GARIS TAKDIR

GARIS TAKDIR
Negosiasi


__ADS_3

Sambil mengendarai mobil nya ternyata Fani memikirkan bagai mana cara menyingkirkan Jean dari kehidupan seorang pria yang ia sukai selama ini.


Dia mendapat kan sebuah ide dan tersenyum atas semua rencana nya...


Ini pasti berhasil,guman nya sendiri sambil menepikan mobil nya ke pinggir dan memarkirkan nya,karena Fani hendak ke cafe.


Fani turun dan masuk ke Cafe sambil tersenyum cantik melihat Ayah nya dan Paman Prakas ada di dalam sudah menunggu nya dan Fani pun memberi salam kepada dua orang yang tengah duduk di kursi paling pojok.


"Siang Ayah, Paman?


Sapa Fani sambil menyalimi kedua orang tua tersebut.


"Siang Nak, Fani mari duduk nak?


Jawab prakas dan menyuruh nya duduk di tengah-tengah mereka berada.


Fani pun mendudukan bokong nya di antara mereka menuruti apa kata Prakas.


"Begini nak, Ayah sudah mberbicara pada Paman mu agar semua saham yang Ayah taman kan di perusahaan di ambil alih oleh mu saja. Ayah sudah tua lebih baik kamu yang mengelolah nya.Tapi.....


Ayah Fani mengtung kan pembicaraan nya dan menghembuskan nafas berat nya.


Dengan cepat Prakas mengambil alih pembicaraan itu.


"Maksud nya begini Nak, Paman sedang berada di ambang ke bangkrutan. Paman juga bingung padahal 1 bulan yang lalu perusahaan masih norma dan smua stabil,tapi baru saja Paman mendapatka laporan dari asisten Andi bahwa ada pihak oknum di antara penanam saham ada yang melakukan kecurangan.


"Lalu.....


Fani masih mendengar kan dengan seksama.


Dengan satu tarikan nafas Prakas menghembuskan nya dengan kasar.


"Kami masih mencari siapa oknum di balik semua ini tapi hasil nya nihil, mereka berkerja sangat rapih hingga tidak bisa di lacak oleh para staff kantor kita.


Diam sesaat tidak ada yang mengeluar kan suara satu pun dan Ayah Fani mengambil alih atas pembicaraan ini.


"Stefani....


"Iya Ayah, ada apa?

__ADS_1


"Jadi apa kamu mau membantu Paman Prakas untuk mengelolah nya kembali dari Nol. dan kamu pemegang saham terbesar di perusahaan nya.


"Bagai mana dengan Sean, apa dia mengetahui nya?


"Sean tidak tahu Nak karena baru saja Asisten Andi yang memberikan kabar!!


Sepertinya dewi fortuna sedang berpihak kepada Fani entah mengapa ini menjadi hal langkah pertama untuk Fani menjalan kan rencananya. Padahal fani tadi nya memiliki rencana yang berbeda tapi ini ada sebuh kesempatan.Sekali tepuk bisa membalikan dua tangan.


Ia maksud Fani ini kesempatan diri nya untuk mendapatkan Jabatan di perusahaan dan mendapatkan Sean juga.


Fani pun memberikan syarat kepada Prakas.


"Baik lah paman, aku bersedia membantu paman dengan syarat!!


"Maksud mu syarat apa Nak?!


"Jika paman ingin aku menanam saham lagi di perusahaan paman maka aku mau salah satu jabatan di kantor paman dan Sean harus menikah dengan ku!!


Ayah Fani langsung menyela pembicaraan di antara meraka, karena Johan tau kalo Fani masih ingin mendapatkan Sean karena cinta nya begitu besar hingga melupakan segala nya dan dengan licik nya mengambil kesempatan dalam kesempitan ini.


"Fani... jaga ucapan mu, Ayah tidak mengajari mu seperti itu!!


