GARIS TAKDIR

GARIS TAKDIR
Perdebatan


__ADS_3

Gadis yang berdiri di depan pintu itu terus menatap Jean dengan angkuh nya.


"Dengar baik-baik nama ku Stefani,jauhi Sean dan ingat jangan pernah dekati Sean lagi! Karena Sean akan menjadi milik ku.


Gadis yang tak lain adalah Fani itu dengan angkuh nya memberi peringatan dan ancaman kepada Jean.


"Sorry Fan, aku ga bisa!


Sean adalah separuh belahan jiwaku,jadi tidak mungkin aku menjauhi nya!


Dengan hati geram tapi Jean dengan santai Jean membalas perkataan Fani bahwa Sean adalah Kekasih nya,tidak ada seorang pun yang bisa memisah kan mereka berdua kecuali takdir Tuhan.


"Lancang sekali kau, tidak menuruti perintah ku, siapa kau berani-berani nya menantang ku.


Apa kau tau aku anak dari pengusaha terkaya no. 2 di kota ini dan kau, Aku pun tak tau keluarga mu berasal dari keturunan mana!!


Dengan lantang nya Fani berbicara dengan berkacak pinggang dan melotot kan mata nya memarahi Jean dengan keras,ia memandang Jean dengan rendah padahal ia tak tahu kalo Jean adalah orang tekemuka juga di masa nya dulu waktu Ayah nya masih tinggal di kota ini.


Jean diam sesaat,mencerna perkataan Fani.Apa karena Fani anak orang kaya no. 2 di kota ini dengan seenak nya merendah kan.


Memenag aku sadar aku hanyalah anak dari seorang pegawai kementrian,Yang menjabat sebagai Menteri ketenagakerjaan.


Kementerian ketenaga kerjaan RI. atau Kemnaker adalah kementerian dalam perintah indonesia yang membidangi urusan ketenaga kerjaan.


Menteri ketenaga kerjaan Lindstrom bertanggu jawab untuk hal-hal yang berkaitan dengan departemen ketenagakerjaan dan kewira usahaan dengan dan hal-hal yang menyangkut ketenagakerjaan publik dan integrasi imigran.


Iya ayah Jean adalah salah satu menteri ketenagakerjaan yang di pindah kan tugas nya, untuk mengatur para pekerja Indonesia yang bekerja sebagai BMI(buruh migran Indonesia)di negara Jepang.


Tapi, Jean tak gentar karena ia sudah tau dari Sean bahwa Fani adalah anak dari sabat Ayah nya yang menanam saham di perusahaan nya dan Tn. Johan juga yang menjodohkan kan Fani dnegan Sean, tapi Sean menolak nya karena ia tidak memiliki perasaan sedikit pun dan mengangap Fani sebaga adik. Dan Fani sendiri lah yang mengejar-ngejar ingin mendapatkan cinta nya dari waktu SMA hingga sekarang.


Dengan santai nya Jean tidak mempersilah kan Fani untuk masuk melain kan menyuruh nya untuk pergi dan tanpa membalas perkataan Fani sedikit pun.


Toh percuma pikir Jean berdebat tidak ada guna nya.


"Silahkan kalo sudah selasai berbicara, anda bisa pergi dari sini?!


Jean mempersilahkan kan Fani untuk segera meninggal kan rumah nya dan melambaikan tangan nya.Sehingga membuat Fani mendengus kesal!


Terlihat dengan jelas mimik muka Fani sangat kesal kepada Jean karena telah mengusir nya dengan halus.


"Ingat baik-baik jauhi Sean, atau kau akan tau akibat nya!!


Setelah memberi peringatan kepada Jean ia pun berlalu pergi dan menghampiri mobil yang terpakir di tepi jalan.


Ia pun masuk dan melajukan mobil nya dan melesat pergi.Dengan emosi nya Fani mengenemudikan mobil kesayangan nya.


Jean yang melihat tingkah Fani hanya menggelengkan kepala nya,ia sudah tau apa maksud perkataan Fani tadi.

