GARIS TAKDIR

GARIS TAKDIR
Perselingkuhan Terkuak


__ADS_3

Saat itu usia anakku sudah menginjak 7bulan, dia mulai pintar dan baru saja bisa berjalan. Begitu bangga nya aku, anakku mengalami pertumbuhannyang sangat cepat. Namun di samping itu semua, suamiku mulai berulah lagi. Setiap hari alasan nya lembur, sampai pada suatu malam aku memberanikan diri datang ke tempat kerjanya, Aku menanyakan kepada rekan dan security penjaga. Katanya suamiku sudah pulanh dari jam 5 sore tadi, sekarang jam 11malam dia mengaku lembur kepadaku.


Setelah ku dapat penjelasan dari teman dan security kantornya akupun pulang, karena tak enak menitipkan anakku pada ibuku terlalu lama. Takut ada pertanyaan yang tidak ku inginkan dari ibuku, dan aku takut ibuku mengetahui lalu stres memikirkannya. Sesampaiku di rumah, ibuku mulai bertanya karena beliau sudah curiga sedari lama. Ada yang tidak beres di rumah tanggaku menurutnya, Terpaksalah aku bercerita semua yamg ku alami.

__ADS_1


Karena ku rasa sudah cukup lelah menyimpan aib suamiku, dia selingkuh. Aku sudah menduganya, namun aku tak punya cukup bukti untuk langsung menuduhkan semua itu padanya. Ku diamkan dia, aku berpura-pura tak tahu semua kebohongannya. Ku menunggu semua bukti yang kuat terkumpul, untuk mengatakan padanya bahwa dia selingkuh. Karena ku tau dia orang yang cukup pintar untuk mengelak akan semua tuduhanku bila ku tak punya bukti yang kuat.


Mulai ku ikuti suamiku, atas izin dari ibuku dan ku titipkan anakku kepada beliau.Ya memang dari pagi hingga sore dia kerja, lalu saat pulang dia menelfonku untuk mengatakan bahwa dia lembur. Kemudian dengan motor yang ku pinjam dari tetanggaku agar dia tak menyadari pengintaianku, aku mengikutinya. Laju motor suamiku terhenti pada bangunan mewah yang bertuliskan Kost Putri , "Ah... benar dia selingkuh" kataku dalam hati.

__ADS_1


Di bioskop XX* mereka menuju, setelah mereka masuk ke teater bioskop aku pun pulang. Ku lanjutkan besok saja pengintaianku ini, kasihan anakku seharian ini ku tinggalkan. Benar saja 3 jam sejak aku mengintainya tadi, suamiku pulang. Aku berpura-pura tidur di samping anakku, melihatku tertidur dia mengeluarkan hapenya. Saling berbalas chat seprtinya, ku intip di ujung mataku dia memperhatikan HP nya sembari sesekali tersenyum. Sampai pada akhirnya dia tertidur, ku tunggu dia sampai benar-benar tertidur.


Gampang saja bagiku untuk membedakan dia sudah benar-benar tertidur atau belum, karena dia mendengkur. Suara dengkurannya itulah yang ku jadikan tanda, Setelah terdengar dengkurannya ku tunggu beberapa saat. Baru ku mengambil HP yang ada di sampingya, selama ini dia menyimpan HP nya agar aku tak bisa sedikitpun melihat atau menyentuhnya. Jadi terkadang saat dia tertidur saja aku bisa cek semua isi HP nya, itupun kalau dia lalai menyimpannya. Kalau di simpan sampai saat ini aku belum tahu betul tempat yang pasti dia meletakkan HP nya.

__ADS_1


__ADS_2