Gaju - Satu

Gaju - Satu
Chapter 18 - Acupuncture


__ADS_3

Gaju tersadar ketika suasana di sekitarnya sudah gelap. Dia merasakan seluruh tubuhnya terasa sakit semua karena apa yang dia lakukan tadi. Gaju memperkirakan kalau dia hanya mampu bertahan selama 3 detik setelah merasakan sakit yang luar biasa tadi.


Tapi Gaju sekarang yakin kalau metode acupuncture itu efektik untuk memperkuat ototnya. Ototnya terasa lebih pegal dan sakit dibandingkan latihan power training yang pernah dia lakukan. Saat ini dia ingin pergi ke training field dan mencoba peningkatan strengthnya dengan menggunakan Strength Meter.


Semua kandidat menyadari kalau di Pulau, cara terbaik untuk meningkatkan kemampuan atribut fisik dan otak adalah dengan serum genetis. Karena hasilnya lebih cepat dan pasti. Apalagi untuk kekuatan fisik. Gaju merasakannya sendiri.


Nilai atribut fisiknya hanya meningkat 0.1 point untuk setiap kategori setelah dua tahun berlatih sangat keras. Dan menurut analisa Gaju, hasil itu sudah lebih baik daripada kebanyakan kandidat yang hanya mendapatkan kenaikan 0.5 point yang menjadi rata-rata progress mereka.


Bandingkan dengan para kandidat yang mendapatkan suntikan serum genetis. Kenaikan 0.1 point hanya mereka dapatkan dari satu kali suntikan saja. Apalagi untuk monster seperti Koga atau Koma. Koga berhasil masuk ranking tiga besar sebanyak 10 kali, terbanyak diantara kandidat yang lain. Sedangkan Koma menyusul dengan 9 kali dan Aju 8 kali. Sisanya terbagi rata ke para Kandidat yang mungkin beruntung masuk ke ranking satu atau dua kali.


Gaju sudah memperhitungkan kalau Koga dan Koma sudah menjadi Fighter yang sesungguhnya dengan point Physical Attribute melebihi angka 5.0 sedangkan Aju mungkin hampir mendekati angka itu.


Untuk para Strategist, Tian dan Gama jelas seorang Strategist yang sesungguhnya dengan nilai Intelligence Capability diatas 5.0 sedangkan Adel mungkin agak jauh dari angka itu.


Gaju sendiri?


Gaju tidak tahu skor pasti untuk Intelligence Capabilitynya, tapi dia yakin kalau dia lebih dari layak untuk menjadi seorang Strategist, dari awal dia tahu itu. Tapi untuk Physical Capability? Gaju berada di wilayah rata-rata.


Saat dulu test pertama kali, Gaju hanya mempunyai nilai total 2.30 point, selama dua tahun dia berlatih keras dan hanya mendapatkan peningkatan sebesar 0.1 point. Jadi nilai physical attribute terakhir Gaju hanya 2.60 point. Hampir separuh dari monster yang bernama Koga atau Koma.

__ADS_1


Meskipun Gaju yakin kalau kemampuan fisiknya jauh di atas para Strategist seperti Tian, Gama ataupun Adel. Tapi jika dibandikan dengan para Fighter itu, Gaju bukanlah apa-apa.


Lemahkah Gaju? Tidak. Menurut standard yang diberikan oleh Pulau. Sebagai perbandingan nilai Strength untuk lelaki dewasa normal di luar Pulau berkisar antara 0.6 sampai 1.0 point. Mungkin bisa lebih jika dia adalah seorang atlit atau orang yang memang fokus pada olahraga.


Bahkan kebanyakan lelaki dewasa itu mempunyai strength dibawah angka 0.8 point. Berarti kekuatan pukulan orang-orang itu mempunyai power kurang dari 80kg. Bandingkan dengan Gaju yang sekarang sudah mempunyai nilai Strength 0.8 point di usianya yang ke sepuluh tahun.


Dengan kenaikan 0.5 - 1 point tiap tahun, saat Gaju berumur 20 tahun nanti, Gaju mungkin akan mampu mengalahkan lelaki dewasa normal di luar Pulau dengan sekali pukul.