__ADS_1


Untung tadi Sean datang dan segera menjelaskan dan meluruskan permasalahan di antara mereka jadi Jean sudah tidak salah paham lagi terhadap Sean.


Kini Jean sudah tau karakter dari Fani maka dari itu ia harus lebih hati-hati dalam melangkah,ia takut Fani akan berbuat nekat dan merebut Sean dari nya.


Jean pun masuk dan menutup pintu nya kembali.


🌷🌷🌷🌷


Mobil putih yang berlogo kuda jingkrak di Kendari oleh Sean kini terparkir dengan cantik di depan rumah nya.


Setelah terparki Sean pun masuk kedalam rumah dan mencari-cari keberadaan ke dua orang tua nya karena ingin menyampaikan sesuatu.


Sean pun berjalan ke arah dapur, karena pasti ibu nya sedang memasak seperti kebiasaan nya.


Setelah sampai dapur tidak ada satu orang pun disana lalu ia mencari nya di kamar mau pun ruan baca, ruang tamu pun tak ada.


Lalu Sean bertanya pada salah satu pelayan yang sedang membersihkan taman di belakang rumah. Pelayan itu adalah seorang pria paruh baya yang bekerja kurang lebih 15 tahun semenjak ada nya Sean tinggal di rumah itu karena Sean suka sekali dengan pepohonan.Jadi pelayan itulah yang selalu merawat tumbuhan hijau yang berada di rumah ini.


"Mang ujang apa lihat Ibu??


begitu mendekat Sean langsung bertanya.


"Nyonya sedang pergi Den?!


Mang ujang menoleh dan menjawab karena iya sedang memotongi tumbuhan hijau yang sudah menjalar dan merapihkan nya.


"Kalo Tuan tadi bilang mau menemui seseorang karena ada urusan mendadak, Den?


"Baiklah Mang kalo begitu aku masuk dulu?


"Apa ada yang bisa saya bantu Den?


"Tidak perlu Mang,lanjutkan saja perkerjaan nya. Terimakasi!!


"Iya Den sama-sama"


Sean berlalu pergi meninggalkan Mang Ujang dan bergesas ke kamar untung membersihkan diri.


Terdengar bunyi benda persegi panjang yang di dalam saku celana nya dan tanda ada nya pesan masuk.


Sean pun mengambil nya dan membaca pesan itu lalu membalas nya.


ting... ting..


✉️***Jeaneca**


"Sean, besok aku tunggu di bandara*"

__ADS_1


Sean mengerutkan kening nya, kenapa tadi di badara dan ada apa?


Sean pun membalasnya ia segera mengetik dan mengirim pesan nya.


Ting... ting..


pesan masuk di Handphone Jean lau ia membuka dan membaca nya


✉️***Sean


"Kenapa harus di bandara ada apa sebenarnya***?


Tak berapa lama balasan masuk ke Handphone Sean


Ting.. ting..


✉️***Jeaneca


"Besok keberangkatan ku, apa kau lupa***?


Sean mendengus pasrah ia tidak bisa melarang kepergian Jean ini sudah kepitusan nya melanjutkan Kuliah nya di AS.


Sean menghela nafas panjang nya dengan berat hati Sean membalas pesan Jean.


Ting.... ting..


✉️***Sean


"Baik lah aku akan menemui mu dan jangan berangkat sebelum aku datang***!


Di sebrang sana seorang gadis tersenyum getir siapa lagi kalo bukan Jean,lalu ia pun mengetik pesan nya semoga saja Sean tidak kecawa kepada nya.


Ting... ting...


Sean segera membaca pesan Jean dan berulang kali ia menghela nafas panjang nya.


✉️Jeaneca


"Aku tunggu jam 10 pagi,Aku sayang pada mu Sean"


Apa ini,Tuhan tidak adil rasa nya baru bertemu dengan nya tapi sudah di pisah kan kembali.


Ting... ting


✉️***Sean


"Baik aku akan datang, jaga diri mu baik-baik?!

__ADS_1


Aku juga sangat menyayangi mu Jean***.


__ADS_2