GEA

GEA
Rencana Jonathan


__ADS_3

Sore hari setelah menyelesaikan semua mata kuliahnya Gea dan Hani berpisah ia akan pergi bekerja sedang kan Hani pergi bersama Alden.


"nak Gea"panggil seseorang dari arah belakang membuatnya menoleh ke belakang.


"paman"ucapnya membuat pria yang tak lain adalah Jonathan menghampirinya.


"Nak Gea kamu mau pergi kemana?",tanyanya.


"ini saya mau bekerja,ada apa ya paman?"tanyanya.


"bolehkan paman meminta waktu mu sebentar?"tanyanya setelah ragu-ragu untuk mengatakannya.


"tapi..."Gea ragu karna ia harus bekerja.


"Hanya sebentar saja"


...


setelah itu Jonathan mengajak Gea untuk berbicara di kafe yang tidak jauh dari sana namun bukan tempat bekerja Gea.


"mmm..maafkan paman sebelum nya apakah tidak masalah jika bertanya hal pribadi mu"tanyanya.


Wajah Gea yang tadinya begitu ramah berubah menjadi bingung tapi juga menjadi serius,ia tidak menjawab apapun ia menatap wajah Jonathan dengan intens orang asing yang tiba-tiba ingin mengetahui hal pribadinya tentu saja ia waspada.


"paman hanya ingin tahu siapa nama mama kamu? apakah Qanaya Zenith?"tanyanya langsung to the point.


Gea cukup terkejut mendengar nya tapi ia masih bersikap tenang,"darimana paman tahu nama ibu saya?"tanya nya balik.

__ADS_1


"apakah itu benar nama ibu mu nak?"Jonathan tampak tak percaya sekaligus senang mendengar nya.


"Gea!!!"panggil Jihan dari pintu masuk kafe membuat perhatian semua orang tertuju ke arahnya,ia langsung berlari ke meja Gea dan Jonatan kemudian langsung menarik tangan Gea.


Gea sendiri sangat terkejut karna tidak tahu apa yang terjadi.


"Tuan Jonatan Wilson yang terhormat tolong anda menjauhi keponakan saya!!"ia menekan setiap ucapan nya dan langsung pergi menarik tangan Gea.


Gea bingung kenapa Jihan begitu marah dan gugup bahkan Jonathan juga langsung mengejar mereka.


semua perhatian orang-orang di kafe itu tertuju pada mereka.


saat sudah berada di luar Gea langsung di masukkan kedalam mobil oleh Jihan dan pada saat ia ingin masuk kedalam mobil juga Jonathan segera menghentikan nya.


"berhenti Jihan!!apa yang kau lakukan kenapa kau begitu takut aku berbicara dengan Gea!!kau tahu dengan begini aku semakin yakin kalau dia adalah putri ku"ucapnya mencekal kuat tangan Jihan.


Jihan menghempaskan tangannya,"yakin apa? memang benar dia adalah putri Qanaya Zenith tapi apa kau begitu yakin kalau dia adalah putri mu!! dengar baik-baik kalau Qanaya sudah menikah dan dia adalah anak dari suaminya bukan anak mu!!"


"Tapi aku yakin dia adalah putri ku!dia adalah hasil dari hubungan kami pada malam 18 tahun yang lalu"ucap Jonathan dengan begitu yakin.


Gea ingin keluar tapi mobil sudah di kunci oleh Jihan bahkan ia tidak bisa mendengar apa yang di katakan Mereka,tapi ia tahu kalau kedua orang itu bertengkar serius.


"sebenarnya ada apa ini?"gumam nya berusaha membuka pintu mobil itu karna tidak tahu kalau Mobil itu sudah di kunci.


"Cukup Jonathan kau pikir aku tidak tahu!!kau mencari Putri kandung mu dari Qanaya karna menginginkan Ginjal nya kan untuk putri mu yang gagal ginjal itu bukan!!"sinis Jihan dengan bergetar,ia tahu karna selama 1 Minggu ini Keluarga Wilson sudah melakukan sayembara jika ada ginjal yang cocok untuk anak tunggal dari Jonathan maka akan di berikan hadiah yang sangat fantastis dan karna pengaruh dan koneksi keluarga Wilson tentu saja seluruh kota dan negara itu tahu.


Jonathan tertegun mendengar ucapan Jihan,memang benar apa untuk dikatakan nya tapi ia juga ingin bertanggung jawab pada Putri nya dari wanita yang sangat ia cintai memberikan cinta untuk nya,meskipun ia memang sangat membutuhkan ginjal secepatnya.

__ADS_1


"memang benar tapi bukan itu saja niat ku aku ingin memberikan tanggung jawab ku sebagai papa memberikan nya cinta dan kasih sayang yang sama seperti yang ku berikan untuk putri ku dari istri sah ku"ucapnya dengan suara lemah jujur saja ia merasa dirinya sangat jahat dengan tujuan menginginkan ginjal putrinya dari wanita yang dulu sangat ia cintai.


"Jonathan ingat dia akan sangat membenci mu seumur hidup nya jika kau sampai melakukan hal itu padanya!!"ucap Jihan mendorong Jonathan menjauh darinya kemudian dengan cepat masuk dan dengan cepat melajukan mobilnya.


"jauhi Gea dia bukan putri mu!!"Itulah yang di katakan Jihan sebelum menutup pintu kaca mobilnya dan melaju pergi.


"aku tidak akan Melakukan kesalahan apapun lagi!aku tidak akan membiarkan Gea putri Qanaya sahabat yang aku hancurkan kenapa-napa!Qanaya aku pasti akan melindungi putri mu dari pria brengsek dan tidak punya hati itu!"gumam nya.


"Tante ada apa?kenapa Tante begitu marah pada paman itu?apa ada hubungannya dengan dia tahu nama ibu ku?"tanya Gea yang sangat penasaran dengan hal itu.


"Sebaiknya jika melihat orang itu segeralah menjauh jika bisa jangan biarkan dia melihat mu oke"ucapnya dengan suara yang bergetar karna begitu takut tadi.


"kenapa Tante ada apa sebenarnya?"tanyanya lagi karna Jihan sama sekali tidak menjawab pertanyaan.


"Gea tante tidak bisa menjawab mu sekarang tapi Tante mohon menjauhlah darinya,jangan bertanya apapun lagi oke"ucapnya melihat Gea dari spion.


Gea mengangguk saat melihat wajah Serius khawatir dan gugup Jihan dari spion, meskipun dalam hati ia sangat penasaran dan ingin tahu.


"tapi Tante aku masih harus bekerja"ucapnya baru ingat hal itu.


"mulai sekarang kau tidak perlu bekerja lagi"


"tidak Tante,jika aku tidak bekerja darimana aku akan mendapatkan uang untuk aku kirimkan pada ibuku di kampung dan juga kebutuhan ku!aku tidak ingin menerima uang cuma-cuma dari Tante"ucap nya saling bertatapan dengan Jihan di spion.


Jihan menghela nafas ia tahu sifat Gea begitu mirip dengan Qanaya.


"tante akan mencarikan pekerjaan untukmu,Tante yakin gaji di sana akan lebih besar"ucapnya dengan serius dan meyakinkan.

__ADS_1


bersambung.....


__ADS_2