Gadis Satpol Kesayangan Tuan Muda

Gadis Satpol Kesayangan Tuan Muda
Bab 49


__ADS_3

" Ustad mohon maaf, bisa Ustad jelaskan bagaimana cara memperjuangkan cinta menurut pandangan islam agar jauh dari kata dosa Ustad? " tanya Zarow.


Zarow sangat ingin tahu bagaimana cara agar perjuangan cintanya sesuai dengan syariat islam, dari hal sekecil ini ia juga harus mempelajari agar ia terhindar dari dosa.


Bagaimanapun juga ia harus berusaha menghindari dosa baik dosa kecil maupun besar, ia harus tau segala hal tentang agamanya karena ia benar-benar ingin tobatnya di terima oleh Allah.


Malam ini jam telah menunjukan pukul 08.20 malam, setelah melaksanakan sholat isya seperti biasa kini giliran sesi tanya jawab setelah Ustad Syam memberikan siraman rohani atau ceramah.


Ustad Syam tersenyum mendengar pertanyaan Zarow, pertanyaan yang bagus menurut Ustad Syam karena sebagai umat manusia pasti setiap orang pernah jatuh cinta.


Hanya saja bagaimana cara memperjuangkan cinta itu agar benar & sesuai dengan agama agar terhindar dari dosa.


Pertanyaan kakaknya membuat Zerin cukup kaget, mengapa untuk memperjuangkan cinta kakaknya harus bertanya pada Ustad Syam pikirnya.


Ia mulai menggaruk-garuk kepalanya karena bingung, mulai bermunculan pertanyaan demi pertanyaan dalam kepalanya karena pertanyaan kakaknya yang barusan di sampaikan kepada Ustad Syam.


" kenapa berjuang buat cinta aja harus kak Zarow tanya sih sama Ustad Syam, emang gak bisa apa berjuang sendiri, gitu aja pake tanya, huft " gumam Zerin sambil menggelengkan kepala.


" Bismillahirrahmanirrahim, alhamdulillah pertanyaan mas Zarow ini sangat bagus ya, bagus sekali, bagaimana memperjuangkan cinta menurut syariat islam yang benar agar terhindar dari dosa, masya Allah saya bener-bener seneng luar biasa denger pertanyaan ini, jadi cara memperjuangkan cinta menurut pandangan islam itu ada banyak ya, yang pertama niatkan karena Allah, Jangan mencintai karena hawa nafsu seperti karena fisik atau harta, sebab nantinya akan dihinakan Allah oleh hal tersebut, karena keutamaan cinta dalam islam ialah sebagai jalan untuk beribadah kepadaNya. Seperti yang tertera dalam firman Allah SWT dalam QS Qasas ayat 50 yang artinya : “Dan siapakah yang lebih sesat daripada orang yang mengikuti hawa nafsu mereka belaka dengan tidak mendapat petunjuk dari Allah sedikitpun”. Yang kedua Menjaga pandangan, Mencintai seseorang yang belum menjadi muhrimnya tentu tak boleh berlebihan, misalnya dalam memandangnya, walaupun memiliki perasaan lebih dan tidak mendekat secara langsung, melihat yang bukan muhrim juga termasuk zina mata yang harus dihindari. Lebih baik berjuang dengan sabar hingga mendapatkan hubungan yang halal. Saat sahabat sedang merasa jatuh cinta maka sahabat harus bisa menjaga diri dan menjaga kehormatan sebagai seorang muslimah. Seperti dalam sebuah hadits yang artinya “Janganlah engkau iringkan satu pandangan kepada wanita yang bukan mahram dengan pandangan lain, karena pandangan yang pertama itu halal bagimu, tetapi tidak yang kedua!“. (HR Abu Daud). Yang ketiga mendekatkan pada Allah, libatkan Allah dalam setiap urusan termasuk urusan yang berhubungan dengan memperjuangkan cinta. Tetap mendekat dan memperbanyak amal kebaikan kepada Allah serta memohon petunjuk yang terbaik darinya. Seperti yang diriwayatkan dalam hadits yang artinya : “Jika ia mendekat pada Ku sejengkal, Aku mendekat padanya sehasta, Jika ia mendekat pada Ku sehasta, Aku mendekat padanya sedepa. Dan jika ia datang kepada Ku dengan berjalan, maka Aku mendatanginya dengan cepat”. (HR Bukhari). Yang keempat Jauhi zinah, Dalam memperjuangkan cinta, yang terutama harus dihindari ialah zina, yakni zina dalam bentuk apapun baik zina hati, zina mata, zina pikiran, maupun zina perbuatan sebab semuanya ialah perbuatan yang tergolong dosa. Seperti yang diriwayatkan dalam sebuah hadits yang artinya : Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka janganlah berkhalwat (berduaan) dengan seorang wanita tanpa dsertai mahram nya karena sesungguhnya yang ketiga adalah syetan”. (HR Ahmad). Dalam hal ini misalnya ialah memperjuangkan cinta dengan menyatakannya tetapi tidak segera menghalalkan hubungan, kedua orang yang saling mencintai tersebut menjalin hubungan yang tidak diperbolehkan syariat agama seperti berpacaran, tentunya hal ini tak boleh dilakukan dan bukanlah perbuatan baik yang dicontohkan Rasulullah " jelas Ustad Syam panjang lebar.