"Prakas maafkan atas segala ucapan dan tindakan Fani, jangan hiraukan ucapan nya"


"Ya udah kalo paman tidak mau, dan Ayah jangan menyuruh Fani untuk membantu paman!!


Fani menyela begitu saja tanpa melihat reaksi dua orang tersebut.


Johan menghela nafas berat nya untuk yang pertama kali ini dia harus mengalah dengan Fani anak semata wayang nya. Karena berdebat pun tidak akan menemukan titik terang. Semua kendali perusahaan ada pada Fani, karena sealain anak semata wayang ternyata Fani lihai dan sangat ber pengaruh dalam hal berbisnis.


Fani sangat mumpuni mempunyai kemampuan dalam hal pekerjaan itu terbukti dari sepak terjang akhir bulan ini yang melambung tinggi pendapatan nya.


"Baik lah Nak,Paman akan mencoba membicarakan nya dulu dengan Bibi bagai mana pendapat nya."


Dengan nada berat nya Prakas mencoba menerima tawaran dari Fani toh pikir Prakas ini juga demi kebaikan masa depan Sean agar selalu hidup berkecukupan.


Tapi sejenak terbesit di hati kecil nya merasakan kesalahan,karena ia tahu kalo Sean sangat mencintai Gadis itu dan ini sangat mustahil untuk membujuk nya


Tapi ego lebih tinggi mengalahkan segalanya,ia akan mencoba berdiskusi dengan istrinya agar Sean mau di jodohkan dengan Fani.

__ADS_1


"Baiklah Paman,Fani tunggu jawaban mu besok tidak ada kata"Nanti atau lusa!


Aku ingin jawaban besok pagi dan akita akan bertemu di tempat ini lagi di jam yang sama.


"Kenapa cepat sekali Nak,ini menyangkut perasaan kau tidak seharus nya seperti itu!?


Ayah Fani begitu geram terhadap Anak nya sendiri tapi ia tidak bisa berbuat apa-apa karen suamu aset yang ia miliki sudah di ahli wariskan kepada Fani sejak 1 tahun lalu jadi ia hanya bisa menghela nafas panjang nya.


"Tidak apa Jo, nanti aku hubungi kamu besok pagi"


Prakas mencoba tersenyum tapi dalam hati nya merasakan kebimbangan.


"Maafkan aku Prakas tidak bisa membantu mu itu semua tergantung pada Fani,maaf"


Johan menundukan kepala nya merasa gagal mendidik Fani yang sedikit angkuh bagi nya.


"Tak usah meminta maaf Jo ini memang resiko kita dalam hal berbisni, aku memahami maksud anak mu. Tidak apa-apa!


Prakas menepuk tangan Johan yang berada di atas meja tapi tidak dengan Fani ia masih saja dengan pendirian nya dan duduk dengan melipat tangan di atas dada nya.


Keheningan begitu terasa dan cangguh di antara mereka tidak seperti biasanya yang selalu makan bersma dengan canda dan tawa.


Mereka melanjutkan kan makan siang nya setelah selesai makan Fani berpamitan terlebih dulu untuk pulang dan tinggal la Johan dan Prakas di ruangan meja itu.


"Prakas ada satu hal yang aku mau ceritakan kepada mu?


Suara Johan memecahkan kecangkuhan di antara mereka.


"Apa maksud mu satu hal, apa ini tentang kebangkrutan usaha ku?


"Bukan itu, tapi ini maslah Hati!?


"Aku tidak mengerti maksud mu, bisa dijelaskan!


"Jadi setelah rapat saham waktu itu aku menagajak Sean makan malam!? dan menjodohkan nya dengan Fani. Tapi Sean bilang sudah mempunyai kekasih!!


"Apa kau tau siapa kekasih Sean, selama ini aku melihat nya selalu sendiri?


Prakas merasa gugup apa yang hendak dia jawab. ia tahu betul gadis yang di maksud Johan tapi ia belum tau bagai mana keluarga Gadis itu jika nanti mengetahui diri nya telah bangkrut.

__ADS_1


__ADS_2