GARIS TAKDIR

GARIS TAKDIR
Permintaan Rujuk


__ADS_3

Dua hari berlalu, keluarga wawan mengunjungi ku mereka ke rumahku untuk membujuk aku agar mau rujuk dengan wawan, lagi-lagi anakku yang menjadi alasan. Mereka bilang apakah aku tidak memikirkan anakku jika aku berpisah dengan wawan, hhhh lucu sekali mereka. Bahkan mungkin ukuran pampers anakku saja dia tak tahu, bagaimana mungkin dia berbicara soal mengasihani anak yang slama ini dia pun tak pernah menyentuh dan merawatnya. Mereka terus memaksaku, sampai-sampai mertua lelaki ku mengeluarkan sejumlah uang di sodorkannya padaku. Uang itu sebagai imbalan agar aku mau rujuk dengan anaknya.

__ADS_1


"mohon maaf pak, meskipun bapak memberi saya uang berjuta-juta itu tak akan membuat saja berubah pikiran untuk berpisah" kataku pada mertua lelaki ku. Di timpali dengan kata-kata ibuku "jangan terlalu khawatir, banyak disini yang sayang pada anaknya. Anda belum paham saja, selama ini ayah kandungnya tak perna sedikitpun merawat ataupun memberinya nafkah jadi inilah jalan terbaik". Wawan menarikku ke kamar katanya ingin berbicara, ku kira ada hal penting yang ingin dia katakan kepadaku ternyata dia hanya bilang "kenapa kamu ga nangis pas kita mau pisah gini sih". Hahaha lelaki macam apa dia.

__ADS_1


Rugi dong aku mengeluarkan air mata untuknya, dasar lelaki aneh! gumamku. Penawaran mereka tetap ku tolak, terlebih keluargaku yang menganggap ini adalah kesalahan wawan yang sangat fatal. Bagaimana tidak, orang tua ku merawat ku dengan mati-matian sekarang di sia-siakan lelaki yang tak bertanggung jawab.

__ADS_1


Mereka pulang dengan hasil nihil, aku tak mau lagi rujuk. Wanita mana yang betah dengan lelaki seperti itu, orang bodoh pun sepertinya tak kuat menghadapi perilaku wawan yang seperti orang paling tampan. Sekalipun harta berlimpah yang di sodorkan untuk upah karena sudah mau rujuk, aku menolaknya!. Harga diriku tak ku jual semurah itu pada keluarga dari lelaki yang tak tahu diri, mereka semua benar-benar tak punya hati. Hanya memikirkan anaknya dan khawatir apa kata orang, ya... aku tak akan begini bila suamiku tak ber ulah. Semua sikapku ini tergantung pada sikap suamiku memperlakukanku, karena aku merasa benar-benar tidak di hargai.

__ADS_1


Sedikit gambaran tentang wawan, dia berkulit sawo matang, tinggi badannya sekitar 165, berbeda sedikit dengan ku tetapi apabila aku memakai sepatu hak tinggi aku terlihat jauh lebih tinggi darinya. Untuk postur tubuhnya, dia kekar karena memang, karena dia rajin ngeGYM, namun tetap saja tingginya kurang. Kalau untuk wajahnya... Alisnya tebal, matanya sayu, bibirnya tipis namun giginya sedikit agak maju dan terlihat, hidungnya mancung namun besar, ada lesung pipi di sebelah kanan. Suaranya tegas, apabila bicara dengannya via telfon siapapun akan jatuh cinta. Yaa.... kira-kira seperti itu.

__ADS_1


__ADS_2