Mendengar tentang Zinah Zarow lantas menundukkan kepalanya, itulah dosa besar yang pernah ia lakukan selama ini, ia berusaha agar cintanya saat ini sesuai dengan syariat islam namun dulunya ia telah melakukan dosa besar.


" astaghfirullah, ya Allah sebegitu rendahnya hamba, apakah masih bisa engkau mengampuni dosa hamba ya Allah " gumam Zarow dalam hati.


Tak terasa air matanya menetes ia sangat sedih merasa putus asa jika taubatnya akan sia-sia karena dosa Zinah yang pernah ia perbuat.


Ia tak pernah mengenal cinta & ia tak pernah berpacaran tetapi meskipun begitu ia sering berbuat Zinah dengan banyak wanita & berganti-ganti setiap harinya.


Zarow menutup wajahnya dengan kedua tangannya, merasa sedih karena selama ini ia sudah terlalu jauh salah melangkah dengan dunianya sendiri.


Ia berpikir kenapa tak dari dulu ia dipertemukan dengan Pelangi agar ia bisa termotivasi sejak dulu untuk hijrah kejalan yang benar seperti ini sebelum ia melakukan dosa Zinahnya.


" ya Allah kenapa engkau baru mempertemukan hamba dengan Pelangi sekarang saat hamba telah berlumur dosa, mengapa engkau baru mempertemukan hamba dengan orang seperti Pelangi sekarang ya Allah " gumam Zarow lagi dalam hati.


Zerin mengangguk-angguk mencerna setiap kata-kata yang diucapkan Ustad Syam, ia baru tahu jika pacaran dalam islam juga tidak diperbolehkan.


Untungnya Zerin tak pernah berpacaran selama ini karena kedua orangtuanya serta kakaknya tak memperbolehkan ia untuk berpacaran.

__ADS_1


Usianya yang belum genap 17tahun lah yang membuatnya tidak boleh memiliki teman dekat pria, selain itu juga kakaknya sangat oper dengannya saat dekat dengan teman pria.


" Ustad apa masih ada lagi selain empat itu? " tanya Zerin lagi masih antusias.


