
hari ini adalah hari minggu, angel dan agam tengah sarapan di meja makan. agam begitu menikmati masakan bunda nya , menurut nya masakan bunda nya tak ada dua nya.
" bagaimana sekolah nya sayang" tanya angel memecah keheningan di meja makan.
" cukup baik bun" jawab agam .
" sudah punya teman" tanya angel lagi. bukan berprasangka atau apa tapi angel takut nya agam menyendiri di sekolah nya dan tentu hal yang paling di takut kan agam akan di buli oleh teman teman sekelas nya . dia tak ingin kejadian di desa terulang kembali.
" emhh ada sih bun satu, cuman dia kakak kelas aku Bun, tapi dia baik banget sama aku" jawab agam membayangkan saat saat dia sering bersama dengan sheila , lalu sedikit tersenyum simpul.
angel melihat ekspresi anak nya saat mengutarakan jawaban itu pun ikut tersenyum tipis.
" cewek?" tanya angel menatap agam . agam mengangguk masih tersenyum simpul.
" ingat jangan pacaran dulu " ucap angel fokus pada makanan nya.
agam yang mendengar ucapan sang bunda lantas langsung tersedak dan segera meminum air .
" bunda ngomong apa sih, aku gak pacaran " ucap agam kesal menatap sang bunda.
" bunda cuman ngingatin , kamu itu masih kecil, jangan pikirin masalah cinta cintaan dulu , jangan terjerumus ke pacaran juga , kamu harus fokus di sekolah , kamu boleh bergaul sama siapa aja mau itu cewek atau cowok bunda gak ngelarang, yang penting orang itu gak ngejerumusin kamu ke hal yang negatif , tunggu umur kamu udah dewasa baru mikirin hal hal kayak gitu " jelas angel. agam hanya menatap bunda nya kesal , tapi dia tetap mengingat pesan bunda nya tersebut.
angel dan agam melanjutkan sarapan nya . selesai nya agam membantu angel membereskan bekas sarapan tadi.
kini agam dan angel berada di ruang tengah, mereka menonton tv bersama . tv yang di berikan oleh pemilik kontrakan karna pemilik kontrakan membeli tv baru .
__ADS_1
" bunda kita jalan jalan yok, agam bosan di rumahh" ucap agam manja pada sang bunda , agam berbaring di paha angel.
" mau jalan jalan kemana " tanya angel sambil mengusap surai hitam milik agam .
" kemana aja , agam bosann" jawab agam , masih dengan mode manja nya.
" yaudah , nanti sore kita jalan jaln nya ya" ucap nya pada putranya itu di balas dengan anggukan antusias dari sang putra .
" sekarang kamu tidur dulu , biar nanti gak ngantuk di jalan" ucap angel , agam menurut, dia berjalan menuju ke kamar nya. saat hendak membuka pintu kamar nya, agam berbalik arah menuju ke arah angel lagi.
angel menatap putranya heran .
" lohh kenapa balik lagi ada yang ketinggalan" tanya angel bingung.
" biar nyenyak tidur nya " ucap agam lalu berjaln menuju kamar nya lagi.
angel menggeleng gelengkan kepala nya melihat tingkah putra semata wayangnya itu .
agam memasuki kamar nya, sebelum merebahkan tubuh nya , agam terlebih dulu mengambil hp nya yang berada di atas meja belajar nya. dia membuka hp nya dan mengirim kan pesan pada seseorang lalu tersenyum .
dikediaman mark davinson.
sheila sedang berbaring di kamar nya sambil membaca novel kegemaran nya. suara notifikasi dari hp nya mengalihkan perhatian sheila dari novel nya. sheila mengambil hp nya, melihat siapa yang mengirim nya pesan. melihat nama pengirim nya sheila langsung membuka pesan tersebut .
"kk , aku sama bunda bakalan jalan jalan nanti sore , gimana kalau kita temuin bunda sama papa . nanti aku bakalan kasih tau bakalan jalan jalan kemana, soal nya aku juga belum tau mau kemana"
__ADS_1
begitulah isi pesan tersebut , sheila tersenyum membaca pesan nya. lalu sheila bergegas keluar kamar nya .
" mbok, papa mana " tanya sheila saat melihat mbok rumi.
" tuan ada di kamar nya non " ucap mbok rumi .
sheila tak menjawab dia langsung berlari menuju kamar mark, mbok rumi yang melihat itu hanya geleng geleng kepala saja.
" apaaa" panggil sheila sambil mengetuk pintu kamar mark.
mark sedang terduduk sambil memandang sebuah foto pun segera menyimpan foto nya kala mendengar suara putri nya memanggil.
" iyaaa syg, masuk aja , pintu nya gak di kunci" ucap mark . lalu nampak lah putri nya saat pintu terbuka.
" kenapa hmm" tanya mark pada putri nya.
" paa, nanti sore kita jalan jalan yuk" ucap sheila dengan manja.
" mau jalan kemana" tanya mark sambil mengusap rambut hitam milik sheila.
" emmm belum tau sih, tapi mau ya paa " ucap sheila membujuk.
" hmm baik lah, apapun untuk putri papa ini" ucap mark .
" yey ,thank paa, i love you so much, nanti aku kasib tau mau kemana, aku mikir dulu tempat nya" ucap nya lalu keluar kamar mark tak lupa sebelum beranjak sheila memberikan kecupan singkat pada pipi sang papa.
__ADS_1