GARIS TAKDIR

GARIS TAKDIR
anak kandung dan anak angkat


__ADS_3

" apa maksud mu tadi" ucap shena bertanya .


" hmm apakah kau tidak merasa wajah ku mirip dengan tuan mark" tanya agam pada shena


shena meneliti wajah agam dengan jelas , dia menatap wajah agam dengan intens.


lalu sepersekian detik kemudian shena membulat kan mata nya , mulut nya terbuka lebar.


" aku baru sadar , wajah mu memang mirip dengan wajah apa , ohh no bukan lagi mirip tapi kau memang seperti jiplakan apaa , pantas dari tadi aku merasa sangat familiar dengan wajah mu" ucap shela masih kaget.


" tapi apaa belum menikah " ucap shena lagi.


" bunda juga belum menikah" sambung agam.


" dari mana kau tau" tanya shena .


" bunda tidak memiliki surat nikah atau apapun itu yang berhubungan dengan ikatan pernikahan, aku telah mencari nya tapi tidak ketemu , itu tanda nya bunda memang tidak menjalin ikatan pernikahan dengn siapa pun baik itu nikah sah maupun nikah sirih" jelas agam.

__ADS_1


" hmm kenapa kau sangat jeli dan teliti , dan juga kenapa pemikiran mu seperti orang dewasa saja , aku yang lebih tua dari mu saja tidak berpikir sampai kesana" ucap shena


" itu karna kau bodoh" ucap agam santai.


" heyy , kau tidak sopan, aku ini kakak mu, bukan hanya kakak senior tapi aku ini memang kakak mu , kita satu ayah kau ingat itu" ucap shena kesal .


" tapi jika di lihat lihat wajah mu tidak ada mirip mirip nya dengan tuan mark, aku curiga kau bukan anak nya" ucap agam santai tapi hanya bercanda .


mendengar kata agam tadi membuat wajah shena yang semula kesal menjadi sedih , dia menundukkan wajah nya . agam yang melihat itu jadi bingung.


" ya kau benar " ucap shena masih menunduk. agam mengerut kan kening nya.


" apa yang benar" tanya agam bingung.


" aku memang bukan anak nya papa " lirih shena.


" apa maksud mu " ucap agam semakin bingung.

__ADS_1


" aku hanya anak yang papa temukan di taman, aku juga tidak tau siapa orang tua ku" ucap shena sedih.


" emhh maafkan aku, bukan maksud menyinggung tapi aku sungguh tidak tau" ucap agam mengerti akan kesalahan nya.


" tidak , ini bukan salah mu, semua nya memang fakta ,bahwa aku bukan lah keturunan dari mark davinson " ucap shena.


" ahh sudah lah, tak usah di bahas , mau bagaimana pun kau tetap putri dari tuan mark dan kau akan tetap menjadi kakak ku" ucap agam menenangkan shena.


" benarkah? aaa senang nya memiliki adik , aku sudah lama ingin memiliki saudara , tapi apaa tidak pernah menjalin hubungan dengan wanita manapun , jadi aku tidak terlalu berharap , aku menganggap itu hanya angan saja" ucap shena.


" sebentar lagi bell akan berbunyi , aku ke kelas dulu" ucap agam lalu berjalan meninggalkan shela sendiri.


shela menatap punggung agam , ada perasaan senang dan sedih dalam waktu bersamaan.


" apakah benar dia adalah anak kandung papa, jika memang benar, apakah posisi ku akan tergantikan oleh nya. bagaimana pun orang tua akan lebih sayang pada anak kandung nya di banding anak angkat nya " ucap nya bermonolog.


" apa aku harus beritahu papa , atau aku rahasiakan saja , hmmm seperti nya aku biar kan saja, biar waktu yang memberitahu" ucap shela lalu berjalan menuju ke kelas nya.

__ADS_1


__ADS_2