" masih ada lagi, yang kelima shalat istikharah, Shalat istikarah juga dianjurkan untuk mendapatkan kemantapan hati, dengan menjalankan shalat istikharah, Allah akan memberi petunjuk terbaik apa yang seharusnya dilakukan sehingga terhindar dari jalan sesat atau langkah yang salah. Seperti yang tertera dalam firman Allah SWT dalam Al Anbiya ayat 89 yang artinya : “Ya Tuhanku, janganlah Engkau membiarkan aku seorang diri, Engkaulah ahli waris yang paling baik”. Yang keenam perbaiki diri, selalu berusaha memperbaiki diri dari segi akhlak dan hati sehingga nantinya akan mendapat jodoh yang terbaik dan mendapat hasil dari apa yang diperjuangkan tersebut yang terbaik pula, sebagai manusia tak boleh merasa baik, harus selalu merasa rendah diri di hadapan Allah. Memperbaiki diri akan menjadikan seseorang menjadi lebih baik bagi orang yang sedang diperjuangkan. Yang ketujuh mencari Rizky yang halal, Berjuang tentu membutuhkan modal baik lahir maupun batin, secara batin dapat dilakukan dengan rajin beribadah dan rajin berdoa, sedangkan pada aspek lainnya yaitu tentang tanggung jawab terlebih sebagai seorang laki laki yang sudah selayaknya bertanggung jawab pada keluarga, selama waktu penantian wajib diisi dengan kegiatan yang bermanfaat seperti mencari rejeki yang halal. Dan yang terakhir melamar & Nikahi, Jalan terbaik untuk memperjuangkan cinta ialah menghubungi wali dan menyampaikan perasaan secara baik baik, dan segera melamar serta menikahi orang dicinta tersebut. tidak masalah yang melamar laki laki atau perempuan sebab hukum wanita melamar lelaki dalam islam juga diperbolehkan. Hal itu jauh lebih baik daripada zina. Seperti yang tertera dalam firman Allah SWT dalam QS An Nur ayat 32 yang artinya : “Dan nikahilah orang yang masih membujang diantara kamu dan juga orang orang yang layak menikah dari hamba hamba sahaya mu yang laki laki dan perempuan. Allah akan memberikan kemampuan pada mereka dengan karunia Nya dan Allah maha luas pemberian Nya” jelas Ustad Syam melanjutkan segala yang ia tahu tentang memperjuangkan cinta menurut syariat islam.


Nyonya Arini tersenyum puas mendengar ceramah yang disampaikan oleh Ustad Syam, ternyata ia & suaminya telah benar dengan melamar Pelangi untuk anak mereka Zarow.


Ia jadi mengerti apa alasan Pelangi dulu mengungkapkan jika ingin langsung menikah tanpa harus berpacaran dahulu, betapa Pelangi adalah sosok menantu idaman pikir nyonya Arini tersenyum bahagia.


" alhamdulliah ya Allah ternyata langkah hamba & suami hamba untuk melamar Pelangi sudah benar, semoga setelah Zarow & Pelangi resmi menikah, rumah tangga mereka berdua akan selalu senantiasa dalam lindungan & jalanmu ya Allah, Aamiin " gumam nyonya Arini dalam hati.


Nyonya Arini menatap suaminya sambil menggenggam erat tangan suaminya, senyum suaminya juga merekah melihat kearahnya, ia yakin suaminya saat ini sama leganya dengan dirinya.


Zarow yang masih dalam perasaan sedihnya berusaha tak menampakan kegelisahaan yang ia rasakan, ia masih berusaha tenang & mengucapkan istighfar didalam hatinya.


" astaghfirullahaladzim, astaghfirullahaladzim, astaghfirullahaladzim, astaghfirullahaladzim ya Allah " gumam Zarow beristighfar dalam hatinya.


" bagaimana mas Zarow apa sudah paham dengan penjelasan saya tentang gimana cara memperjuangkan cinta menurut syariat islam ? " kata Ustad Syam.


Zarow menganggukkan kepalannya sambil tersenyum, ia sangat paham dengan apa yang telah di sampaikan oleh Ustad Syam tadi, yang di sampaikan oleh Ustad Syam tentu saja menjadi tambahan wawasannya tentang islam.


Ustad Syam melihat kearah tangannya untuk melihat jam di tangannya, ia rasa pertemuan untuk hari ini sudah harus diakhiri karena tak terasa jam telah menunjukan pukul 09.30 malam. Sudah waktunya ia harus mohon undur diri untuk segera pulang kerumahnya.


" kayanya sudah waktunya saya mohon undur diri ya mas " kata Ustad Syam sambil tersenyum.


Zarow lantas ikut melihat kearah tangannya mendengar kata-kata Ustad Syam, sudah sekitar tiga jam lebih Ustad Syam berada dirumahnya sedari sebelum adzan magrib berkumandang.


Zarow meminta waktu lebih banyak lagi karena mereka sekeluarga juga harus belajar mengaji serta menghafalkan surah-surah pendek yang tak terlalu sulit untuk dihapal sebagai pemula.


" oh iya sudah jam 9 lewat ya, gak terasa banget, padahal masih banyak yang mau saya tanyakan lagi Ustad tapi kayaknya waktu cepet banget berjalan " ucap Zarow sambil tersenyum.


