GARIS TAKDIR

GARIS TAKDIR
LDR


__ADS_3

Seminggu setelah pernikahan kami, eza balik lagi ke luar pulau untuk kembali bekerja. Mau tak mau kami harus menjalani hubungan LDR (jarak jauh), saat itu tepatnya tanggal 10 september 2017 kami (aku dan anakku) mengantar eza ke bandara. Kalau di tanya,


Berat?... mmmhh tidak juga.. mungkin karena aku sudah lebih berpengalaman dalam waktu yang cukup lama menurutku menjalani hiduo sendiri dengan anakku dan menyandang status janda, yang selalu strong melakukan apa-apa sendirian.. yah.. mungkin karena itu ku rasa ini tak terlalu berat bagiku. Namun bagi eza ini adalah hal yang paling sulit paparnya.

__ADS_1


Hari itu kami berpisah di bandara, dan eza berpesan bulan desember nanti dia akan kembali mengambil cuti di akhir tahun. Yah... aku akan menantikan saat itu, Aku bersama anakku kembali ke kediaman kami, menjalani aktifitas seperti sebelumnya, Aku pun kembali menggeluti pekerjaan ku. Hampir setiap ada waktu luang eza menelponku, untuk sekedar mengingatkan aku makan atau saling bertanya kabar. Menurutku cukup menyenangkan menjalani hubungan LDR ini, namun berbeda dengan eza.. katanya ini sangat menyiksa.


Hari demi hari kami lalui denga Video Call dan Chat, tak terasa Desember pun tiba. Bulan di mana eza akan kembali pulang mengunjungi kami, melepas rindu dan berkumpul walau mungkin hanya sebentar. Di tanggal 28 Desember 2017, eza tiba di kota ku. Seperti biasa aku dan anakku menyambut kedatangannya dengan riang gembira.

__ADS_1


Kami merencanakan libur tahun baru di kediaman eza waktu itu, yah... walaupun disana aku masih canggung namun aku juga harus menghargai ajakan eza untuk bertemu keluarganya. Malam itu kami langsung menuju kediaman eza, lumayan jauh jarak bandara dengan rumah eza sekitar 2 jam waktu yang harus kami tempuh.


Malam tahun baru kami sambut dengan acara barbeque di samping rumah eza yang memang halaman samping cukup luas.. suasana mulai mencari menurutku, aku sudah bisa mulai bercanda riang dengan adik dan saudara-saudara eza yang lain. Moment seperti ini yang selalu aku ingin kan selama ini, dan aku sangat bahagia malam itu.

__ADS_1


Malam beranjak pergi, dini hari pun datang.. kami bersiap istirahat beberes semua peralatan masak yang ada di halaman. Lelah tapi sangat bahagia, Mempersiapkan diri untuk menyambut esok yang sudah berganti tahun, dan tak lupa berwisata dengan suami dan sanak saudaranya.


Pagi itu, kami kembali bangun dengan wajah yang bahagia. Kami bersiap-siap berangkat berwisata, seperti rencana awal yang ku rundingkan dengan eza beberapa hari lalu. Kami sekeluarga mengunjungi sebuah tempat wisata di kota tempat eza tinggal. Yah yang benar saja... di sana terasa semakin akrab aku dengan mertuaku, Terimakasih tuhan.. Aku ingin selalu begini, akur rukun dan damai hidup di antara mereka semua, Aku juga semakin bangga dengan eza. Dia bisa sangat mendukung apapun yang akan ku lakukan selama semua itu ke arah yang baik.

__ADS_1


__ADS_2