GARIS TAKDIR

GARIS TAKDIR
44.ngidam


__ADS_3

Hari ini adalah hari Minggu, dan mereka berdua hanya menghabiskan waktu, di rumah berdua saja, karena Kania tidak memperbolehkan gio untuk pergi.


Malam ini gio telah, berjanji akan membawa Kania ke restoran mewah dan harapan Kania tidak seperti dulu yang hanya memakan pecal lele saja.


Tapi siapa sangka di saat mereka mau pergi Kania tiba -tiba menangis.


Gio pun gelagapan heran, tidak ada angin, tidak ada hujan


Kania menangis sejadi-jadinya.


Gio pun langsung memeluk Kania


Dan bertanya" kenapa nangis cebol."


Kania pun menjawab dg isakan tangis nya


"Aku mau ngelus kepala orang botak."


Dan dia pun kembali menangis.


Sungguh gio sangat bingung.


Apa ini yang di namakan ngidam


biasanya orang ngidam, menginginkan


Makanan dan rujak beda dengan Kania.


Yang mau mengelus kepala orang botak. Awal ny gio membantah dan mencari alasan lain tapi tangisan Kania semakin menjadi dan dia pun mengiyakan Nya demi buah hati.


Kania pun tersenyum dan mereka bersiap mencari orang botak


Sungguh ini di luar nalar gio.


Mereka sudah mencari di sepanjang jalan tapi tidak ada ketemu orang botak


Namun seketika Gio melihat preman


Yang kepala nya botak, dia sudah tak tahan melihat Kania Menangis


dan akhirnya memberanikan diri


Untuk Menepi dan bicara kepada preman itu baik-baik


Preman itu pun mengiyakan


Karna bayaran ny cukup besar.


Dalam hati gio berkata


"Ya ampun jadi apa ni anak gue entar


Mak ny ngidam beginian."


Kania pun tersenyum


Dan mengelus- elus kepala preman itu


Gio yg melihat ny pun Merasa prustasi.


Kania pun memulai obrolan kepada sang preman.


"Makasih ya bang" ucap Kania sambil tersenyum.


Preman itu pun tersenyum lalu berkata." Eh neng gak usah makasih, Abang yang makasih, jarang-jarang pens Abang sampai kayak gini" ucap preman itu bangga dan hanya di jawab kekehan saja oleh Kania.


Setelah itu mereka pun langsung pergi untuk makan, yang di janjikan gio tadi siang.


Mereka sekarang sudah berada di


restoran yang sangat mewah


Gio yg melihat kelakuan bumil itu


Pun mengambil beberapa Poto Kania.


Sungguh batin ny, Semakin hari Kania semakin imut, Gio pun geram mau mencubit pipi Kania.



Mereka makan dg canda dan tawa, Kania pun bertanya kepada gio.


"Toel liat dong Poto nya." ujar Kania kepo dengan Poto nya.

__ADS_1


"Gak boleh" jawab gio, dengan nada jahil nya.


Tapi siapa sangka bumil itu pun menangis.


Sungguh gio heran dg bumil ny ini


Sangat sensitif dan sangat mudah menangis.


"Eh jangan nangis dong cebol ni Poto nya." ucap gio sambil melihat kan Poto nya kepada kania.


Kania pun tersenyum melihat Poto ny


Lumayan bagus.


"Heheh aku cantik juga ya"


Sahut Kania sambil tertawa.


Sungguh gio menepuk jidad nya sendiri


Dia bingung tadi nangis sekarang ketawa .


"Aghhh sudah la nama nya juga orang hamil mami juga gitu"


"Eh iya dong cantik nyonya Antariksa." sambung gio mencubit pipi istri nya itu.


Mereka memutuskan untuk pergi ke


Mini market Untuk membeli kebutuhan di rumah Kania.


Gio pun mencari susu ibu hamil


Dan bertanya kepada kania.


"Sayang susu nya mau rasa apa ?" tanya gio.