Tapi Gaju tidak mau itu. Musuh Gaju adalah monster yang ada di dalam Pulau. Dia harus bisa mengalahkan mereka jika ingin bertahan hidup sampai akhir di Pulau. Koga yang telah sepuluh kali mendapatkan suntikan serum genetis muscle enhancement, sekarang mempunyai nilai strength fantastis di angka 2.15 point. 215 kg kekuatan pukulan. Jangankan Gaju, tembok sekalipun mungkin akan hancur jika dipukul si monster itu sekuat tenaga.


Gaju tahu kalau dunia tidak adil. Mereka yang diberi anugerah kekuatan fisik sejak lahir dapat dengan mudah meningkatkan kemampuannya di pulau ini. Dan Gaju sadar kalau dirinya bukan bagian dari mereka yang diberi anugerah itu.


Hingga akhirnya, Gaju menemukan metode acupuncture dan nekat menggunakan tubuhnya sendiri untuk kelinci percobaan.


\=\=\=\=\=


Gaju berdiri dan menarik napas. Setelah beristirahat selama satu jam tadi, Gaju langsung menuju ke training field dan ingin mengetest seberapa efektif metode acupuncture yang dia pakai tadi.


Gaju sekarang berdiri di depan strength meter dan bersiap melayangkan pukulannya sekuat tenaga. Tidak ada kandidat yang memperhatikan Gaju saat ini. Buat apa? Mereka tahu di luar kepala nilai strength Gaju. Gaju hanya kandidat dengan kemampuan rata-rata.

__ADS_1


Gaju memusatkan perhatiannya kemudian memukul strength meter itu sekuat tenaganya. Tak lama kemudian sebuah angka muncul di display yang terpasang di atas sasaran untuk memukul yang ada di strength meter.


83 kg.


Gaju terdiam sebentar, setelah itu dia langsung mengepalkan tangannya dan mengacungkannya ke atas. Dia ingin berteriak dan meluapkan emosinya, tapi ini malam hari dan dia tidak ingin menarik perhatian kandidat lain. Jadi dia hanya mengacungkan tangannya keatas dan tersenyum puas.


“Aku berhasil!!”


Delapan puluh tiga kilogram, angka yang kecil dan tidak penting apabila dibandingkan dengan 215 kg punya Koga atau 180 kg milik Koma. Tapi ada satu hal penting disini yang membuat Gaju sangat senang dan membuatnya hampir berteriak sekeras-kerasnya.


Gaju sebelumnya hanya mempunyai strength 0.80 point, saat dia memukul strength meter, hasilnya berkisar antara 79kg sampi 80kg dan tidak pernah melampaui angka itu. Tapi kini, strengthnya naik menjadi 0.83 point. Ada kenaikan 0.03 point.


Kecil dan sama sekali tidak penting.


Tapi tadi Gaju sudah menghitung dengan cepat di kepalanya, untuk satu sesi uji coba yang dia lakukan tadi sore, dia memperoleh kenaikan 0.03 point. Mungkin karena itu adalah yang pertama kali, teknik acupuncture memberikan efek lebih kepada tubuhnya. Gaju menyimpulkan kemungkin terburuk untuk kedepannya, dia hanya akan mendapatkan kenaikan 0.02 point tiap sesi.


Masih ada kurang lebih 2 tahun lagi sebelum Ujian Eliminasi dilakukan. Itu artinya dia masih bisa melakukan teknik acupuncture ini sebanyak ratusan kali. Dan sekalipun nantinya akan ada penurunan efektifitas dari metode ini. Setidaknya Gaju telah berhasil mendapatkan cara ampuh untuk meningkatkan kemampuan fisiknya.


Tapi Gaju tiba-tiba teringat rasa sakit yang dialaminya saat menggunakan teknik acupuncture tadi. Rasa sakit yang luar biasa dari ujung rambut ke ujung kakinya saat semua otot tubuhnya dipaksa berkonstraksi.

__ADS_1


Gaju menarik napas panjang. Dia tahu kalau hari-harinya yang akan datang akan dipenuhi oleh penderitaan dan rasa sakit. Tapi demi bertahan hidup, dia akan melakukannya.


__ADS_2