sweat i'd do the worst
Hmm...hmm...hmm...hmm..
"Yeee..,suara mu bagus.." mengakhiri musik nya.
"Benarkah..?" Hanaya pun merasa malu.
"Itu lagu spesial buat kamu.." Hana tersenyum.
"Benarkah..?? makasih.."
"Apakah kita perlu jalan keluar..??" Yoongi menggoda Hanaya.
"Tapi sekarang kan sudah malam,dan aku tidak mau orang-orang akan melihat mu,dan menjadi heboh..!!" Hanaya menolak nya.
"Iya,sih..lebih baik dirumah,dan sekarang waktu nya untuk mu tidur." Yoongi mengajak Hanaya untuk tidur dan kembali ke kamar nya.
__ADS_1
"Di sini lebih baik.." Hanaya tidak ingin kembali ke kamar nya.
"Apakah perlu kita begadang semalaman disini..??"
"Ide yang bagus.." Hanaya begitu bersemangat.
Lalu Yoongi hanya bisa mengiyakan perkataan Hanaya. Hanaya begitu asyik mendengarkan musik dari earphone nya,sambil melirik Yoongi,yang sibuk menulis dan sesekali melihat laptop nya.
"aku akan membuatkan mu kopi,tunggu sebentar ya." Hanaya berjalan menuju dapur.
"Oke.."
Ternyata Yoongi mengikuti Hana ke dapur,dan sengaja berjalan di belakang nya. Kopi saset sudah di tuangkan Hanaya ke dalam gelas,tapi tiba-tiba Yoongi memeluk Hanaya dari belakang.
"Tidak usah di lanjutkan lagi,sekarang waktu nya tidur,kamu harus beristirahat yang cukup agar kamu benar-benar pulih.
"Kan kopi nya udah di tiang.." Hanaya agak sedikit kecewa.
" Nggak masalah,sekarang saat nya untuk kita tidur,aku juga udah ngantuk."
"Alasan.." Hanaya membalikan badan nya.
"Ayo..!!" Yoongi menarik tangan Hanaya,dan membawa nya ke atas.
Hanaya senang sekali di perhatikan idola nya yang sangat dia kagumi,di dalam hati Hanaya berkata.
" Semoga ini tidak cepat berakhir.."
Merekapun masuk kedalam kamar,tapi mata Hanaya tertuju keluar jendela,sekilas dia melihat begitu banyak bintang dilangit.
"Tunggu.." Hanaya melepaskan genggaman tangan Yoongi,dan keluar menuju teras kamar nya.
Yoongi pun jadi ikutan keluar,dan menengadahkan kepala nya ke atas,untuk melihat bintang yang tampak lumayan banyak pada malam ini.
"Kamu benar.." Yoongi pun tersenyum
"Sempurna..!!" Hanaya tersenyum.
Yoongi tidak mengerti dengan apa yang dimaksud oleh Hanaya,dan menggrenyitkan kening nya.
"Ada bintang,dan ada kamu.." Hana menatap Yoongi.
"Terimakasih sudah menemaniku.." Hanaya mengajak Yoongi duduk sembari menatap langit yang penuh dengan bintang.
Jam sudah menunjukan pukul satu dini hari,Hanaya yang mulai mengantuk mulai mengajak Yoongi masuk kekamar.
"Ayo,udara nya semakin dingin.
Yoongi hanya mengikuti apa yang di ucapkan Hanaya.
***
Kali ini Hanaya yang terlebih dulu bangun dari Yoongi,dia turun dari ranjang, dan buru-buru hendak membuatkan sarapan untuk Yoongi. Sesampainya di dapur, Hanaya terperangah melihat meja tidak kosong lagi. Ternyata Yoongi sudah lebih awal bangun dan membuatkan sandwich untuk sarapan Hanaya.
Hanaya yang merasa gagal,Kembali ke kamar atas,dan membangunkan Yoongi.
"Chagii,bangun."
"Chagii, banguun.." sekarang Hanaya agak sedikit memaksa yoongi ,tapi masih saja Yoongi tak bergeming.
__ADS_1
"Yoongiii siiie.......!!!!! Banguun....!!!!" Hanaya berteriak sangat kencang.
"Iya,kenapa..??"
"Kenapa kamu lebih dulu bangun dari pada aku sih..??" Hanaya protes.
"Oh, gara-gara itu saja kami sampai begitu membangunkan ku." Yoongi merasa Hanaya sangat menggemaskan.
"Aku juga ingin mempersiapkan sarapan untuk kamu." Hanaya merajuk.
"Tidak masalah,siapa yang membuat sarapan di pagi hari,yang pasti aku disini hanya untuk merawat mu,dan wajar aku yang mempersiapkan semua nya." Yoongi menarik tangan Hanaya,hingga jatuh menimpa tubuh Yoongi.
Hanaya mulai gugup.
"Kenapa kamu sangat suka menarik ku,ini jantung bisa copot.."
Hanaya berbicara sangat pelan,tapi tetap saja terdengar oleh Yoongi.
"Kamu keluar sana,aku mau mandi dulu.." Hanaya mengusir Yoongi,dan segera berdiri,sebelum ditarik lagi oleh Yoongi.
"Oke," Aku akan keluar. dia pun berdiri,tapi tangan nya secepat kilat menyambar tangan Hanaya. Hanaya tidak bisa menghindar, dalam sekejap Hanaya Kembali' ke dalam pelukan yoongi.
"Yoongi,apaan ini,jangan membuat jantungku copot beneran.
Tidak menunggu terlalu lama, kecupan lembut mendarat di bibir Hanaya. lalu berbisik "Jangan terlalu lama mandi nya."
Hanaya yang merasa gugup,tapi tidak merasa puas dengan kecupan dari Yoongi,Sekarang giliran nya menarik lengan baju Yoongi yang akan beranjak pergi.
"Tidak cukup hanya segitu."
Hanaya tanpa basi mengalungkan tangan nya dileher Yoongi,dan mencium bibir Yoongi yang merah. Yoongi pun membalas ciuman panas dari Hanaya. Dia menjadi lebih garang karena di pancing Hanaya. Ciuman panas itu berlangsung sedikit lama. mereka di sadarkan oleh kurir yang salah alamat.
"Permisi,pakeet...!!"
Mereka pun berhenti, Nafas mereka pun tersengal-sengal. Yoongi turun ke bawah sedangkan Hanaya langsung ke kamar mandi.
"Kurir sialan ngeganggu kesenangan orang saja.." Hana sedikit menggerutu.
Satu jam kemudian Hanaya turun,dan sudah rapi. Yoongi yang melihat Hanaya tersenyum
"Sarapan nya.." Yoongi menyodorkan sandwich yang di buat nya.
"Kamu kedatangan paket..??" tanya Hanaya.
"Enggak,kurir nya salah alamat,seharusnya dia kesebelah." Terang Yoongi.
"Mengganggu saja..!!" Hanaya menggerutu.
"Apakah mau di ulang lagi..??"
"Ah..??" pura-pura tidak mendengar.
"kesini lah." Yoongi menarik kursi Yang ada di dekat nya.
Hanaya pun mengikuti perintah Yoongi. Setelah Hanaya duduk di samping Yoongi,dia pun berbisik.
"Nanti kita lanjutkan lagi..!!" mendengar ucapan yoongi wajah Hanaya jadi memerah.
Melihat ekspresi Hanaya, Yoongi pun tertawa.
__ADS_1