" hahahaha, iya mas mungkin bisa kita lanjut lagi besok " kata Ustad Syam.


" tapi Ustad ada hal penting yang membuat hati saya bimbang, bagaimana kalo saya ikut mengantarkan Ustad pulang sambil Ustad menjawab pertanyaan saya? " tanya Zarow.


Ia benar-benar tak bisa menunda pertanyaannya lagi karena ia sudah sangat tak tahan terus merasa gelisah dengan dosa Zinah yang pernah ia perbuat.

__ADS_1


Mendengar kata-kata Zarow Ustad Syam menganggukkan kepalanya, tak ada salahnya membagi ilmu apa lagi jika itu bisa bermanfaat pikir ustad Syam.


" ok mas kalo memang mas Zarow memang bener-bener perlu menanyakan sesuatu saya akan dengan senang hati untuk menjawab & berbagi ilmu pengetahuan tentang islam dengan mas Zarow " jawab Ustad Syam.


Ia pun tersenyum mendengar jawaban Ustad Syam, meskipun ia belum menyampaikan pertanyaannya ia cukup lega karena ia akan mendapatkan jawaban dari hal yang terus mengganjal hatinya.


" kalo begitu mari Ustad kita langsung berangkat " ajak Zarow.


" oh iya mari " kata Ustad Syam berdiri.


Tuan Yonso serta istrinya & putrinya Zerin pun berdiri ikut mengantarkan kepergian Ustad Syam keluar rumahnya untuk pulang malam ini.


" mari pak, bu, saya pamit undur diri dulu, Assalamuallaikum " pamit Ustad Syam.


" waallaikumsalam " jawab mereka sama-sama.


Zarow menyalami tangan kedua orangtuanya untuk berpamitan juga, setelah berhijrah Zarow mulai membiasakan diri untuk pamit saat akan pergi, tak lupa ia juga menyodorkan tangannya pada adik semata wayangnya yaitu Zerin.


" mi, pi, Zarow ikut ngantar Ustad Syam dulu ya sama pak Handoko, Assalamuallaikum " pamit Zarow.


" waallaikumsalam " jawab kedua orangtua Zarow serta Zerin.


Zarow segera masuk kedalam mobil setelah Ustad Syam berada di dalam mobil tepat di sebelahnya, tanpa menunggu aba-aba mobil segera berjalan meninggalkan kediaman rumahnya.


" mas Zarow silahkan tanyakan apa yang mau ditanyakan, insya Allah saya akan menjawab " kata Ustad Syam sambil melihat kearah Zarow.


Zarow membuang nafas kasarnya mencoba menyiapkan dirinya untuk pertanyaan yang akan ia sampaikan saat ini, karena pertanyaan ini sangat memalukan sekali.


" Ustad apakah dosa Zinah bisa di ampuni oleh Allah? " tanya Zarow dengan berkaca-kaca.


Ustad Syam terdiam mendengar pertanyaan Zarow, pria muda yang duduk disebelahnya tampak serius menanyakan perihal tersebut padanya, ia menepuk bahu Zarow sambil tersenyum.


" mas Zarow Jika Anda, termasuk salah seorang pelaku zina, maka Anda harus segera membersihkan diri dari perilaku tercela ini. Mengapa? Sebab, Anda tak akan pernah tahu kapan Anda kembali pada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Namun yang pasti, Anda tahu bahwa jika Anda kembali dalam keadaan masih berbuat zina, maka tempat kembali Anda adalah neraka, tempat paling mengerikan sepanjang masa, tapi saya yakin mas Zarow telah meninggalkan hal tercela tersebut jadi sebaiknya mas Zarow melakukan sholat taubat nasuha " jawab Ustad Syam sambil tersenyum.


Zarow tertegun mendengar jawaban Ustad Syam ia tak menyangka ternyata Allah masih mengampuni dosa Zinah dengan syarat melakukan sholat taubat yang ia pun tak tahu bagaimana cara melakukannya.


Mendengar jawaban Ustad Syam tentunya ia sangat terharu, ia harus melakukan sholat taubatnya dengan bersungguh-sungguh agar Allah mengampuni dosa Zinahnya pikirnya.

__ADS_1


__ADS_2