
Semua orang melihat ke arah Rachel yang tengah berdiri dengan tatapan mata yang kosong, saat suara tembakan terdengar. Kedua mata Jeki membulat sempurna, ia seketika terjatuh saat sebuah pelurus menembus bagian kanan dadanya.
"Arg..." Darah terus mengalir tanpa henti, Sam yang melihat hal itu langsung berlari menghampiri Jeki.
Ia menatap Rachel dengan tatapan marah, ingin sekali Sam menebas kepala Rachel yang sudah menembak Jeki.
Setelah menembak Jeki, tubuh Rachel yang tergeletak di atas tanah dan tak sadarkan diri. Brian tersenyum melihat pemandangan indah di depan matanya.
Sebelah tangannya terangkat, Natan dan Nicholas langsung berjalan mundur saat melihat instruksi dari Brian.
"Bagaimana, bukankah sangat terasa nikmat saat orang yang kau cintai ingin membunuh mu." Ucap Brian dengan tawa yang terdengar.
Jeki berusaha bangkit meski dadanya terluka, ia menatap tajam ke arah Brian. Natan dan Nicholas langsung membawa tubuh Rachel pergi dari tempat itu, Jeki menyuruh anak buahnya untuk kembali menyerang. Yang ia inginkan adalah Rachel, "Kau memang pengecut, selalu menjadikan wanita sebagai alat untuk membunuh musuh mu." Ejek Jeki dengan tawa meremehkan.
__ADS_1
Rachel merasa tubuhnya tengah di gendong, ia perlahan membuka matanya. Seketika Rachel terkejut saat ia berada di dalam pangkuan Nicholas, "Apa yang kau lakukan, turunkan aku." Teriak Rachel yang berusaha memberontak.
Tapi matanya membulat sempurna saat melihat orang-orang tengah saling serang, sorot mata Rachel langsung tertuju pada seseorang yang sangat ia kenal.
"Jeki..." Teriak Rachel yang terus memberontak dari pangkuan Nicholas.
Jeki mendengar panggilan Rachel, melihat wanita itu tengah memberontak saat di bawa masuk ke dalam mobil.
"Sam, bawa Rachel kembali pada ku." Ucap Jeki dengan suara serak, rasa sakit di dadanya terasa sakit parah.
Jeki berdiri dengan sekuat tenaga, ia berusaha menahan rasa sakit di dadanya. Sementara Brian tersenyum, di depan Brian sudah ada Natan yang siap melindungi pria tua itu.
Tanpa banyak bicara, Jeki langsung menyerang. Amarah di hatinya seakan menjadi kekuatan untuknya, Natan seolah di buat kewalahan dengan serangan yang di berikan oleh Jeki. Hingga Natan tersungkur dengan hidup yang berdarah, Brian yang kesal langsung maju.
__ADS_1
Jeki tersenyum saat melihat Brian maju, "Meski kau sudah tua bangka, aku tidak akan segan-segan." Ucap Jeki yang langsung baju, ia menghajar Brian.
Pria tua itu kini tidak bisa tertawa lagi seperti tadi, ia di hajar habis-habisan oleh Jeki. Mengingat Brian sudah lumayan tua, sementara Jeki masih muda dengan tenaga yang masih kuat.
Rachel melihat Jeki, ia terus berteriak dan memanggil nama pria itu. Langkah Nicholas terhenti saat melihat Sam berada di dekatnya, "Sebaiknya kau serahkan wanita itu, jika hidup mu tidak ingin berakhir." Jelas Sam, tapi Nicholas bukan orang yang mudah menyerah.
Ia memanggil dua pengawalnya dan memberikan Rachel, wanita itu terus memberontak tapi tenaganya tidak cukup kuat untuk melawan dua orang yang tengah memegang tangannya.
Sam langsung maju, ia memberikan serangan pada Nicholas. Pria itu dengan santai menangkis semua serangan Sam, hingga luka yang di berikan oleh Natalia kembali terbuka. Sam meringis kesakitan saat darah kembali mengalir dari tubuhnya, Nicholas yang melihat hal itu. Menjadikannya sebuah kesempatan, ia langsung menendang wajah Sam hingga pria itu tersungkur. Tidak hanya itu, Nicholas menendang tepat di luka Sam hingga pria itu terjatuh di atas tanah.
Rachel terdiam, ia melihat semua kekacauan di balik kaca mobil. Rachel terus berusaha untuk membuka pintu mobil tapi tidak bisa, ia bisa melihat Jeki tengah melawan Brian.
Brian tersungkur dengan tubuh yang tak berada, umurnya yang sudah tua tidak bisa lagi menandingi kekuatan Jeki. Hingga Nicholas yang maju saat melihat ayahnya sudah babak belur.
__ADS_1
Jeki melihat tatapan Nicholas yang berbeda, tatapan pria itu kini terlihat lebih serius dari yang tadi. Tangan Jeki meraba luka di dadanya yang terus mengeluarkan banyak darah.
Nicholas yang melihat keadaan Jeki sudah di ambang batas, tersenyum. Ia langsung menyerang pria itu dengan sekuat tenaga dan Nicholas langsung menyerang tepat di luka Jeki hingga pria itu tersungkur dengan rasa sakit yang luar biasa.