"Emmmm rasa apa aja yang ada?" tanya Kania balik.


"Stowberi , vanilla, coklat." jawab gio.


"Yaaa gak ada ya rasa kopi aku sih pengen rasa kopi." jawab Kania cemberut.


Gio pun tersenyum, rasa ny hampir gila


Dia bingung bagaimana wujud anak nya


belum lahir aja sudah aneh apalagi kalau udah lahir dan begitulah rasa nya Daddy, yang setiap hari pusing , apalagi dengan tingkah nya , gio pun terkekeh sendiri mengingat Daddy nya.


Gio pun menarik napas dalam-dalam


Dan tersenyum.


"Sayang cebol ku, gak ada susu hamil yg rasa ny kopi trus kamu mau yg mana?" tanya gio lagi.


"Seterah" jawab Kania .


"Astagfirullah sabar GI Sabar "ucap ny dalam hati Dan gio pun akhirnya


Menganggambil smua rasa.


Setelah berkeliling dan Berbelanja cukup banyak Mereka pun pulang


Dan langsung tertidur.


Pagi -pagi sekali Gio sudah bangun dan menyiapkan sarapan untuk Kania,


dan sudah membuat kan susu nya,


gio berjalan menaiki tangga dan memasuki kamar .


Dan melihat Kania yg masih tidur


Lalu membangun kan nya.


"Cebol bangun udah siang teriak gio."


"Apaan sih toel ganggu aja


Kania menjawab dg suara khas bangun tidur."


"Sayang minum susu nya ya


Aku mau nyiapin air panas untuk kamu dlu."

__ADS_1


"Emmm iyaaa"


Setelah keluar dari kamar mandi


Gio melihat Kania yg tidak mau meminum susu yg dia buat lalu bertanya.


"Kok susu ny belum di minum?" tanya gio.


"Susu nya gak enak gak rasa kopi."


"Sabar gio sabar."


Orang hamil lirih ny dalam hati.


"Sayang gak ada susu hamil yg rasa ny kopi, udah minum ya kasian dedek nya


Kamu mau dedek nya sakit kan"


"Enggak" jawab Kania cepat sambil menggelengkan kepalanya.


"Ya ampun gemes banget deh liat bumil ni."


Gio pun langsung mencium bibir Kania.


Kania pun tak menolak biasa nya akan marah-marah Kesempatn emas ni kata gio dalam hati.


Gio pun langsung membaringkan Kania.


Setelah ciuman itu selesai Gio langsung memeluk Kania dan mengelus-ngelus perut Kania dan mencium nya.


Kania pun merasa dimanja ya senyum-senyum aja biasa nya udah ngamuk-ngamuk Mungkin bawaan hamil.


Gio pun mengelus-elus perut Kania dan mengajak baby ny berbicara.


"Sayang nya papa jangan nakal ya di sana."


Kata gio sambil mencium perut Kania.


Kania pun menjawab dg menirukan suara anak kecil.


"Iya papa dedek nya gak nakal kok."


Gio pun tersenyum dan memeluk Kania sangat erat.


Kania pun mengganggu ketenangan gio yg lagi mau bermanja-manja dg nya.


"Toel laper..."


"Yaudah aku udah masak


Mandi aja dlu setelah itu baru kita makan bareng."


Nanti kalau d sekolah ada apa2 telpon aja aku Atau minta sama Manda


Kalau mau beli apapun ya."


Kania pun menggangguk


Dan pergi menuju kamar mandi.


Dalam hati Kania...


"APAKAH INI BAHGAI


SETELAH TERLUKA


APAKAH INI YANG DI NAMAKAN


BAHAGIA....


SUNGGUH TERIMAKASIH YA ALLAH....


"KATA HUJAN JATUH ITU


MEMANG SAKIT...


TAPI TERTAWA SETELAH JATUH


ITU ADALAH KEBAHAGIAAN...."


" Ini calon papa muda nya gys "


__ADS_1


__ADS_2